Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Aplikasi Mentari (Mental Health Remaja Indonesia) Assessment Pendeteksi Dini Kesehatan Mental Emosional Dan Perilaku Pada Remaja Hertini, Reni; Rohita, Tita; Wibowo, Daniel Akbar; Muflihah, Muflihah; Oktavia, Suci Rahma; Lesmana, Indra
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 4 (2024): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v4i4.380

Abstract

Introduction: Indonesia is a developing country with a fairly large number of mental sufferers. The prevalence of emotional mental disorders with symptoms of depression and anxiety in the population continues to increase so that the tendency to self-harm and suicide continues to increase. Suicide cases in Indonesia can reach 10,000 or the equivalent of every hour there is a suicide case Objective: Participants in this activity totaled 187 people with an age range of 12 to 15 years Method: implementation of the MENTARI assessment application on adolescent mental health Result: The results obtained after using the MENTARI application were that the majority of teenagers had emotional, behavioral and peer problems. Conclusion: Many things and conditions can cause pressure (stress) during adolescence. They are faced with various changes that are occurring within themselves as well as development targets that must be achieved according to their age.  
Pendampingan Peran Keluarga : Lima Tugas Kesehatan Keluarga dalam Meningkatkan Kualitas Hidup Lansia dengan Hipertensi Suhariyanti, Enik; Anggita, Ai Liani; Pangestu, Mutia; Oktavia, Suci Rahma; Nuranisa, Nisa
JPKU: Jurnal Pengabdian Kesehatan Unigal Vol 1, No 2 (2024): Agustus
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jpkmu.v1i2.15768

Abstract

Latar Belakang Kinerja keluarga dalam melaksanakan tugas merawat anggota keluarga sangat penting dalam mencegah dan menyelesaikan permasalahan kesehatan pada keluarga, utamanya pada lansia dengan penyakit Hipertensi yang dapat menimbulkan kecacatan. Tujuan dari pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan dan mendampingi keluarga menjalankan lima tugas kesehatan keluarga dalam meningkatkan kualitas hidup lansia dengn Hipertensi. Bahan dan Metode Pengabdian ini menggunakan instrumen leaflet serta kuesioner yakni kuesioner lima tugas keluarga dan kuesioner kualitas hidup WHO-QOL BREF.  Media edukasi menggunakan sarana LCD dan laptop, dengan tampilan PPT dan video. Metode dengan ceramah, tanya jawab dalam sosialisasi dilanjutkan FGD dan observasi pemantauan kemampuan keluarga. Kesimpulan: Sebagian besar lansia mengalami peningkatan kualitas hidup setelah dilakukan intervensi pendampingan lima tugas kesehatan keluarga, dibuktikan dengan perbedaan skor kualitas hidup yang signifikan antara sebelum dan sesudah intervensi pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dari hasil Mann-Withney Test. Saran Pendampingan berkelanjutan oleh perawat komunitas di puskesmas pada saat keluarga menjalankan peran lima tugas kesehatan keluarga dengan lansia Hipertensi.
Perilaku Caring Perawat Sebagai Prediktor Kepuasan Pasien pada Layanan Hemodialisis: Studi Potong Lintang Hidayat, Asep Wahyudin; Oktavia, Suci Rahma
Jurnal Keperawatan Galuh Vol 8, No 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jkg.v8i1.23484

Abstract

Perilaku caring perawat merupakan aspek penting dalam pelayanan keperawatan yang berpengaruh langsung terhadap kepuasan pasien, terutama pada pasien yang menjalani terapi hemodialisis secara rutin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara perilaku caring perawat dengan tingkat kepuasan pasien di ruang Hemodialisa RSUD Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 53 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi kuesioner Caring Behavior Inventory (CBI-24) dan kuesioner kepuasan pasien dengan dimensi RATER. Hasil analisis menggunakan uji Rank Spearman menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara perilaku caring perawat dengan kepuasan pasien (p < 0,05). Penelitian ini menyimpulkan bahwa perilaku caring perawat berperan penting dalam meningkatkan kepuasan pasien hemodialisis, sehingga peningkatan pelayanan melalui pelatihan komunikasi terapeutik, evaluasi sistem, dan perbaikan fasilitas perlu dilakukan.