Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Dinamika Indeks Kekeringan Terhadap Perubahan Iklim Di Sub-DAS Upper Brantas, Jawa Timur Zakariyah, Mahmud; Novi Silvia; Evi Fitriana
Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL) Vol. 9 No. 1 (2025): Edisi Bulan Januari
Publisher : Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/jgel.v9i1.15074

Abstract

Drought is one of the significant impacts of climate change that affects water availability, agricultural productivity and ecosystem sustainability. This research aims to analyze the drought index in the Upper Brantas River Sub-Watershed (DAS) area, which plays an important role in the agricultural sector of the local community. The drought index is calculated based on the ratio of annual precipitation to annual potential evapotranspiration, with precipitation and evapotranspiration data obtained from the Global Agro Ecological Zone (GAEZ) V4 Data Portal. This research utilizes the Representative Concentration Pathways (RCP) 4.5 and RCP 8.5 climate change scenarios in four time periods: 1981–2010, 2011–2040, 2041–2070, and 2071–2100. The results show that precipitation tends to decrease under RCP 4.5, while RCP 8.5 shows fluctuations, but remains higher than the RCP 4.5 value. In contrast, potential evapotranspiration shows a significant increase, especially in the RCP 8.5 scenario. The combination of these changes produces a drought index pattern that tends to decrease, so that the Upper Brantas Subwatershed area becomes drier, with worse impacts in the RCP 8.5 scenario. Spatial analysis revealed a strong negative correlation between potential evapotranspiration and drought indices, confirming the role of evapotranspiration in exacerbating drought conditions. This research can be the basis for recommendations by emphasizing the urgency of adaptation to climate change, such as managing water resources, increasing farmer capacity, and optimizing sustainable agricultural practices, in order to minimize the impact of drought on the sustainability of the Upper Brantas Subwatershed area.
Penentuan Batas Wilayah Pengelolaan Laut Pada Berbagai Bentuk dan Kondisi Wilayah (Studi Kasus: Wilayah Berbentuk Pulau, Wilayah Saling Berhadapan, dan Wilayah Saling Berdampingan) Zakariyah, Mahmud; Silvia, Novi; Masitoh, Ferryati; Yuniarti, Khoirun Nisa’ Ari
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 8, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.96765

Abstract

Sebagai negara kepulauan, negara indonesia memiliki wilayah daratan yang lebih sedikit dibandingkan wilayah lautan. Sehingga, penentuan batas pengelolaan wilayah laut penting diketahui sebab berkaitan dengan berbagai aspek sumber daya perairan dan kewenangan dalam menjaga keberlangsungan lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil visualisasi peta batas administrasi pada wilayah perairan secara kartometrik, yang telah didasarkan atas Permendagri No. 141 Tahun 2017 dan dibuat dengan kelengkapan data-data administrasi Kabupaten Simeulue untuk pengaplikasian metode buffer, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo untuk melakukan metode equidistant line serta data administrasi Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat untuk digunakan metode median line. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa Penentuan batas wilayah laut memiliki cara yang berbeda tergantung kondisi wilayahnya. Wilayah kabupaten atau kota dengan bentuk pulau dianalisis dengan metode buffer, kemudian wilayah dengan pantai yang berdampingan dianalisis menggunakan equidistant line dan menunjukkan hasil bahwa Kabupaten Kebumen memiliki wilayah pengelolaan laut lebih luas dibandingkan Kabupaten Purworejo. Selain itu, untuk wilayah kabupaten atau kota dengan pantai yang berhadapan dianalisis menggunakan median line, sehingga diketahui Kabupaten Lombok Timur memiliki wilayah pengelolaan laut lebih luas dibandingkan Kabupaten Sumbawa Barat.
Analisis User Experience terhadap Geo-Vulcan Metaverse sebagai Ruang Kelas Virtual Berbasis Spatial.io Astuti, Anna Yulia; Yudha Irawan, Listyo; Rahmawati Ayuningtyas, Annisa; Zakariyah, Mahmud
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i6.2230

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis user experience terhadap Geo-Vulcan Metaverse sebagai ruang kelas virtual berbasis Spatial.io. Pengembangan Geo-Vulcan Metaverse memanfaatkan teknologi Spatial.io sebagai ruang kelas virtual. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan bantuan User Experience Quistionaire untuk mengukur enam faktor yaitu daya tarik, kejelasan, efisiensi, ketepatan, stimulasi dan kebaruan. Terdapat lima tahapan penelitian yaitu, perencanaan dan pengembangan media, penyusunan skenario dan penugasan, pemilihan responden, pengukuran user experience, serta analisis hasil pengukuran. 36 siswa kelas XI IPS 1 SMA Negeri 2 Pare semester Genap 2024/2025 sebagai responden pada penelitian ini. Analisis data menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif dengan memasukkan data ke dalam Data Analysis Tools yang tersedia pada website UEQ. Berdasarkan deskripsi data hasil pengukuran user experience Geo-Vulcan Metaverse sebagai ruang kelas virtual berbasis Spatial.io, perolehan nilai untuk daya tarik sebesar 1,92, kejelasan sebesar 1,68, efisiensi sebesar 1,55, ketepatan sebesar 1,58, stimulasi sebesar 2,13, dan kebaruan sebesar 1,75. Sehingga dapat disimpulkan bahwa perolehan nilai pada enam faktor tersebut telah memenuhi kriteria pada seluruh variabel yang diukur.