Permata, Resi Shaumia Ratu Eka
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Psychological Capital Psychoeducation for Persons with Disabilities in Kediri Regency (PDKK): Psikoedukasi Psychological Capital pada Penyandang Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK) Sulistiyaningsih, Retno; Permata, Resi Shaumia Ratu Eka; Hidajat, Helga Graciani; Nurochim, Alifia Damara; Ulumiyah, Najmil; Mubarok, Ali Syahidin; Rozi, Choirul
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 3 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i3.19591

Abstract

Penyandang disabilitas masih dianggap sebagai pihak yang memiliki keterbatasan yang menyebabkan penyandangnya menjadi tidak percaya diri. Hal ini berakibat pada kemandirian penyandang disabilitas yang bergantung pada orang lain, padahal mereka hanya memiliki keterbatasan, bukan ketidakmampuan secara menyeluruh. Pengabdian ini berupaya menggali potensi dari dalam diri penyandang disabilitas yang tergabung di Penyandang Disabilitas Kabupaten Kediri (PDKK). Penggalian potensi yang dilakukan menggunakan metode eksperimen dengan memberikan psikoedukasi tentang psychological capital atau modal psikologis sebagai upaya internal pengenalan diri dan potensi diri yang dimiliki masing-masing individu. Hasil dari pengabdian menunjukkan adanya perubahan pengetahuan tentang psychological capital pada masing-masing individu. Peserta pengabdian juga diberikan kesempatan untuk melakukan identifikasi potensi diri yang dimiliki berdasarkan materi tentang psychological capital. Pengabdian ini menunjukkan pengenalan dan penggalian potensi diri pada penyandang disabilitas menjadi salah satu pintu untuk melakukan pemberdayaan pada penyandang disabilitas.
Implementasi Pendidikan Inklusif di PAUD Fatmawiyati, Jati; Permata, Resi Shaumia Ratu Eka
Flourishing Journal Vol. 2 No. 8 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i82022p567-582

Abstract

Abstract: PAUD education is held to provide opportunities for children with special needs to obtain learning on a par with normal children. PAUD education also helps children with special needs to be able to develop their potential as much as possible. This study aims to determine the implementation of inclusive education in PAUD ACR in terms of the principles of implementing PAUD inclusive education established by the Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. This research uses a qualitative approach. The results showed that the implementation of PAUD ACR was in accordance with the principles of PAUD education including those contained in the Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif from the Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. The principles of providing education at PAUD ACR are quite consistent with the principles of curriculum development, learning principles, infrastructure, learning evaluation, procedures for admitting students with special needs, human resources, the ratio of students with special needs in study groups, parental involvement, and evaluating the implementation of inclusive PAUD. Abstrak: Pendidikan inklusif pada lembaga PAUD diselenggarakan sebagai upaya untuk memberikan kesempatan kepada anak berkebutuhan khusus untuk memperoleh pembelajaran yang setara dengan anak reguler lainnya serta memungkinkan anak untuk dapat menyalurkan potensi yang dimilikinya sedini mungkin. Tujuan penelitian ini yakni untuk mengetahui penyelenggaraan pendidikan inklusif di PAUD ACR ditinjau dari prinsip-prinsip penyelenggaraan pendidikan PAUD inklusif yang ditetapkan oleh Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Pendekatan penelitian deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara serta didukung dokumentasi. Data pada penelitian ini dianalisis dengan cara reduksi data, model data dan penarikan kesimpulan. Subjek penelitian ini antara lain kepala sekolah PAUD ACR, Guru Penanggung Jawab Kelas, serta wali murid. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyelenggaraan PAUD ACR telah cukup sesuai dengan prinsip-prinsip penyelenggaraan pendidikan PAUD inklusif yang tertuang dalam Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini Inklusif dari Direktorat Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini. Prinsip yang cukup sesuai mulai dari penyusunan kurikulum, prinsip pembelajaran, sarana prasarana evaluasi pembelajaran, prosedur penerimaan siswa ABK, sumber daya manusia, rasio siswa ABK dalam rombongan belajar, keterlibatan orangtua, serta evaluasi penyelenggaraan PAUD Inklusif.
Dinamika Perkembangan Anak ditinjau dari Dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) Permata, Resi Shaumia Ratu Eka
Flourishing Journal Vol. 2 No. 9 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um070v2i92022p616-624

Abstract

Abstract: Domestic Violence (KDRT) is the behavior of hurting and injuring physically and psychologically or emotionally which can result in unwanted pain and distress by the injured party within the scope of the family, namely the relationship between husband and wife, children, people living in the same house, as well as to other family members. The purpose of this study is to determine the dynamics of child development in terms of the impact of Domestic Violence (KDRT), especially on children's cognitive, language and socio-emotional development. The research method uses a systematic literature review based on research for the last 10 years (2013-2023). The results of the study found that the domestic violence by parents had a negative impact on all aspects of the dynamics of children's development, both from cognitive, socio-emotional and language development. It can be concluded that domestic violence has a serious influence on the dynamics of child development. Intervention measures such as cognitive behavioral therapy for the recovery of traumatic experiences can be carried out in collaboration between the child and his caregiver. In addition, parents can take preventive actions as an effort to prevent domestic violence in their children's environment by applying positive parenting patterns. Abstrak: Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) merupakan perilaku menyakiti dan mencederai secara fisik dan psikis atau emosional yang dapat mengakibatkan adanya rasa sakit serta distress yang tidak dikehendaki oleh pihak yang disakiti dalam ruang lingkup keluarga, yakni hubungan antar pasangan suami istri, anak, orang tinggal serumah, maupun kepada anggota keluarga lainnya. KDRT memberikan dampak terhadap berbagai aspek perkembangan anak, serta memiliki kerentanan untuk mengalami gangguan stress, depresi, dan trauma. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dinamika perkembangan anak ditinjau dari dampak Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT), khususnya pada perkembangan kognitif, bahasa, dan sosio-emosional anak. Metode penelitian menggunakan systematic literature review berdasarkan penelitian 10 tahun terakhir (2013-2023). Hasil penelitian dapat ditemukan bahwa perilaku kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan orangtua memberikan dampak yang buruk pada semua aspek dinamika perkembangan anak, baik dari perkembangan kognitif, sosio-emosional, dan bahasanya. Hal ini dapat disimpulkan bahwa KDRT memberikan pengaruh yang serius pada dinamika perkembangan anak. Tindakan intervensi seperti terapi kognitif perilaku untuk pemulihan pengalaman traumatis dapat dilakukan dengan kerjasama antara anak dan pengasuhnya. Selain itu, tindakan preventif dapat dilakukan oleh orangtua sebagai upaya menghindari terjadinya kekerasan dalam rumah tangga dalam lingkungan anak dengan menerapkan pola pengasuhan yang positif.