Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Building a mentally healthy generation: Stress management approaches for students at SMPN 13 Surakarta Syifa', Farichah Nurus; Indratama, Inmas; Sholikhah, Tri Pujiati; Japar, Muhammad
Community Empowerment Vol 10 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/ce.12364

Abstract

Adolescents who experience stress and are unable to cope with it are at risk of experiencing various negative impacts. Therefore, the development of a stress management program is essential. The purpose of this community service is to enhance students' understanding of stress and its management techniques, enabling them to manage stress more effectively. The method used in this service consists of three stages: preparation, implementation, and evaluation. This activity includes socialization on stress, stress management, and the use of journaling as a stress reduction medium. The results of this activity include the identification of stress-causing factors, such as traumatic experiences, pressure from others, family problems, unhealthy situations, and so on. Nevertheless, several positive impacts were observed after the activity, such as increased knowledge about stress and appropriate ways to manage it.
PROSES MENEMUKAN KEBERMAKNAAN HIDUP PADA DANAR AND THE BLANGKON Syifa', Farichah Nurus; Nilawaty, Azzah
Psikoislamedia: Jurnal Psikologi Vol. 9 No. 2 (2024): PSIKOISLAMEDIA: JURNAL PSIKOLOGI
Publisher : Fakultas Psikologi, Universitas Islam Negeri (UIN) Ar Raniry Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22373/psikoislamedia.v9i2.23236

Abstract

Proses menuju kebermaknaan hidup dimulai dari keadaan tanpa arti menjadi memiliki makna. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menggambarkan bagaimana proses pencarian makna hidup pada Danar and the Blangkon. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif fenomenologi. Dua anggota Danar and the Blangkon menjadi informan penelitian yang diwawancarai secara semi terstruktur. Keduanya memiliki masa lalu yang kelam dan berbeda agama. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan Miles and Huberman dan validitas ditentukan melalui memberchecking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Danar and the Blangkon mengalami ketidakbermaknaan saat bekerja di dunia malam. Namun, mereka tidak pasif dalam kondisi tersebut dan berusaha untuk mencari makna. Danar and the Blangkon memutuskan untuk keluar dari pekerjaan dunia malam dan mengevaluasi diri. Evaluasi diri Danar and the Blangkon dimulai saat D1 bertemu seorang ustaz dan D2 bertemu dengan seorang pastor. Kedua informan memperoleh nilai khusus dari perubahan kondisinya. Salah satu personil memperoleh nilai sak madyane sehingga tidak berambisi pada duniawi dan personil satunya memperoleh nilai ati menep yang membuatnya dapat mengontrol diri sehingga dapat menyikapi permasalahan dengan bijak. Dengan demikian Danar and the Blangkon yang memiliki masa lalu yang kelam mampu menemukan kebermaknaan hidup dan meningkatkan nilai diri melalui proses refleksi dan keterlibatan dalam aktivitas positif.  Implikasi penelitian ini adalah mengembangkan resiliensi diri, dukungan sosial, dan spiritualitas untuk membantu seseorang yang mengalami pengalaman yang kelam dalam menemukan makna hidup dan membentuk nilai diri mereka.
Mengkritisi Pernikahan Dini Remaja Melalui Metode Diskusi Kelompok Terfokus pada Siswa Menengah di Solo Raya Pambuka, Fian Rizkyan Surya; Anganthi, Nisa Rachmah Nur; Indratama , Inmas; Handayani, Ninuk Dwi Puspa; Faizah, Nihayatul; Pratama, Kukuh Yudha; Syifa', Farichah Nurus; Madina, Moh Wahyu
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 4 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i4.19657

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah mengkritisi pernikahan dini remaja melalui metode focus group discussion (FGD) yang terfokus pada siswa menengah di Solo Raya. Tujuan dilaksanakannya pengabdian masyarakat dengan tema “Generasi Cinta: Menggenggam Masa Depan Dengan Bijak Dalam Pernikahan” adalah meningkatkan pemahaman dan melatih berpikir kritis terakait fenomena pernikahan dini. Metode menggunakan focus group discussion (FGD), yang dilakukan dalam tiga tahap yaitu pra-FGD, Pelaksanaan FGD, dan pasca-FGD. Peserta berjumlah 35 siswa yang terdiri dari: SMA dan SMP umum (sederajat); 2) SMA dan SMP yang berbasis boarding school atau pondok pesantren. Hasil dari kegiatan pengabdian masyarakat adalah siswa-siswi memiliki pengetahuan terkait pernikahan dini dalam tiga perspektif yaitu psikologi, kesehatan, dan Islam (hukum positif), serta memiliki daya kritis dalam mengambil sikap terhadap problematika pernikahan dini secara tepat. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa metode FGD tepat untuk dijadikan media dalam mensosialisasikan dan menginternalisasikan problema remaja seperti pernikahan dini. Implikasi kegiatan adalah perlunya menggunakan metode yang tepat dan menarik untuk menginformasikan isu-isu remaja, agar remaja tertarik untuk mengikuti dan menerapkan dalam kehidupan mereka.
Self-control as a mediator of the effects of smartphone addiction and peer attachment on adolescent phubbing behavior Syifa', Farichah Nurus; Sri Lestari
Indonesian Psychological Research Vol. 8 No. 1 (2026): Indonesian Psychological Research
Publisher : Program Studi Psikologi UIN Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29080/ipr.v8i1.1443

Abstract

Phubbing, defined as disregarding ongoing social interactions by directing attention to a cellphone, has been associated with various negative consequences, including adverse physical and psychological outcomes and a decline in the quality of adolescents’ social relationships. Although phubbing has attracted considerable scholarly attention, research that explores the personal and environmental factors contributing to this behavior remains limited. This study aims to investigate the role of self-control in mediating the effect of smartphone addiction and peer attachment on phubbing behavior among adolescents. Using multistage cluster sampling technique, data were collected from 260 adolescents using the Phubbing Scale, the Smartphone Addiction Scale Short Version (SAS SV), the Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA), and the Brief Self Control Scale (BSCS). Path analysis was applied to examine the relationships among variables. The results showed that self-control significantly mediated the relationship between smartphone addiction, peer attachment and adolescent phubbing behavior. These findings highlight the central role of self-control in explaining how personal characteristics and environmental influences contribute to phubbing. The study underscores the importance of fostering self-control as a crucial factor in reducing phubbing behavior among adolescents, thereby supporting the development of warm and meaningful social relationships.