Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PENGARUH PERNIKAHAN USIA DINI DALAM PERSPEKTIF ETIKA AKADEMIK DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN GIZI REMAJA Nurhayati, Nurhayati; Arianti, Fika; Alifio, Fadila; Shofa, Ghaitsa Zahira; Hasibuan, Nurhafivi Hafiz; Fadhillah, Fadhillah; Harahap, Indah Intani
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 8 No. 2 (2025): Volume 8 No. 2 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v8i2.48294

Abstract

Pernikahan usia dini, yang didefinisikan sebagai pernikahan sebelum usia 19 tahun, tetap menjadi tantangan besar di Indonesia, dengan dampak signifikan terhadap etika akademik dan kesehatan gizi remaja perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pernikahan usia dini terhadap akses pendidikan dan status gizi remaja, serta mengidentifikasi faktor sosial, budaya, dan ekonomi yang memperkuat dampak negatifnya. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 300 remaja perempuan berusia 15-19 tahun yang telah menikah di wilayah dengan prevalensi pernikahan dini tinggi. Data dikumpulkan melalui kuesioner, pengukuran antropometri, dan analisis laboratorium (kadar hemoglobin). Hasil menunjukkan bahwa pernikahan usia dini berkorelasi signifikan dengan tingginya angka putus sekolah (p=0,001; OR=3,2) dan peningkatan risiko anemia (p=0,003; OR=2,8) serta IMT rendah (p=0,003; OR=2,5). Faktor sosial (tekanan keluarga), budaya (norma perkawinan muda), dan ekonomi (pendapatan rendah) memperburuk dampak tersebut. Penelitian ini merekomendasikan kebijakan pendidikan inklusif, penguatan layanan kesehatan remaja, dan intervensi berbasis komunitas untuk meminimalkan praktik pernikahan dini serta meningkatkan kualitas pendidikan dan kesehatan remaja.
Peran Ideal Intelijen Keimigrasian dan Urgensi Produk Intelijen: Tinjauan Normatif dan Teoretis terhadap Efektivitas Penegakan Hukum Keimigrasian Shofa, Ghaitsa Zahira; Sohirin, Sohirin; Aji, Koesmoyo Ponco
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20888

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ideal intelijen keimigrasian berdasarkan pendekatan normatif dan teori efektivitas hukum Soerjono Soekanto, serta menjelaskan urgensi keberadaan produk intelijen dalam mendukung penegakan hukum keimigrasian yang efektif. Hasil kajian menunjukkan bahwa secara normatif, intelijen keimigrasian tidak hanya berfungsi menangani pelanggaran berat, tetapi juga wajib melakukan pengawasan menyeluruh terhadap seluruh aktivitas keimigrasian. Dalam perspektif efektivitas hukum, produk intelijen yang akurat menjadi elemen kunci penguatan struktur aparat dan sarana pendukung, sehingga tindakan pencegahan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran. Penelitian ini menegaskan bahwa tanpa produk intelijen yang sistematis, pengawasan cenderung bersifat reaktif dan tidak konsisten. Temuan ini memberikan kontribusi konseptual untuk mendorong penguatan fungsi intelijen sebagai instrumen utama pencegahan dan penegakan hukum keimigrasian yang adaptif terhadap tantangan global.
MENINGKATKAN AKTIVITAS, KONSENTRASI DAN HASIL BELAJAR SISWA DALAM MUATAN PPKN MENGGUNAKAN MODEL BALAMUT PADA KELAS V SDN PELAMBUAN 1 Shofa, Ghaitsa Zahira; Hidayat, Ari
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 3 (2024): Vol. 7 No. 3 (2024): Volume 7 No 3 Tahun 2024 (Special Issue)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i3.31967

Abstract

Masalah di kelas V SDN Pelambuan 1 termasuk rendahnya aktivitas dan konsentrasi siswa serta strategi pembelajaran yang kurang tepat. Untuk mengatasi masalah ini, diterapkan model BALAMUT dalam penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan selama empat sesi dengan 24 siswa (10 laki-laki, 14 perempuan). Data kuantitatif dan kualitatif diperoleh melalui tes tertulis dan observasi aktivitas serta konsentrasi siswa. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: aktivitas guru meningkat dari skor 23 (cukup baik) menjadi 38 (sangat baik), aktivitas siswa dari 33% (kurang aktif) menjadi 96% (sangat aktif), dan konsentrasi siswa dari 25% (kurang konsentrasi) menjadi 96% (sangat konsentrasi). Hasil belajar juga meningkat: kognitif dari 38% menjadi 96%, afektif dari 8,33% menjadi 100%, dan psikomotorik dari 16,67% menjadi 100%. Kesimpulannya, model BALAMUT efektif dalam meningkatkan aktivitas, konsentrasi, dan hasil belajar siswa. Disarankan agar hasil penelitian ini digunakan sebagai referensi untuk model pembelajaran yang dapat memperbaiki kualitas pengajaran.
Analisa Permasalahan Kedisiplinan dan Penataan SDM pada UMKM Pabrik Dimsum Qonita Food Store: Pengabdian Muhammad Amin; Chandra, Lianni; Shofa, Ghaitsa Zahira; Saksono, Arif Lukman
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.4049

Abstract

The Community Service Activity (KPB-PKL) aims to identify, analyze, and formulate Human Resource Management (HRM) issues to improve operational efficiency and business performance of the Small Medium Enterprise Qonita Food Store Dimsum Factory. The methodology utilized was a qualitative case study approach through Field Work Practice, relying on primary data collection methods: direct observation and semi-structured interviews with the owner and operational manager. Findings consistently revealed two critical HR constraints. First, a high degree of indiscipline regarding operational staff working hours, severely impacting the required consistency for B2B frozen food production. Second, limitation in specialized personnel, forcing the owner to handle crucial strategic non- production tasks like digital marketing. The cumulative impact includes decreased internal efficiency, heightened risk of failing to meet B2B client deadlines, and stunted market growth. The resulting solutions focus on strictly restructuring and enforcing working hours, establishing explicit job separation between administrative and service roles, and intensifying managerial supervision to cultivate a sustainable culture of work discipline.