Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH TEKNIK ASERTIF TRAINING UNTUK MENGURANGI PERILAKU CYBERBULLYING SISWA KELAS IX PUTRI SMP AL-QUR,AN MINHAJUT THULLAB Hanysha, Nita; Hikmatul Maghfiroh, Nasruliyah; Isriyah, Mudafiatun
Consilium: Education and Counseling Journal Vol 4 No 1 (2024): Edisi Maret
Publisher : Biro 3 Kemahasiswaan dan Kerjasama Universitas Abduracman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/consilium.v4i1.4236

Abstract

Penelitian ini bertempat di SMP Al-qur’an Minhajut Thullab. Menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan kelompok eksperimen Dengan siswa kelas IX Putri sebanyak 28 orang dengan penggambaran ilustrasi Pre-Test Post-Test Design. Dan siswa yang memiliki perilaku cyberbullying sebanyak 8 orang. Dari hasil angket pre-test perilaku cyberbullying pada siswa sebesar 617. Sedangkan dari hasil angket post-test perilaku cyberbullying pada siswa sebesar 495. Hal ini menunjukan terdapat perbedaan sebesar 122 antara hasil pre-tes dan post-test perilaku cyberbullying pada siswa. Berdasarkan hasil perhitungan uji-T menggunakan SPSS ver 26 diperoleh nilai Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 dengan taraf signifikansi 5%. Ini berarti nilai Sig. (2-tailed) memiliki nilai yang lebih kecil dari pada 0,05 ( 0,000 < 0,05). Sehingga dapat disimpulkan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara data pre test dengan posttest yang membuat teknik asertif training berpengaruh terhadap perilaku cyberbulling pada kelas IX putri SMP Al-Qur'an Minhajut Thullab.
EFEKTIFITAS BIMBINGAN KELOMPOK DENGAN TEKNIK REFRAMING UNTUK MENINGKATKAN KEPEKAAN SOSIAL SISWA KELAS XI SMAIT AL- GHAZALI JEMBER Bil Qisthi, Qoimah; Hikmatul Maghfiroh, Nasruliyah; Ulwiyah, Imaratul
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 01 (2025): Volume 10, Nomor 01 Maret 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i01.23139

Abstract

This research aims to investigate the effectiveness of group guidance using the reframing technique to enhance social sensitivity among eleventh-grade students at SMAIT Al Ghazali. The method employed is a pre-experimental design with a one-group pre-test and post-test framework. The population consisted of 23 eleventh-grade students, with a sample size of 6 students. Data analysis was conducted using the Wilcoxon test to compare pre-test and post-test scores. The results showed that the average pre-test score increased from 55 to 95.33 in the final post-test. The Wilcoxon test yielded an Asymp. Sig (2-tailed) value of 0.028, which is less than 0.05, indicating that the hypothesis is accepted. In conclusion, group guidance using the reframing technique effectively increases the social sensitivity of eleventh-grade students at SMAIT Al Ghazali in Jember.
EFEKTIVITAS KONSELING KELOMPOK DENGAN KETERAMPILAN EMPATI UNTUK MEREDUKSI PERILAKU PHUBBING DI SMK ABDUL AZIZ BALUNG JEMBER: PENELITIAN KUANTITATIF Anggraini; Hikmatul Maghfiroh, Nasruliyah; Bhennita Sukmawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 03 (2025): Volume 10 No. 03 September 2025 Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i03.31939

Abstract

Fenomena phubbing, yaitu kebiasaan mengabaikan orang di sekitar karena terlalu fokus pada ponsel, menjadi masalah serius di lingkungan sekolah, terutama di SMK Abdul Aziz Balung Jember. Perilaku ini dapat mengganggu hubungan sosial antar siswa, mengurangi empati, serta menghambat komunikasi yang baik. Karena kesadaran rendah dan intervensi psikologis yang minim, perlu dilakukan penelitian untuk mengatasi masalah ini. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui sejauh mana konseling kelompok dengan keterampilan empati dapat mengurangi perilaku phubbing. Penelitian ini menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain kelompok kontrol yang tidak setara. Subjek penelitian terdiri dari dua kelompok, yaitu kelompok eksperimen yang menerima konseling kelompok dengan keterampilan empati, dan kelompok kontrol yang tidak menerima perlakuan apa pun. Alat yang digunakan adalah skala perilaku phubbing yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji statistik paired sample t-test dan independent sample t-test. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata perubahan skor perilaku phubbing pada kelompok eksperimen adalah 23,13 dengan standar deviasi 2,23, sedangkan pada kelompok kontrol hanya 4,00 dengan standar deviasi 0,53. Perbedaan ini menunjukkan bahwa kelompok eksperimen mengalami penurunan signifikan dalam perilaku phubbing dibandingkan kelompok kontrol. Ini menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan keterampilan empati efektif dalam mengurangi phubbing.
Efektivitas Teknik Assertive Training Terhadap Perilaku Toxic Friendship Pada Siswa SMP Plus Abdul Aziz Jember Fitriya, Lailatul; Hikmatul Maghfiroh, Nasruliyah; Sukmawati, Bhennita
Jurnal Consulenza : Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 9 No 1 (2026): Maret
Publisher : Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Islam Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56013/jcbkp.v9i1.4571

Abstract

Toxic friendship refers to unhealthy peer relationships that can negatively affect adolescents emotionally, psychologically, and socially. Such relationships may reduce self-confidence, hinder social development, and trigger prolonged emotional stress. This study aims to examine the effectiveness of Assertive Training in reducing toxic friendship behavior among students at SMP Plus Abdul Aziz Jember. A quantitative approach with a quasi-experimental design using a pre-test–post-test control group was employed. The sample consisted of 12 students selected through purposive sampling, divided into an experimental group and a control group. The experimental group received Assertive Training as part of a Cognitive Behavioral Therapy (CBT) intervention, while the control group did not receive any treatment. Data analysis using a paired sample t-test revealed a significant decrease in toxic friendship levels in the experimental group, indicated by a shift in scores from high to low (p = 0.000), whereas the control group showed no significant change. The novelty of this study lies in applying CBT-based Assertive Training specifically to address toxic friendship among junior high school students. These findings provide practical implications for guidance and counseling services, supporting students in developing healthier, more open, and assertive peer relationships. Keywords: Assertive Training; Toxic,Friendship