Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI METODE CERTAINTY FACTOR PADA SISTEM CERDAS PEMANTAUAN STRES MAHASISWA BERBASIS PERCEPTIONS OF ACADEMIC STRESS Aryawan, I Komang Budi Mas; Arimbawa, I Gusti Ngurah Putra; Jayarana, I Gede Nyoman Agung; Adh, Igkg Puritan Wijaya
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.30969

Abstract

Tuntutan akademik yang tinggi, ujian, tugas, dan persaingan yang meningkat terus-menerus dapat mempengaruhi kesehatan fisik, mental, dan hasil akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan metode faktor kepastian (certainty factor) pada sebuah sistem cerdas pemantauan stres mahasiswa dan mengetahui hasil pemantauan tersebut. Metode penelitian memiliki beberapa tahapan, yaitu: (1) Pengumpulan Data, (2) Pengembangan Sistem, dan (3) Evaluasi Sistem. Populasi penelitian adalah mahasiswa semester akhir ITB STIKOM Bali dengan sampel penelitian sebanyak 95 orang. Hasilnya, pengujian fungsionalitas sistem menggunakan metode pengujian blackbox berfungsi sesuai harapan (valid). Selanjutnya, hasil pemantauan dengan melakukan diagnosa kategori stres pada sistem yang merujuk pada pernyataan Perceptions of Academic Stress (PAS) adalah sebagai berikut: kategori stres Perceptions of Workload and Examinations memiliki jumlah diagnosa terbanyak yaitu 45 orang atau 12% dengan nilai faktor kepastian (certainty factor) 91%, kategori stres Time Restraints 32 orang atau 34% dengan nilai faktor kepastian 78%, kategori stres Pressures to Perform 11 orang atau 12% dengan nilai faktor kepastian 86% dan kategori stres Self-perceptions 7 orang atau 7% dengan nilai faktor kepastian 85%.
PKM: Peningkatan Disiplin Kehadiran Siswa dan Inovasi Pembelajaran Guru Berbasis Teknologi di SMK TI Bali Global Jimbaran Aryawan, I Komang Budi Mas; Cipta, I Putu Agus Eka Yatna; Arimbawa, I Gusti Ngurah Putra
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 4 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i4.8442

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan untuk mengatasi rendahnya kedisiplinan siswa dan minimnya inovasi pembelajaran di SMK TI Bali Global Jimbaran. Ketidakhadiran siswa mencapai 8–10% per hari dengan keterlibatan orang tua yang masih rendah. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kedisiplinan melalui sistem monitoring kehadiran berbasis chatbot dengan notifikasi otomatis kepada orang tua, serta meningkatkan kompetensi guru dalam pemanfaatan teknologi pendidikan seperti Canva dan ChatGPT. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pengembangan aplikasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan penurunan signifikan pada absensi tanpa keterangan (90,91%) dan izin (81,25%), serta peningkatan nilai kompetensi guru dari 31,18 menjadi 91,76 setelah pelatihan. Penerapan chatbot terbukti efektif memperkuat komunikasi sekolah–orang tua, sementara pelatihan teknologi kreatif meningkatkan profesionalisme guru. Secara keseluruhan, program ini berkontribusi positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan layak direplikasi di sekolah lain.
ANALISA PERBANDINGAN METODE CERTAINTY FACTOR DAN DEMPSTER-SHAFER PADA SISTEM IDENTIFIKASI GANGGUAN JIWA MAHASISWA Aryawan, I Komang Budi Mas; Rahardian, Rifky Lana; Arimbawa, I Gusti Ngurah Putra
JIPI (Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pembelajaran Informatika) Vol 10, No 4 (2025)
Publisher : STKIP PGRI Tulungagung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/jipi.v10i4.9432

Abstract

Gangguan jiwa pada mahasiswa sering kali tidak terdeteksi pada tahap awal, sehingga berpotensi memengaruhi kinerja akademik maupun kehidupan sosial mereka. Mengingat urgensi intervensi yang akurat dan tepat waktu, diperlukan sistem identifikasi yang andal untuk mengenali gejala gangguan jiwa. Penelitian ini menghadirkan sistem identifikasi berbasis web yang menerapkan metode Certainty Factor (CF) dan Dempster-Shafer (DS) untuk menilai tingkat keyakinan dalam identifikasi gangguan jiwa. Tujuan penelitian ini adalah membandingkan hasil yang dihasilkan oleh CF dan DS dalam mengidentifikasi gangguan jiwa pada mahasiswa. Sistem dikembangkan menggunakan model Rapid Application Development (RAD), dengan metodologi penelitian yang terstruktur melalui lima tahapan: (1) menentukan populasi dan pengambilan sampel, (2) pengumpulan data awal, (3) pengembangan sistem, (4) pengumpulan data identifikasi melalui sistem, dan (5) analisis hasil identifikasi. Responden dipilih melalui simple random sampling dari perguruan tinggi negeri dan swasta di Bali. Sistem divalidasi menggunakan uji black box dan perhitungan algoritmik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa depresi merupakan gangguan yang paling banyak teridentifikasi, terutama pada mahasiswa perguruan tinggi swasta, sedangkan skizofrenia dan psikosis lebih banyak ditemukan pada mahasiswa perguruan tinggi negeri. Meskipun terdapat perbedaan pada beberapa diagnosis individu, secara keseluruhan metode CF dan DS menghasilkan temuan yang konsisten. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi CF dan DS dalam aplikasi berbasis web dapat meningkatkan dukungan diagnostik terhadap permasalahan kesehatan jiwa. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa perbandingan baru metode penalaran berbasis ketidakpastian dalam konteks deteksi dini gangguan jiwa di lingkungan pendidikan tinggi.