Permasalahan sampah organik merupakan isu lingkungan di wilayah perkotaan, termasuk Kelurahan Ngijo, Kota Semarang. Lebih dari 60% sampah rumah tangga merupakan sampah organik yang belum dikelola dengan baik dan berpotensi menimbulkan pencemaran. Ecoenzim merupakan produk fermentasi sederhana dari sampah organik yang dapat dimanfaatkan sebagai pembersih alami, pupuk cair, pengusir hama, dan penjernih air. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan warga dalam mengolah sampah organik menjadi ecoenzim. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan praktik, pendampingan, serta evaluasi pre–post test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan dan keterampilan warga, dengan 94% peserta memahami proses pembuatan ecoenzim dan 100% berhasil membuat fermentasi ecoenzim secara mandiri. Program ini juga menurunkan volume sampah organik sekitar 1–1,5 kg per rumah tangga per minggu. Kegiatan ini berpotensi dikembangkan menjadi program ekonomi lingkungan berbasis masyarakat dan mendukung target pengurangan sampah di Kota Semarang.
Copyrights © 2025