Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

THE CADETS' ENGLISH COMPETENCE AND THEIR COMMUNICATION PROBLEMS IN THE INTERNATIONAL ONBOARD TRAINING: A CASE STUDY AT POLITEKNIK ILMU PELAYARAN MAKASSAR Palayukan, Novianty; Asnur; Fathir, Muh; Hasyari, Mutmainnah
EXPOSURE : JURNAL PENDIDIKAN BAHASA INGGRIS Vol. 14 No. 1 (2025): Exposure
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/wzx08c82

Abstract

In the international onboard training, the cadets must be able to have good and effective English communication. It is due to the operational communication on the ship that must be delivered in English. However, several cadets possessed some communication problems when delivering English communication during the operation of the ship. This study aimed to investigate (1) the English competence of Indonesian seafaring cadets, (2) the communication challenges they faced during international onboard training, and (3) the proposed solutions to these challenges. The research employed a mixed-methods approach at Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar (PIP Makassar), involving 29 cadets who recently completed international onboard training. The data were gathered through documentation, open-ended questionnaires, and in-depth interviews. English competence was assessed using descriptive statistical analysis, while communication problems and solutions were analyzed using the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana (2014). Findings showed that cadets encountered physical (unclear radio conversations), linguistic (use of substandard English), psychological (lack of confidence), and cultural barriers (different communication styles), despite generally good English competence. Proposed solutions include habituating radio conversations, improving confidence, and adapting globally to various linguistic and cultural communication styles.
DETERMINAN KEJADIAN ISPA PADA BALITA DI PUSKESMAS RIAS 2024 Asnur; Lestari, Indri Puji; Nurvinanda, Rezka
Jurnal Penelitian Keperawatan Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Penelitian Keperawatan
Publisher : STIKES RS Baptis Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32660/jpk.v12i1.857

Abstract

Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada balita di negara berkembang. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu, status imunisasi, dan status merokok anggota keluarga dengan kejadian ISPA pada balita di wilayah kerja Puskesmas Rias tahun 2024. Desain penelitian menggunakan deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 75 ibu yang memiliki balita, dipilih menggunakan teknik total sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tervalidasi yang mengukur karakteristik responden, tingkat pengetahuan ibu, status imunisasi, dan status merokok anggota keluarga. Analisis data menggunakan uji univariat dan bivariat dengan Chi-Square pada taraf signifikansi 0,05 menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi ISPA mencapai 70,7%. Uji Chi-Square menghasilkan p-value untuk tingkat pengetahuan ibu sebesar 0,037 (OR 3,583; 95% CI: 1,211-10,606), status imunisasi sebesar 0,037 (OR 3,583; 95% CI: 1,211-10,606), dan status merokok anggota keluarga sebesar 0,000 (OR 31,250; 95% CI: 9,746-100,224). Semua nilai p-value < 0,05 mengindikasikan hubungan signifikan. Paparan asap rokok menunjukkan asosiasi terkuat dengan risiko 31 kali lebih tinggi. Kesimpulannya, tingkat pengetahuan ibu, status imunisasi, dan paparan asap rokok merupakan determinan signifikan kejadian ISPA pada balita, dengan paparan asap rokok sebagai faktor risiko dominan yang memerlukan prioritas intervensi.