Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Pengelolaan Dana Desa dalam Pembangunan Infrastruktur di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung Mufidah, Anggun Trisna; Diniati, Bintis Ti’anatud; Nafiroh, Bibit Isro’ul; Agustin, Nazala Anzareina; Sari, Cindy Puspita
Balance : Jurnal Akuntansi dan Manajemen Vol. 4 No. 3 (2025): Desember 2025
Publisher : Lembaga Riset Ilmiah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59086/jam.v4i3.1202

Abstract

Pengelolaan Dana Desa kerap menghadapi kendala operasional yang berdampak pada pelaksanaan pembangunan infrastruktur di tingkat desa. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengelolaan Dana Desa di Desa Waung, Kecamatan Boyolangu, Kabupaten Tulungagung serta mengidentifikasi hambatan utama yang muncul dalam pelaksanaannya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, penelitian ini menemukan bahwa meskipun mekanisme pengelolaan telah mengikuti tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban, implementasi di lapangan masih menghadapi sejumlah persoalan. Hambatan yang menonjol meliputi keterlambatan pencairan dana, kendala administrasi dan pelaporan oleh Tim Pelaksana Kegiatan (TPK), keterbatasan kapasitas sumber daya manusia, serta ketidaksesuaian antara standar upah dalam juknis dengan kondisi aktual. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa pemetaan hambatan operasional secara rinci berbasis temuan lapangan, yang selama ini jarang diungkap dalam kajian terkait pengelolaan Dana Desa. Temuan ini diharapkan memberikan manfaat praktis bagi pemerintah desa dan pemangku kebijakan daerah dalam merumuskan strategi peningkatan kapasitas dan perbaikan tata kelola pembangunan desa.   The management of Village Funds often encounters operational challenges that affect the implementation of infrastructure development at the village level. This study aims to describe the process of Village Fund management in Waung Village, Boyolangu District, Tulungagung Regency, and to identify the main obstacles that arise during its implementation. Using a descriptive qualitative approach through interviews, observations, and documentation, the study found that although the management mechanisms follow the stages from planning to accountability, the implementation in the field still faces several issues. The prominent obstacles include delays in fund disbursement, administrative and reporting challenges experienced by the Activity Implementation Team (TPK), limited human resource capacity, and discrepancies between the wage standards outlined in technical guidelines and actual conditions. This study contributes by providing a detailed mapping of operational constraints based on field findings, an aspect that has been rarely highlighted in previous research on Village Fund management. These findings are expected to offer practical benefits for village governments and regional policymakers in formulating strategies to enhance capacity and improve governance in village development  
PENGARUH PDRB UPAH MINIMUM PENGANGGURAN DAN JUMLAH PENDUDUK TERHADAP PENYERAPAN TENAGA KERJA DI JAWA TIMUR Andhika, Gading Arya; Husna, Intan Samrotul; Utami, Jesymalika; Diniati, Bintis Ti’anatud
Al-Idarah Vol 6 No 2 (2025): Al-Idarah : Jurnal Manajemen dan Bisnis Islam
Publisher : Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam Universitas Ibrahimy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35316/idarah.2025.v6i2.287-305

Abstract

Penelitian ini menganalisis pengaruh Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Upah Minimum, Pengangguran, dan Jumlah Penduduk terhadap Penyerapan Tenaga Kerja di kabupaten/kota di Jawa Timur pada tahun 20182024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan analisis regresi linier berganda, studi ini mengolah data sekunder. Hasil perhitungan regresi di uji dengan uji t dan uji F (Silmultan) yang menunjukkan hasil bahwa PDRB dan Pengangguran berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Sedangkan variabel Upah Minimum dan Jumlah Penduduk tidak berpengaruh signifikan terhadap penyerapan tenaga kerja. Namun, secara simultan, PDRB, Upah Minimum, Pengangguran, dan Jumlah Penduduk secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap Penyerapan Tenaga Kerja, dengan ditunjukkan nilai signifikansi sebesar 0.000000 (< 0.05) maka dapat dikatakan bahwa variabel independen mampu menjelaskan besarnya variabel dependen Penyerapan Tenaga Kerja.