Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Persepsi Fairness dalam Romantic Relationship pada Perempuan Emerging Adulthood Permana, Muhammad Zein; Putri, Ferren Azzahra
Jurnal Wanita dan Keluarga Vol 5 No 1 (2024): Juli 2024
Publisher : Pusat Studi Wanita dan Keluarga UGM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jwk.12792

Abstract

This research aims to explore the perceptions of emerging adult women (aged 18-25 years) regarding fairness in Romantic Relationships. A total of 243 participants with an average age of 18 years (M = 22.5) answered open-ended questions about their perceptions of fairness in Romantic Relationships. The interview results were then analyzed thematically and categorized to obtain themes related to fairness in Romantic Relationships. Through qualitative methods with thematic analysis, it was found that fairness in Romantic Relationships is perceived when: 1) There is reciprocity, meaning the relationship is mutual or two-way; 2) There are shared goals; 3) There is equity or fairness, indicating that treatment in the relationship can be predicted; 4) There is no discrimination, meaning there is no differential or special treatment due to certain factors such as gender; 5) There is self-awareness, meaning both parties are aware of fulfilling their rights and obligations. These five themes appear to be in different psychological explanation domains, namely personal, interpersonal or relational, group, and even intergroup. These findings demonstrate the novelty of the fairness concept, which makes it understandable that research and interventions on fairness in romantic relationships have not yet been successful. This is because fairness concepts have been explained only in the interpersonal or relational domain so far, whereas this research finding indicates three other interconnected explanation domains that define the fairness concept in romantic relationships.
Literature Review tentang Konflik Peran Ganda dan Stres Kerja pada Polisi Wanita Putri, Ferren Azzahra; Iswanto; Sugiarti, Lucia Rini; Suhariadi, Fendy
Jurnal Ilmu Multidisiplin Vol. 4 No. 6 (2026): Jurnal Ilmu Multidisplin (Februari - Maret 2026)
Publisher : Green Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jim.v4i6.1597

Abstract

Konflik peran ganda merupakan salah satu tantangan terbesar yang dihadapi perempuan yang bekerja, terutama mereka yang memiliki tanggung jawab profesional dan domestik secara bersamaan. Polisi Wanita (Polwan) menjadi kelompok yang rentan mengalami konflik peran mengingat tuntutan kerja yang tinggi, jam dinas tidak menentu, serta struktur organisasi yang ketat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara konflik peran ganda dan stres kerja pada Polwan melalui metode literature review dengan mengintegrasikan berbagai temuan empiris dan teori dari penelitian terdahulu. Literatur dikumpulkan melalui database Google Scholar, SINTA, DOAJ, Scopus, dan repositori universitas dengan kriteria publikasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa konflik peran ganda yang meliputi time-based conflict, strain-based conflict, dan behavior-based conflict berdampak signifikan terhadap peningkatan stres kerja pada Polwan. Stres tersebut muncul dalam bentuk gejala psikologis, fisik, dan perilaku yang berpengaruh terhadap motivasi dan kinerja. Faktor pemicu utama meliputi beban kerja berat, norma gender, kurangnya dukungan keluarga, serta tuntutan organisasi. Kajian ini menegaskan bahwa manajemen stres pada Polwan membutuhkan kombinasi strategi personal dan dukungan institusional untuk menjaga kesejahteraan psikologis dan performa kerja. Dengan demikian, penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dalam memahami relasi konflik peran dan stres kerja pada Polwan serta menjadi dasar bagi pengembangan kebijakan kerja yang lebih responsif gender.