Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pembuatan Nugget Ikan Sarden Belang untuk Peningkatan Konsumsi Ikan di Desa Citradamai Rehansyah , Muhamad Alfi; Utami, Annisa Putri; Fahrul, Asyraf; Aritonang, Daniel Anugrah; Aureli, Devanya; Pinem, Devi Kristiani Br; Hutabarat, Joplin Oliver; Pandiangan, Kiki Arlina; Delia, Rahma; Damanik, Rianita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bangsa Vol. 2 No. 7 (2024): September
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmba.v2i7.1300

Abstract

Ikan memegang peranan penting dalam pemenuhan sumber gizi dan keamanan hidup bagi manusia, namun sayangnya banyak sekali orang yang tidak mau mengonsumsi ikan. Rendahnya konsumsi ikan di Desa Citradamai menjadi perhatian, karena dapat menyebabkan kekurangan gizi, terutama pada anak-anak yang memerlukan pola makan seimbang. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan mempromosikan konsumsi ikan melalui pembuatan nugget ikan sarden belang, produk olahan ikan yang bergizi dan menarik untuk berbagai kalangan usia. Pendekatan yang digunakan adalah dengan menyelenggarakan pelatihan praktis bagi ibu-ibu PKK, di mana mereka dilatih membuat nugget sarden. Metode ini memungkinkan peserta untuk terlibat langsung dalam proses persiapan, meningkatkan pemahaman dan keterampilan mereka dalam pengolahan ikan. Hasilnya menunjukkan peningkatan kemampuan peserta dalam mengolah ikan, serta antusiasme yang lebih tinggi di antara mereka untuk memperkenalkan produk berbasis ikan kepada keluarga mereka. Program ini berhasil meningkatkan konsumsi ikan di desa, yang berkontribusi pada praktik gizi dan kesehatan yang lebih baik.
Kosmologi Masyarakat Pesisir :Hubungan Antara Manusia dan Alam dalam Perspektif Masyarakat Nelayan Buluh Cina Risdayati; Armilus, Robi; Yusuf, Yusmar; Amanda, Tri; Julius, Febrika; Ikhsannudin, Fahmi; Adiharja Pratama, Putra; Rahmadani, Sandini; Karolina, Anjelika; Riswadani, Krisna; Voliyka Sari, Meynanda; Hidayat, M. Alfin; Zelika; Aureli, Devanya; Nabila, Zahwa
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1262

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap bagaimana sistem kosmologi masyarakat nelayan Desa Buluh Cina terbentuk, dipertahankan, dan diwariskan, serta bagaimana pandangan kosmologi tersebut membentuk hubungan antara manusia dan alam di lingkungan pesisir. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus dan teknik wawancara mendalam serta observasi lapangan, ditemukan bahwa masyarakat Buluh Cina memiliki kosmologi yang bersumber dari kearifan lokal dan kepercayaan tradisional. Kosmologi ini membentuk etika ekologis yang diwujudkan dalam perilaku masyarakat menjaga sungai, hutan, dan danau secara kolektif, serta partisipasi aktif dalam kegiatan adat dan sosial. Pandangan kosmologis mereka menunjukkan harmoni antara manusia dan alam, meskipun mengalami transformasi akibat modernisasi, pendidikan, dan pengaruh agama. Penelitian ini memperlihatkan bahwa kosmologi lokal tetap relevan sebagai kerangka berpikir ekologis dan sosial dalam menghadapi tantangan pembangunan dan perubahan zaman.
KOREAN WAVE SEBAGAI FENOMENA BUDAYA POPULER DI KALANGAN MAHASISWI FISIP UNIVERSITAS RIAU Aureli, Devanya; Marnelly, T. Romi
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 13, No 4 (2026): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v13i4.2026.864-870

Abstract

Korean Wave merupakan istilah fenomena globalisasi budaya yang menjelaskan penyebaran budaya Korea dalam berbagai bidang kebudayaan, salah satu produknya adalah drama Korea. Popularitas drama Korea dapat menarik perhatian banyak kalangan, termasuk mahasiswi. Theodor Adorno dalam konsep culture industry menjelaskan bahwa industri budaya merupakan produksi budaya secara massal yang dikemas layaknya komoditas. Budaya tidak lagi lahir dari masyarakat secara alami, melainkan diproduksi dan didistribusikan demi kepentingan industri hiburan. Penelitian ini menganalisis perilaku konsumsi mahasiswi FISIP Universitas Riau dalam menonton drama Korea sebagai bagian dari fenomena Korean Wave berdasarkan teori popular culture Theodor Adorno serta alasan mereka menonton drama Korea. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian melibatkan tujuh mahasiswi FISIP Universitas Riau penonton drama Korea yang dipilih melalui teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswi FISIP Universitas Riau menjadikan menonton drama Korea sebagai bagian dari budaya populer yang dikonsumsi rutin sebagai hiburan, pengisi waktu luang, dan pelepas stres. Daya tarik aktor, aktris, budaya Korea, serta fungsi sebagai bentuk self-reward turut mendorong konsumsi ini. Dalam perspektif industri budaya Theodor Adorno, konsumsi drama Korea menunjukkan standarisasi cerita yang disadari namun tetap diterima penonton, diperkuat oleh pseudo-individualisasi melalui perbedaan aktor, visual, dan kemasan cerita. Drama Korea juga berfungsi sebagai media komodifikasi budaya yang mendorong konsumsi produk dan gaya hidup Korea, sehingga pilihan menonton yang tampak personal sesungguhnya dibentuk oleh mekanisme sitem pasar dalam industri budaya.