Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pengaruh pemberian pakan ragi metode tetes dengan dosis yang berbeda terhadap kepadatan Brachionus plicatilis Padang, Anita; Subiyanto, Rochman; Marwa, Marwa; Aditya, Fira
Agrikan: Jurnal Agribisnis Perikanan Vol 10, No 2 (2017)
Publisher : Sangia Research Media and Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29239/j.agrikan.10.2.22-28

Abstract

Brachionus plicatilis merupakan jenis zooplankton yang berperan penting sebagai pakan hidup bagi berbagai jenis ikan yang dibudidayakan. Keunggulan Brachionus plicatilis sebagai pakan adalah ukurannya kecil (150-220 µm), berenang lambat sehingga mudah dimangsa oleh larva, waktu kultur relatif singkat, laju reproduksi tinggi, kandungan gizi cukup tinggi serta dapat diperkaya dengan asam lemak dan antibiotik. Ragi merupakan jenis pakan alternatif bagi Brachionus plicatilis yang umumnya digunakan apabila kultur fitoplankton tidak mencukupi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pakan ragi metode tetes yang terbaik untuk kepadatan Brachionus plicatilis dan dilaksanakan pada bulan September 2014, di Balai Perikanan Budidaya Laut Ambon. Penelitian ini menggunakan RAL yang terdiri dari tiga perlakuan dosis ragi yaitu A=0,3 gram, B=0,6 gram dan C= 0,9 gram dengan kepadatan awal Brachionus plicatilis sebanyak 50 ind/ml setiap perlakuan. Setiap perlakuan dilakukan sebanyak tiga kali ulangan. Hasil penelitian mendapatkan puncak kepadatan Brachionus plicatilis terjadi pada hari kedelapan yaitu dosis 0,9 gram dengan kepadatan sebesar 102 ind/ml, dosis 0,6 gram dengan kepadatan 52 ind/ml dan dosis 0,3 gram dengan kepadatan 29 ind/ml. Analisa statistik mendapatkan dosis ragi 0,9 gram memberikan pertumbuhan yang lebih baik bagi Brachionus plicatilis. Parameter lingkungan mendukung pertumbuhan Brachionus plicatilis.
ANALISIS PENINGKATAN PERCERAIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN AGAMA KELAS 1A KOTA TERNATE La Tua, Jumaidin; Sahman Nasim, Abu; Marwa, Marwa
Indonesian Journal of Shariah and Justice Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Program Studi Hukum Keluarga dan Hukum Ekonomi Syariah, Program Pascasarjana Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ternate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46339/ijsj.v3i1.21

Abstract

The phenomenon of increasing divorce in the Class 1 A Religious Court of Ternate is important to discuss. The data shows that in 2016-2020 the Ternate Religious Court decided divorce cases were contested (a divorce application filed by a wife) always dominated divorce divorce cases (a divorce application was filed by a husband). This research is a qualitative research by taking statistical data from the Religious Courts and interviews with perpetrators as well as Judges and Registrars. The results of the study found that the phenomenon of increasing divorce in the Religious Courts had become commonplace. The phenomena of disputes and fights, drunkenness, adultery, domestic violence, polygamy and an uncertain economy have graced the results of judges' decisions in trials, including the Ternate Religious Court. The judge's efforts to carry out mediation efforts have been made but still the increase in divorce continues to occur.
Perbedaan Pencahayaan Pada Kultur Jaringan Plantlet Rumput Laut Kappaphycus alvarezii Puspitasari, Asthervina Widyastami; Ernawati, Ernawati; Abadi, Agung Setia; Sasole, Umar; Marwa, Marwa; Karepesina, Musa; Warlela, Welin Angely; Fatiha, Siva Eka; Yenu, Hosea
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.10304

Abstract

Kultur jaringan rumput laut adalah sebuah metode pengembangan jaringan pada rumput laut yang bertujuan untuk mendapatkan bibit unggul dalam pemenuhan kebutuhan rumput laut di masyarakat. Plantlet rumput laut adalah jaringan muda pada rumput laut yang memiliki percabangan tunas yang banyak dan siap untuk dipindah pada medium cair untuk perkembangan lanjutan.  Teknik pengambilan data yang kami gunakan adalah metode eksperimental dengan rancangan. Penelitian ini dilakukan di Laboratorium pada Unit Hatchery atau IBAL (Instalasi Budidaya Air Laut), Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong. pada bulan Agustus hingga Oktober 2023. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan komposisi pencahayaan yang tepat dalam mengoptimalkan pertumbuhan jaringan plantlet rumput laut jenis Kappaphycus alvarezii. Dalam penelitian ini terdapat 4 (empat) kelompok perlakuan, antara lain A (tanpa cahaya); B (12 jam cahaya); C (24 jam cahaya); D (12 jam cahaya merah). Sampel yang digunakan adalah plantlet yang sehat dan telah diseleksi sebelumnya. Kelompok perlakuan B merupakan perlakuan terbaik di semua parameter analisis pertumbuhan dan kelompok perlakuan A menunjukkan hasil yang paling rendah dibandingkan seluruh kelompok perlakuan, sedangkan tingkat kelangsungan hidup pada masing-masing perlakuan adalah sebagai berikut A (40%); B (100%); C (80%); D (100%).
PENINGKATAN PEMAHAMAN KETAHANAN KELUARGA ISLAM MELALUI PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT DESA SIDANGOLI GAM DAN SIDANGOLI DEHE KECAMATAN JAILOLO SELATAN KABUPATEN HALMAHERA BARAT Marwa, Marwa; Sahman Nasim, Abu; Haris Abbas, Abd; Hedi Turmudi, Asep; Azizah Rahman, Nur; Kaufan, Kaufan; Junisti Hamid, Iin
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 8, No 1 (2025): MARTABE : JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v8i1.373-388

Abstract

Fenomena ketahananan keluarga di era digitalisasi sangat mempengaruhi seseorang dapat menghadapi dan menyesuaikan beragam macam persoalan yang dihadapi sebagai tantangan hidup. perkembangan ketahanan keluarga bertujuan memperkokoh hubungan sosial sebagai proses interaksi antara dassain dan das sollen dan das sain untuk menimalisir resiko dalam sebuah rumah tangga. Secara empiris Tingkat resiko ketahanan keluarga juga berdampak pada keharmonisan keluarga yang kuat dan lemah sehingga diperlukan penanggulangan secara berkala melalui program pemerintah sebagai upaya pencegahan timbulnya gangguan dan resiko internal dan eksternal. Peserta kegiatan pengabdian kepada masyarakat terdiri dari 35 orang. Pelaksaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat tersebut diperkuat juga dengan dialog dan wawancara langsung sehingga dapat diketahui kemampuan keluarga dalam mengelola sumber daya dan masalah yang dihadapinya, untuk memenuhi kebutuhan anggotanya menurut Undang-Undang No. 10 tahun 1992 tentang perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga sejahtera. Oleh karena itu dianggap perlu untuk dilakukan langkah-langkah strategi dalam peningkatkan ketahanan keluarga yang bertujuan mencapai keluiarga sakinah, mawaddah, dan warahmah sebagai motivasi masyarakat sehingga mampu bertahan hidup dan melanjutkan tugas termasuk hak dan kewajiban dalam kehidupan sebagaimana mestinya dengan beberapa upaya yang dapat dilakukan untuk membangun ketahanan keluarga secara baik dan konsinsten melalui pendekatan sosio yurisid.
Analisis `Urf Terhadap Tradisi Saro Badaka Adat Sula Sebelum Pernikahan di Desa Fogi, Kepulauan Sula Abubakar, Fatum; Jamil, Jamaliah; Nur Isnain, Siti; Marwa, Marwa
DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum Vol 22 No 2 (2024): DIKTUM: Jurnal Syariah dan Hukum
Publisher : Fakultas Syariah dan Hukum Islam Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35905/diktum.v22i2.10662

Abstract

Tradisi Saro Badaka merupakan kebiasaan masyarakat kabupaten Kepulauan Sula yang selalu dilakukan sebelum akad nikah dalam perkawinan. Saro Badaka ini memiliki tahapan yang cukup panjang dan melibatkan kedua orang tua perempuan agar mendampingi calon mempelai untuk melaksanakan adat tersebut. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan `urf. Jenis dan sumber data terdiri dari data primer dan data sekunder yang peneliti peroleh melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa tradisi Saro Badaka telah hidup di tengah masyarakat secara turun temurun sebagai tradisi yang dikenal baik yang mana juga disebut dengan al-ma’ruf. Dalam tradisi Saro Badaka sendiri dikenal sebagai tradisi positif yang diyakini mendatangkan kemaslahatan berupa kesejahteraan rumah tangga sehingga rumah tangga yang akan ditempuh menjadi harmonis. Maka, tradisi Saro Badaka dalam masyarakat kabupaten Kepulauan Sula jika diamati termasuk kategori `urf Shahih, sehingga tradisi ini diperbolehkan karena praktik Saro Badaka berdasarkan analisis `urf bahwa ia tidak melampaui syariat dari ajaran Islam. Baik dilihat dari segi bentuknya tradisi Saro Badaka termasuk kategori `urf amali, karena tradisi tersebut merupakan kebiasaan masyarakat yang dilakukan berupa perbuatan yang konkrit atau transparan. Sedangkan jika ditinjau dari segi cakupannya, tradisi Saro Badaka termasuk kategori `urf am karena berlaku pada mayoritas masyarakat kabupaten Kepulauan Sula. Untuk itu dalam analisis `urf tradisi Saro Badaka dapat dilaksanakan.
Meningkatkan Pemahaman Siswa-Siswi Tentang Shalat dan Mandi Wajib di SDN Pulias Abaling Fajrin, Moh; Wahyuni, Ni'ma; Miranti, Miranti; Aulia, Mirda; Marwa, Marwa
Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2024): Samakta: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : CV. Dharma Samakta Edukhatulistiwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61142/samakta.v1i1.52

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif untuk meneliti pentingnya pemahaman thaharah yang meliputi wudhu, tayyamum, dan mandi wajib bagi peserta didik kelas 5 dan 6 di SDN PULIAS ABALING. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pemahaman tentang thaharah peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam hal pemahaman terkhususnya pada mandi wajib, siswa-siswi memiliki pemahaman yang berbeda-beda tetapi mereka dapat memahami dengan cara mereka sendiri. Ada yang memahami dari cara menjelaskan ada juga yang memahami dari metode praktek  yang digunakan. Ibadah shalat merupakan sarana bagi seorang muslim untuk langsung berkeluh kesah dan menyampaikan kerinduannya kepada Dzat yang dicintainya. Shalat lima waktu yang dilakukan oleh manusia akan mengajarkan untuk mengoreksi diri,memperbaiki diri, dan bertaubat atas apa yang telah dilakukannya pada masalalu. Pendidikan melalui shalat 5 waktu, merupakan pendidikan akhlak mulia, memberikan nilai dan ruh pada keseluruhan amal yang dilakukan oleh manusia. Metode penelitian ini adalah metode deskriptif, yaitu menyampaikan laporan secara terinci, lengkap dan dilakukan seefektif mungkin berdasarkan fakta data yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengdiskripsikan tentang peningkatkan pemahaman ibadah shalat pada siswa-siswi SDN PULIAS ABALING. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian lapangan sedangkan pendekatan yang digunakan adalah pendekatan diskriptis-kualitatif selain itu subjek penelitian siswa-siswi SDN PULIAS ABALING mengunakan metode menjelaskan dan metode praktek.
PEREKONOMIAN MASYARAKAT NELAYAN DI DESA BANABUNGI KECAMATAN KADATUA KABUPATEN BUTON SELATAN: 1988-2022 Marwa, Marwa; Aslim, Aslim; Hermina, Sitti; Effendi, Subhan
Journal Idea of History Vol 8 No 1 (2025): Volume 8, Nomor 1, Januari-Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Sejarah Fakultas Ilmu Budaya Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/5v2gdh30

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan perekonomian masyarakat nelayan di DesaBanabungi Kecamatan Kadatua. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metodepenelitian sejarah menurut Kuntowijoyo yang terdiri dari lima tahapan yaitu: (1) Pemilihan Topik,(2) Heuristik sumber, (3) Verifikasi sumber, (4) Interpretasi sumber, dan (5) Historiografi. Hasilpenelitian ini menujukkan bahwa: (1) perekonomian masyarakat nelayan di Desa Banabungi ditopangoleh potensi sumberdaya laut yang turut menentukan kehidupan masyarakat yang bermatapencaharian sebagai nelayan. Masyarakat nelayan di Desa Banabungi menyadari bahwa potensi lauttersebut yang akan menjadi salah satu pendorong untuk membantu perekonomian mereka. Dampakperekonomian masyaralat nelayan di Desa Banabungi yakni; penggunaan alat transportasi berupakapal motor dalam penangkapan ikan mampu meningkatkan hasil tangkapan ikannya. Di bidangpendidikan, masyarakat sudah mampu menyekolahkan anak-anaknya hingga perguruan tinggi.Penggunaan teknologi berupa handphone juga membantu masyarakat nelayan dalam memasarkanhasil tangkapan ikannya sehingga mobilitas nelayan semakin tinggi. 
Penerapan Model Lesson Study dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika Melalui Permainan Tradisional di Sekolah Dasar Negeri 08 Kampung Rempak Roliah, Roliah; Nasution, Nurliana; Marwa, Marwa
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.3136

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar matematika siswa dan profesionalisme guru melalui penerapan model lesson study berbasis permainan tradisional di SDN 08 Kampung Rempak. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dalam dua siklus. Subjek penelitian terdiri dari siswa kelas IV dan V serta guru kelas tinggi yang tergabung dalam komunitas belajar “SeRempak Delapan”. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, dan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model lesson study yang dilaksanakan secara kolaboratif mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran matematika secara signifikan. Hal ini ditunjukkan melalui peningkatan rata-rata nilai siswa dari siklus I ke siklus II, yang terbukti secara statistik melalui uji Paired Samples t-Test. Permainan tradisional seperti galah panjang, batu berimbang, dan statak digunakan sebagai media pembelajaran yang membantu siswa memahami konsep matematika secara konkret dan menyenangkan. Selain itu, keterlibatan guru dalam merancang, mengimplementasikan, dan merefleksikan pembelajaran menunjukkan peningkatan kompetensi pedagogik dan sikap profesional. Komunitas belajar guru yang terbentuk selama proses lesson study juga berkontribusi terhadap penguatan kolaborasi, komunikasi horizontal, serta pengembangan kurikulum berbasis budaya lokal. Dengan demikian, model lesson study berbasis permainan tradisional tidak hanya meningkatkan hasil belajar siswa tetapi juga menjadi strategi pengembangan profesional guru yang berkelanjutan dan relevan dengan konteks sekolah dasar.
SYSTEMATIC LITERATUR REVIEW: PENDEKATAN INOVATIF DALAM MENGATASI KESULITAN BELAJAR MATEMATIKA Kurniawan, Ilham; irmawati, irmawati; Saridewi, Atika; Marwa, Marwa; Mirna, Mirna; Nurmawansa, Nurmawansa
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 10 No. 4 (2025): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v10i4.7063

Abstract

Kesulitan belajar matematika merupakan tantangan serius dalam sistem pendidikan Indonesia yang memerlukan pendekatan inovatif untuk mengatasinya. Penelitian ini mengkaji literatur terkait berbagai pendekatan inovatif yang telah dikembangkan untuk mengatasi kesulitan belajar matematika siswa. Melalui analisis sistematis terhadap 15 artikel penelitian dari jurnal nasional dan internasional yang diterbitkan antara 2020-2024, penelitian ini mengidentifikasi lima pendekatan inovatif utama: teknologi pembelajaran digital dan adaptif, pembelajaran berbasis permainan (gamifikasi), pendekatan design thinking, pembelajaran diferensiasi, dan manipulatif visual dan hands-on learning. Hasil menunjukkan bahwa pendekatan teknologi digital menunjukkan efektivitas tertinggi dengan peningkatan hasil belajar hingga 65%, diikuti oleh gamifikasi (58%) dan pendekatan manipulatif (52%). Namun, implementasi masih menghadapi tantangan seperti keterbatasan infrastruktur, kurangnya pelatihan guru, dan kesenjangan akses teknologi. Penelitian merekomendasikan pengembangan model pembelajaran hibrid yang mengintegrasikan berbagai pendekatan inovatif dengan mempertimbangkan konteks lokal dan karakteristik siswa Indonesia.
The Correlation Between Students' Affective Factors And Speaking Ability at SMP IT Tahfizh Al Ikram Bengkalis In The Academic Year of 2024/2025 Nazira, Nazira; Marwa, Marwa; Junaidi, Junaidi
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 6: Oktober 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i6.12420

Abstract

This research is motivated by the low English speaking ability of students at SMP IT Tahfizh Al Ikram Bengkalis, which hinders their participation in academic activities such as discussions and presentations. Considering the importance of affective factors—namely self-confidence, motivation, and anxiety—in the language acquisition process, this study aims to analyze the relationship between these factors and students' speaking ability. The method used is quantitative with a correlational design, involving 42 eighth-grade students selected through a purposive sampling technique. The research instruments were a standardized questionnaire and a speaking test. The results showed that there was no statistically significant relationship between students' affective factors and speaking ability, even though students' motivation and confidence were at a high level. Based on these results, it is recommended that educators prioritize efforts to reduce speaking anxiety by creating a supportive learning environment and using a variety of speaking activities. Future research is recommended to explore other variables such as linguistic competence, learning strategies, and exposure to English outside the classroom to find stronger predictive factors for speaking ability.