Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan tata tertib kampus dalam meningkatkan kedisiplinan mahasiswa di Universitas Negeri Medan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara aturan yang telah ditetapkan dengan tingkat kepatuhan mahasiswa di lapangan, yang menunjukkan bahwa kedisiplinan belum sepenuhnya terbentuk secara optimal. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap mahasiswa sebagai informan penelitian. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dianalisis berdasarkan teori implementasi kebijakan Edward III yang mencakup aspek komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kebijakan tata tertib kampus telah memberikan kontribusi dalam membentuk kedisiplinan mahasiswa, khususnya dalam aspek kehadiran, kepatuhan terhadap aturan, dan tanggung jawab akademik. Namun demikian, efektivitas kebijakan masih belum optimal karena kedisiplinan mahasiswa cenderung dipengaruhi oleh faktor eksternal, seperti sanksi dan ketegasan dosen, serta belum sepenuhnya didasarkan pada kesadaran internal. Hambatan utama dalam implementasi kebijakan meliputi kurangnya sosialisasi yang berkelanjutan, lemahnya pengawasan, serta ketidakkonsistenan dalam penerapan aturan dan sanksi. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan sosialisasi, penguatan pengawasan, konsistensi penegakan aturan, serta pendekatan pembinaan yang lebih edukatif guna menciptakan kedisiplinan mahasiswa.