Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Transformasi Batik Semarang Menuju Inovasi dan Keberlanjutan Usaha Sri Suyati; Khamimah; Siti Aminah
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 1 (2024): Maret: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i1.1488

Abstract

Desa Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memiliki potensi besar di bidang batik dan makanan olahan. Salah satu kelompok pengrajin, batik Sanggar Tapak Dara, mengalami penurunan penjualan dan kurangnya daya saing. Untuk mengatasi masalah ini, direncanakan pelatihan dan pendampingan. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan, motivasi, ketrampilan menggunakan media sosial dan Marketplace dalam memasarkan, serta daya saing anggota pengrajin. Manfaatnya termasuk peningkatan motivasi dan ketrampilan, serta daya saing pengrajin. Dengan menerapkan metode-metode secara terintegrasi dan berkelanjutan, Sanggar Batik Tapak Dara dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka dan menghadapi tantangan dalam era perekonomian digital. Diharapkan kegiatan ini akan membantu meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha masyarakat pengrajin batik Tapak Dara.
PELATIHAN PENANAMAN SAYUR DI PEKARANGAN UNTUK MENAMBAH PENDAPATAN KELUARGA Tri Widayati; Andalan Tri Ratnawati; Khamimah
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/6csq8460

Abstract

Penanaman sayur di pekarangan rumah menjadi solusi untuk meningkatkan ketahanan pangan keluarga sekaligus mengurangi pengeluaran rumah tangga. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada masyarakat Desa Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, dalam memanfaatkan pekarangan sebagai sumber pangan dan pendapatan tambahan. Metode yang digunakan meliputi penyampaian teori, praktik langsung, dan pendampingan pasca-pelatihan. Peserta diajarkan teknik penyemaian, penanaman, hingga pemeliharaan tanaman menggunakan media tanam sederhana dan organik. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta dalam menanam dan memanfaatkan pekarangan secara produktif, serta terciptanya kesadaran akan pentingnya konsumsi sayuran segar. Program ini diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan, memberdayakan masyarakat secara ekonomi, dan membangun komunitas berbasis pertanian berkelanjutan.
Improving Students' Learning Motivation in Memorizing Hadith through the Use of Hadith Card Media at MI Ma'arif Pucungbedug Khamimah; Khodriyah
Indonesian Journal of Education and Social Humanities Vol. 2 No. 1 (2025): MARCH 2025
Publisher : MANDAILING GLOBAL EDUKASIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62945/ijesh.v2i1.475

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the use of hadith card media in increasing students' learning motivation in memorizing hadith at MI Ma'arif Pucungbedug. This study is a classroom action research that uses four steps, namely planning, action, observation and reflection. The subjects of this study were high school students. Data from this study were obtained from a series of semi-structured interviews with the research subjects. The population of this study includes all individuals who have an important role in the learning process. The sample of the study consisted of one Al-Qur'an Hadith subject teacher and 10 fifth grade students selected based on the purposive sampling method. The results of the study showed that the use of hadith card media was proven effective in increasing students' learning motivation in memorizing hadith at MI Ma'arif Pucungbedug. In addition, card media has the potential to be applied to other appropriate subjects. The results of the study showed that hadith card media can improve student learning outcomes in learning the Qur'an and Hadith. This can be seen from the increase in the percentage of student learning completion in each cycle with details of the pre-cycle 58.71%, the first cycle 76.39% and in the second cycle increased to 93.66%. Thus, the use of hadith card media can be used as an alternative to improve student learning outcomes in learning the Qur'an and Hadith.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENGOLAHAN SUSU SAPI MENJADI PRODUK BERNILAI TAMBAH UNTUK MENINGKATKAN EKONOMI LOKAL Tri Widayati; Khamimah; Andalan Tri Ratnawati
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Agustus 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i8.1653

Abstract

Pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan di Desa Randuacir, Kecamatan Argomulyo, Kota Salatiga yang merupakan penghasil susu sapi yang potensial. Tujuan utama dari kegiatan pengabdian ini adalah meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah susu menjadi produk bernilai tambah, membentuk unit usaha baru berbasis susu, dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal melalui kegiatan yang produktif dan berorientasi pasar. Kegiatan ini juga dimaksudkan untuk memperkuat jejaring antara akademisi, masyarakat, dan pemerintah dalam pengembangan ekonomi berbasis potensi desa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) Teknik pelaksanaan menggabungkan pelatihan berbasis praktik (learning by doing) dengan pendampingan berkelanjutan, agar keterampilan yang diperoleh peserta dapat diaplikasikan secara langsung
Transformasi Batik Semarang Menuju Inovasi dan Keberlanjutan Usaha Sri Suyati; Khamimah; Siti Aminah
Jurnal Suara Pengabdian 45 Vol. 3 No. 1 (2024): Maret: Jurnal Suara Pengabdian 45
Publisher : LPPM Universitas 17 Agustus 1945 Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56444/pengabdian45.v3i1.1488

Abstract

Desa Meteseh, Kecamatan Tembalang, Kota Semarang memiliki potensi besar di bidang batik dan makanan olahan. Salah satu kelompok pengrajin, batik Sanggar Tapak Dara, mengalami penurunan penjualan dan kurangnya daya saing. Untuk mengatasi masalah ini, direncanakan pelatihan dan pendampingan. Tujuannya adalah meningkatkan pendapatan, motivasi, ketrampilan menggunakan media sosial dan Marketplace dalam memasarkan, serta daya saing anggota pengrajin. Manfaatnya termasuk peningkatan motivasi dan ketrampilan, serta daya saing pengrajin. Dengan menerapkan metode-metode secara terintegrasi dan berkelanjutan, Sanggar Batik Tapak Dara dapat mengembangkan strategi yang efektif untuk meningkatkan kinerja bisnis mereka dan menghadapi tantangan dalam era perekonomian digital. Diharapkan kegiatan ini akan membantu meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan usaha masyarakat pengrajin batik Tapak Dara.
PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK MENJADI ECOENZYM PADA MASYARAKAT KELURAHAN NGIJO, KOTA SEMARANG Tri Widayati; Khamimah; Andalan Tri Ratnawati; Camilus Isidorus Ikut; Rr Suprantiningrum
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2025): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, November 2025
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v2i11.1982

Abstract

Permasalahan sampah organik merupakan isu lingkungan di wilayah perkotaan, termasuk Kelurahan Ngijo, Kota Semarang. Lebih dari 60% sampah rumah tangga merupakan sampah organik yang belum dikelola dengan baik dan berpotensi menimbulkan pencemaran. Ecoenzim merupakan produk fermentasi sederhana dari sampah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, pengusir hama, dan penjernih air. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik menjadi ecoenzim. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan warga, dengan 94% peserta memahami proses pembuatan ecoenzim dan 100% berhasil membuat fermentasi ecoenzim secara mandiri. Program ini juga menurunkan volume sampah organik sekitar 1–1,5 kg per rumah tangga per minggu. Kegiatan ini berpotensi dikembangkan menjadi program ekonomi lingkungan berbasis masyarakat dan mendukung target pengurangan sampah di Kota Semarang.