Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kolaborasi Musik Rock Kentongan Melalui Kreativitas Generasi Muda Mukela Banyumas Damaraji, Willona Khairunissa Kenya; Nugroho, Arya Qais; Humaira, Jasmine Alifa; Putri, Stevy Tri Saskia; Maharani, Dama Gandes Hayu; Demokrasi, Gempita Pesta; Dasuki, Niken Paramarti
Jurnal Dinamika Sosial Budaya Vol. 26 No. 1 (2024): Juni (2024)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jdsb.v26i1.9689

Abstract

Kolaborasi musik tradisional  Kentongan Banyumas dengan musik Rock yang dilakukan oleh Komunitas Mukela Banyumas merupakan inovasi penting untuk melestarikan budaya tradisional di tengah arus globalisasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami bagaimana kolaborasi tersebut dapat menjadi sarana efektif dalam melestarikan budaya tradisional dan memberdayakan generasi muda. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan wawancara mendalam dengan anggota Komunitas Mukela, observasi, dan dokumentasi. Kreativitas generasi muda dalam komunitas memainkan peran penting dalam mengggabungkan elemen musik tradisional dan modern, sehingga dapat menghasilkan karya musik yang unik serta dapat menarik minat generasi muda terhadap budaya tradisional. Selain itu, penggunaan teknologi digital untuk publikasi karya musik terbukti efektif dalam memperluas jangkauan audiens dan meningkatkan apresiasi terhadap budaya tradisional. Penelitian ini menegaskan bahwa kolaborasi musik tradisional dan Rock yang dilakukan oleh Komunitas Mukela Banyumas menunjukkan bahwa dengan pendekatan kreatif dan inovatif, musik tradisional dapat terus eksis dan berkembang di era modern.
Fenomena Flexing dan Fomo di Instagram: Persepsi Generasi Z terhadap Akun Instagram @siscakohl, @zhafiraiha, dan @jeromepolin Adjiwibowo, Alisha Diandra; Fauziah, Azkia Zulfah; Nurnayla, Fatya; Loen, Haura Sabitta Zikra; Humaira, Jasmine Alifa
Jurnal Interaksi Sosiologi Vol 2 No 2 (2023): Jurnal Interaksi Volume 2 Nomor 2 April 2023
Publisher : Laborataorium Jurusan Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Instagram sebagai salah satu bentuk dari adanya perkembangan teknologi yang menimbulkan bentuk perilaku baru, yaitu "flexing" dan "FOMO" (Fear of Missing Out). Flexing mengacu pada tindakan seseorang memamerkan kekayaan material atau prestasi mereka secara berlebihan melalui platform media sosial, seperti instagram. Di sisi lain, FOMO merujuk pada perasaan cemas dan rasa tidak aman yang muncul ketika seseorang merasa bahwa mereka sedang melewatkan momen atau pengalaman penting yang dimiliki oleh orang lain. Penelitian ini dilakukan untuk menganilisis tiga akun di Instagram terhadap kecenderungan perilaku flexing maupun FOMO pada akun-akun tersebut, dan melihat kemungkinan pengaruh yang akan terjadi terhadap generasi Z sebagai pengikut yang mendominasi tiga akun tersebut. Hasil penelitian menujukkan bahwa ketiga akun tersebut memiliki kecenderungan terhadap perilaku flexing dan FOMO yang memiliki kemungkinan akan mempengaruhi generasi Z. Kata kunci: Flexing, FOMO, Genarasi Z, Instagram
Akses Hak Cuti Melahirkan: Studi Fenomenologi Perempuan Pekerja di Perusahaan Ritel Banyumas Humaira, Jasmine Alifa; Wuryaningsih, Tri; Lestari, Soetji
SUPREMASI: Jurnal Pemikiran, Penelitian Ilmu-ilmu Sosial, Hukum dan Pengajarannya Volume 21, Nomor 2 (April 2026)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/supremasi.v21i2.83371

Abstract

Penelitian dilatarbelakangi oleh masih ditemukannya ketidaksesuaian antara aturan hukum mengenai hak cuti melahirkan dengan praktik yang terjadi di lingkungan kerja. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengalaman perempuan pekerja dalam memperoleh hak cuti melahirkan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi, berupaya menggali makna pengalaman informan. Informan dalam penelitian ini adalah perempuan pekerja yang pernah mengambil cuti melahirkan, serta informan pendukung dari pihak HRD. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif melalui tahapan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengalaman pekerja dalam mengakses cuti melahirkan tidak seragam. Sebagian informan hanya menjalani cuti sekitar 45 hari di rumah, sementara sisa waktu cuti tetap diisi dengan bekerja. Informan juga tetap terlibat dalam pekerjaan selama masa cuti berlangsung. Pemahaman terhadap hak cuti melahirkan dipengaruhi oleh pengalaman kerja, interaksi dengan atasan, serta situasi di lingkungan kerja. Selain itu, perempuan pekerja menghadapi beban ganda antara tanggung jawab kerja dan domestik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemenuhan hak cuti melahirkan tidak hanya ditentukan oleh regulasi, tetapi oleh pengalaman nyata pekerja dalam memaknai dan menjalankannya di lingkungan kerja. Karena itu, diperlukan adanya pengawasan serta sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman pekerja agar hak tersebut dapat diakses secara optimal. Penelitian ini berkontribusi untuk memperkaya kajian sosiologi dengan menunjukkan bahwa akses terhadap hak cuti melahirkan tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi oleh pengalaman sosial, relasi kerja, dan situasi sehari-hari pekerja.