Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PENDUGAAN KERENTANAN EROSI DAN SEDIMENTASI DAS MENTAYA MENGGUNAKAN PERSAMAAN RUSLE Silvia, Novi; Setiawan, Akemat Rio; Wiwoho, Bagus Setiabudi
Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol. 12 No. 2 (2025)
Publisher : Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtsl.2025.012.2.4

Abstract

Erosion and sedimentation are two significant issues influenced by hydrodynamic activities and sediment transport, leading to many hydrological changes in a watershed. Erosion in a watershed streamflow will cause sedimentation and riverbed shallowing. A similar situation occurs in the Mentaya Watershed, where sedimentation has triggered a rise in river water levels, increasing the potential for flooding during rainfall events. The RUSLE method in assessing erosion rates provides results that can inform effective erosion control strategies under the current conditions of the Mentaya Watershed. This study aimed to identify the current conditions of the Mentaya Watershed and monitor the estimated magnitude of erosion and sedimentation through RUSLE calculations using Google Earth Engine (GEE). The study results showed a dynamic increase in erosion rates in the Mentaya Watershed from 2016 to 2024, with the highest predicted figure reaching 509.84 tons/ha/year in 2024. The highest amount of transported sediment was found in 2024, occurring in areas with slopes greater than 40%, while the lowest transported sediment was found in areas with moderate slopes of 10-20%. The sedimentation level in the Mentaya Watershed was expected to continue increasing in line with the high erosion rates. This condition will significantly affect the levels of erosion and sedimentation vulnerability in the Mentaya Watershed.  
Analisis Proyeksi Penggunaan Lahan Sawah untuk Kebutuhan dan Ketersediaan Beras di Kabupaten Jember Tahun 2032 Setiawan, Wahyu; Habibi, Ahmad; Setiawan, Akemat Rio; Nathanael, Christian; Silvia, Novi; Wahyudi, Adip
Tunas Agraria Vol. 8 No. 2 (2025): Tunas Agraria
Publisher : Diploma IV Pertanahan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31292/jta.v8i2.440

Abstract

This study analyzes land use changes in Jember Regency, East Java, with a focus on the conversion of agricultural land to non-agricultural land during the period 2013–2023 and predicts land use for the next decade. This study highlights the impact of population growth on land conversion, especially the shift from agricultural land to urban areas that has the potential to threaten food security. By utilizing GLC-FCS30D satellite imagery and combining Markov Chain and Cellular Automata methods, this study analyzes spatial data to predict scenarios of future land use change. The results of the analysis show a significant decrease in the area of ​​rice fields, from 95,985.09 hectares in 2012 to a projected 93,706.22 hectares in 2032. Additionally, we estimate a food deficit in 2032, with rice needs reaching 625,664 tons, while production remains stagnant at 531,314.26 tons. These findings emphasize the importance of formulating strategic land management policies to protect agricultural land and ensure the sustainability of food production amidst the pressures of urbanization and demographic growth.   Penelitian ini menganalisis perubahan penggunaan lahan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, dengan fokus pada alih fungsi lahan pertanian menjadi lahan non-pertanian selama periode 2013–2023, serta memprediksi penggunaan lahan untuk satu dekade mendatang. Studi ini menyoroti dampak pertumbuhan penduduk terhadap konversi lahan, khususnya pergeseran dari lahan pertanian ke wilayah perkotaan yang berpotensi mengancam ketahanan pangan. Dengan memanfaatkan citra satelit GLC-FCS30D dan menggabungkan metode Markov Chain dan Cellular Automata, penelitian ini menganalisis data spasial untuk memprediksi skenario perubahan penggunaan lahan di masa depan. Hasil analisis menunjukkan penurunan signifikan pada luas lahan sawah, dari 95.985,09 hektare pada 2012 menjadi proyeksi 93.706,22 hektare pada 2032. Selain itu, diperkirakan akan terjadi defisit pangan pada tahun 2032, dengan kebutuhan beras mencapai 625.664 ton, sementara produksi stagnan di angka 531.314,26 ton. Temuan ini menegaskan pentingnya perumusan kebijakan pengelolaan lahan yang strategis untuk melindungi lahan pertanian dan menjamin keberlanjutan produksi pangan di tengah tekanan urbanisasi dan pertumbuhan demografis.
Penentuan Batas Wilayah Pengelolaan Laut Pada Berbagai Bentuk dan Kondisi Wilayah (Studi Kasus: Wilayah Berbentuk Pulau, Wilayah Saling Berhadapan, dan Wilayah Saling Berdampingan) Zakariyah, Mahmud; Silvia, Novi; Masitoh, Ferryati; Yuniarti, Khoirun Nisa’ Ari
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 8, No 1 (2025): June
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.96765

Abstract

Sebagai negara kepulauan, negara indonesia memiliki wilayah daratan yang lebih sedikit dibandingkan wilayah lautan. Sehingga, penentuan batas pengelolaan wilayah laut penting diketahui sebab berkaitan dengan berbagai aspek sumber daya perairan dan kewenangan dalam menjaga keberlangsungan lingkungan laut. Penelitian ini bertujuan untuk menyajikan hasil visualisasi peta batas administrasi pada wilayah perairan secara kartometrik, yang telah didasarkan atas Permendagri No. 141 Tahun 2017 dan dibuat dengan kelengkapan data-data administrasi Kabupaten Simeulue untuk pengaplikasian metode buffer, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Purworejo untuk melakukan metode equidistant line serta data administrasi Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Sumbawa Barat untuk digunakan metode median line. Hasil yang didapatkan menunjukkan bahwa Penentuan batas wilayah laut memiliki cara yang berbeda tergantung kondisi wilayahnya. Wilayah kabupaten atau kota dengan bentuk pulau dianalisis dengan metode buffer, kemudian wilayah dengan pantai yang berdampingan dianalisis menggunakan equidistant line dan menunjukkan hasil bahwa Kabupaten Kebumen memiliki wilayah pengelolaan laut lebih luas dibandingkan Kabupaten Purworejo. Selain itu, untuk wilayah kabupaten atau kota dengan pantai yang berhadapan dianalisis menggunakan median line, sehingga diketahui Kabupaten Lombok Timur memiliki wilayah pengelolaan laut lebih luas dibandingkan Kabupaten Sumbawa Barat.
Analisis Optimalisasi Capaian Akademik MuridKelas X melalui Implementasi Strategi Project-Based Learning pada Bidang Studi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Amalya, Cici Syaidatun; Silvia, Novi; Nasution, Rahmad Santoso; Adi, Panggi Nur
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study evaluates the impact of Project-Based Learning (PjBL) on the academic performance of Grade X-5 students at SMA Negeri 1 Rantau Selatan in Civic Education (PPKn). Conducted as action research involving 36 participants, the observation followed three systematic phases. Data revealed a significant surge: the initial average of 68.36 (38.89% proficiency) rose to 75.29 in Cycle I, peaking at 81.61 with a 91.67% proficiency rate by Cycle II. These findings confirm that PjBL effectively drives consistent academic improvement. While most students demonstrated positive progress, intensive guidance remains essential for those yet to meet the required standards. Consequently, this research recommends the sustained integration of PjBL, paired with instructional strategy adjustments, to ensure all students reach optimal learning competency. Keywords: Project-Based Learning (PjBL), Learning Achievement, Pancasila and Citizenship
Peran Pedagogik Guru Dalam Mengidentifikasi Potensi Dan Minat Belajar (Studi Kasus Kelas X1 dan X5 SMA Negeri 1 Rantau Selatan) Silvia, Novi; Nasution, Rahmad Santoso; Amalya, Cici Syaidatun; Rohana
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran pedagogik guru dalam mengidentifikasi minat dan potensi peserta didik di SMA Negeri 1 Rantau Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur dan studi pustaka. Narasumber penelitian terdiri dari dua guru mata pelajaran PPKn, yaitu Ibu Marini Boru Siregar, S.Pd. dan Ibu Vida Nasution, S.Pd. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pedagogik guru sangat penting dalam mengenali minat dan potensi peserta didik. Guru mengidentifikasi minat dan potensi melalui observasi selama proses pembelajaran, komunikasi langsung, evaluasi hasil belajar, serta keterlibatan peserta didik dalam kegiatan ekstrakurikuler. Minat belajar peserta didik terlihat dari antusiasme, keaktifan, dan keterlibatan mereka dalam pembelajaran, sedangkan potensi peserta didik tampak melalui kemampuan akademik dan non-akademik yang dimiliki secara konsisten. Guru juga berperan sebagai pembimbing, fasilitator, dan motivator dalam membantu peserta didik mengembangkan kemampuan yang dimiliki. Penelitian ini juga menemukan adanya kendala, seperti keterbatasan waktu, jumlah peserta didik yang banyak, serta kurangnya keterbukaan peserta didik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kompetensi pedagogik guru dan dukungan sekolah agar proses identifikasi potensi peserta didik dapat berjalan optimal
Implementasi Nilai Nilai Filosofi Pendidikan dalam Pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Rantau Selatan Silvia, Novi; Harahap, Amin
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) memiliki posisi strategis dalam pembentukan karakter warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengkaji penerapan nilai-nilai filosofi pendidikan dalam proses pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Rantau Selatan. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam dengan teknik purposive sampling. Analisis data dilakukan secara bertahap meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai filosofis berlangsung secara eklektik dengan menggabungkan unsur-unsur dari aliran essentialism, progressivism, perennialism, dan reconstructionism. Guru memiliki pemahaman yang cukup memadai mengenai filsafat sebagai landasan pembelajaran, namun internalisasi nilai pada peserta didik belum berjalan secara optimal. Peserta didik cenderung memahami nilai-nilai tersebut secara kognitif, namun mengalami hambatan dalam menerapkannya pada kehidupan nyata. Penelitian ini merekomendasikan perlunya strategi pembelajaran yang lebih kontekstual, reflektif, dan berbasis pengalaman autentik
Implementasi Pendekatan Design Thingking Dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Berbasis Student-Centeres Learning Di SMA Negeri 1 Rantau Selatan Nasution, Rahmad Santoso; Silvia, Novi; Hasibuan, Mayang Sari; Salsabila; Sari, Novi Fitriandika
Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Vol. 8 No. 1 (2026): April, Jurnal Media Komunikasi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
Publisher : Program Studi PPKn Jurusan Hukum dan Kewarganegaraan Undiksha Singaraja

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses empathize dan define dalam design thinking sebagai strategi pemahaman isu sosial pada pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) Kelas X di SMA Negeri 3 Rantau Utara. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa transkrip diskusi kelompok, artefak how might we, jurnal refleksi siswa, wawancara mendalam, dan dokumentasi lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tahap empathize mampu meningkatkan keterlibatan afektif siswa dalam memahami isu sosial melalui pengalaman langsung dan interaksi dengan masyarakat. Sementara itu, tahap define membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis melalui proses sintesis data dan perumusan masalah secara terstruktur. Penelitian ini juga menghasilkan tipologi pemahaman isu sosial siswa yang terdiri atas tingkat deskriptif-faktual, relasional-analitis, dan sistemik-transformatif. Dengan demikian, integrasi design thinking dalam pembelajaran PPKn dinilai efektif dalam meningkatkan empati sosial, literasi kewarganegaraan, dan kemampuan analisis kritis siswa terhadap permasalahan sosial di lingkungan sekitar