Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI DALAM PUBLIC SPEAKING MELALUI MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS 4C Ummah BK, Muh. Khaerul; ,, Hamna; Saputri, Elsya Ayu; ,, Harmania; Aulia, Mirda
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol 30, No 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i2.57943

Abstract

Public speaking merupakan seni, proses, dan tindak bicara di depan audiens dalam rangka menyampaikan informasi, mempengaruhi, atau menghibur. Public speaking penting karena ketidakmampuan seseorang untuk percaya diri saat tampil di depan umum dapat menyulitkan seseorang. Tujuan dari pemilihan proyek ini adalah untuk memudahkan seseorang dalam melakukan public speaking karena banyak orang memiliki bakat dan apapun yang ingin mereka katakan di depan umum atau di depan banyak orang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif kepada siswa dengan menggunakan teknik kooperatif kelompok dan juga menggunakan beberapa media pembelajaran berupa media visual dan multimedia. Hasil penelitian yang ditemukan adalah peningkatan kemampuan public speaking siswa SD Negeri Lantapan yang awalnya sangat pemalu dan mulai berani berbicara di depan umum. Latihan yang konsisten dan penerapan  teknik-teknik seperti manajemen kecemasan, penggunaan bahasa tubuh yang tepat, dan struktur prestasi yang baik dapat membantu  individu menyampaikan pesan dengan lebih efektif.
Meningkatkan Pemahaman Siswa-Siswi Tentang Shalat dan Mandi Wajib di SDN Pulias Abaling Fajrin, Moh; Wahyuni, Ni'ma; Miranti, Miranti; Aulia, Mirda; Marwa, Marwa
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v1i1.52

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti pentingnya pemahaman thaharah yang meliputi wudhu, tayyamum, dan mandi wajib bagi peserta didik kelas 5 dan 6 di SDN PULIAS ABALING. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemahaman tentang thaharah peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal pemahaman terkhususnya pada mandi wajib, siswa-siswi memiliki pemahaman yang berbeda-beda tetapi mereka dapat memahami dengan cara mereka sendiri. Ada yang memahami dari cara menjelaskan ada juga yang memahami dari metode praktek  yang digunakan. Ibadah shalat merupakan sarana bagi seorang muslim untuk langsung berkeluh kesah dan menyampaikan kerinduannya kepada Dzat yang dicintainya. Shalat lima waktu yang dilakukan oleh manusia akan mengajarkan untuk mengoreksi diri,memperbaiki diri, dan bertaubat atas apa yang telah dilakukannya pada masalalu. Pendidikan melalui shalat 5 waktu, merupakan pendidikan akhlak mulia, memberikan nilai dan ruh pada keseluruhan amal yang dilakukan oleh manusia. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu menyampaikan laporan secara terinci, lengkap dan dilakukan seefektif mungkin berdasarkan fakta data yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengdiskripsikan tentang peningkatkan pemahaman ibadah shalat pada siswa-siswi SDN PULIAS ABALING. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan diskriptis-kualitatif selain itu subjek penelitian siswa-siswi SDN PULIAS ABALING mengunakan metode menjelaskan dan metode praktek.
PENINGKATAN RASA PERCAYA DIRI DALAM PUBLIC SPEAKING MELALUI MANAJEMEN PEMBELAJARAN BERBASIS 4C Ummah BK, Muh. Khaerul; ,, Hamna; Saputri, Elsya Ayu; ,, Harmania; Aulia, Mirda
JURNAL PENELITIAN BIDANG PENDIDIKAN Vol. 30 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpbp.v30i2.57943

Abstract

Public speaking merupakan seni, proses, dan tindak bicara di depan audiens dalam rangka menyampaikan informasi, mempengaruhi, atau menghibur. Public speaking penting karena ketidakmampuan seseorang untuk percaya diri saat tampil di depan umum dapat menyulitkan seseorang. Tujuan dari pemilihan proyek ini adalah untuk memudahkan seseorang dalam melakukan public speaking karena banyak orang memiliki bakat dan apapun yang ingin mereka katakan di depan umum atau di depan banyak orang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif kepada siswa dengan menggunakan teknik kooperatif kelompok dan juga menggunakan beberapa media pembelajaran berupa media visual dan multimedia. Hasil penelitian yang ditemukan adalah peningkatan kemampuan public speaking siswa SD Negeri Lantapan yang awalnya sangat pemalu dan mulai berani berbicara di depan umum. Latihan yang konsisten dan penerapan  teknik-teknik seperti manajemen kecemasan, penggunaan bahasa tubuh yang tepat, dan struktur prestasi yang baik dapat membantu  individu menyampaikan pesan dengan lebih efektif.
Strategi Penguatan Kreativitas dan Literasi Siswa Melalui Permaninan Tradisional Bentengan Sekolah Dasar Ummah BK, Muh. Khaerul; Syawalia, Putri; Anriani, Wiwi; Muliyani; Aulia, Mirda
Jurnal Ilmiah Kampus Mengajar Vol. 5, No. 2, Oktober 2025
Publisher : Asosiasi Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan Perguruan Tinggi Muhammadiyah Aisyiyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56972/jikm.v5i2.272

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat kreativitas dan literasi siswa sekolah dasar melalui penerapan permainan tradisional Bentengan sebagai strategi pembelajaran berbasis budaya lokal. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action yang melibatkan 21 siswa kelas IV SDN 1 Dadakitan. Melalui observasi partisipatif, dokumentasi kegiatan, serta tugas literasi reflektif, kegiatan ini mengeksplorasi bagaimana permainan Bentengan berkontribusi terhadap perkembangan kemampuan berpikir kreatif dan literasi siswa. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa permainan Bentengan mampu meningkatkan kreativitas siswa, terutama dalam hal penyusunan strategi, fleksibilitas taktik, pengambilan keputusan cepat, serta pembagian peran secara kolaboratif. Persentase ketercapaian kreativitas berada pada rentang 66,7% hingga 95,2%, dengan capaian tertinggi pada indikator ekspresi emosi positif dan kerja sama tim. Pada aspek literasi, siswa menunjukkan kemampuan yang baik dalam memahami aturan permainan (90,5%), menghubungkan aturan dengan strategi (81%), mengekspresikan emosi melalui tulisan (81%), dan menyusun kalimat sederhana dengan benar (71,4%). Temuan kualitatif mengungkap bahwa Bentengan mampu menciptakan suasana belajar yang aktif, interaktif, dan menyenangkan. Selain menjadi sarana hiburan, permainan tradisional ini juga terbukti efektif sebagai media edukatif yang memperkuat kreativitas, literasi, karakter, serta nilai-nilai budaya lokal. Dengan demikian, Bentengan berpotensi diintegrasikan dalam pembelajaran sebagai strategi inovatif yang kontekstual dan bermakna bagi siswa sekolah dasar.