Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Etika dan Akhlak Dalam Bisnis Islam Sufiani Zahra; A. Anggie Zabrina Arief; Muh. Afta Noer; Aulia Ananda Putri; Supriadi
TAFAQQUH Vol. 7 No. 1 (2022): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/fwfvtq54

Abstract

This study aims to explore a profound understanding of Business Ethics in the context of Islam, focusing on the moral values and ethics outlined in the Quran and Hadith. The method employed includes the analysis of Islamic religious texts and relevant literature discussing economic and business concepts from an Islamic perspective. The findings of this study indicate that Islamic business ethics entail not only compliance with legal rules or avoidance of unethical behavior, but more deeply, grounding business activities in moral values such as honesty, justice, and social responsibility. A key contribution of this research is providing a better understanding of how Islamic business ethics can serve as a guide for business practitioners to foster positive relationships with society and promote sustainable development within the framework of a global economy.
Peran Ilmu Qira’at Al-Qur’an dalam Pengambilan Hukum Sufiani Zahra; Halimah Basri; Nasrullah Bin Sapa
TAFAQQUH Vol. 9 No. 2 (2024): Tafaqquh : Jurnal Hukum Ekonomi Syariah dan Ahwal Syahsiyah
Publisher : STIS DAFA MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70032/v8z0j353

Abstract

Studi ini bertujuan untuk menggali pemhaman mendalam terkait ilmu qiraat al-quran.Ilmu Qira'at Al-Qur'an adalah ilmu yang mempelajari cara pengucapan Al-Qur'anyang berbeda-beda antara satu imam dengan imam qira'at lainnya. Ilmu ini jugamempelajari cara penyampaian kata-kata Al-Qur'an. Qira'at merupakan cabang ilmuUlum Al-Qur'an yang memiliki peran penting dalam kajian ilmu keislaman. Ilmu inimeneliti keabsahan nas Al-Qur'an dari segi pengucapan dan tulisan. Metode yangdigunakan adalah analisis teks-teks serta literatur terkait yang membahas konsep –konsep terkait ilmu qiraat al-quran. Dengan tujuan, untuk memberikan kontribusidalam pemhaman ilmu qiraat di masyarakat luas.
Pemikiran Ekonomi Bani Saljuk: Dari Pertanian Ke Perdagangan Internasional Sufiani Zahra; Mukhtar Lutfi; Nasrullah Bin Sapa
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 3 (2025): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Jurnal ini mengeksplorasi peran pertanian dan perdagangan internasional pada masa Daulah Bani Saljuk dalam konteks perkembangan ekonomi dan sosial. Pertanian menjadi pilar utama perekonomian dengan penerapan teknik irigasi yang inovatif dan pengelolaan lahan yang efisien, sehingga meningkatkan hasil panen dan ketersediaan pangan. Kebijakan pemerintah yang mendukung sektor pertanian, termasuk pengurangan pajak, mendorong pertumbuhan pasar lokal. Sementara itu, perdagangan internasional berkembang pesat melalui jalur perdagangan strategis yang menghubungkan Timur dan Barat. Berbagai komoditas, seperti rempah-rempah, tekstil, dan barang berharga, diperdagangkan, memperkuat hubungan antarbudaya. Pedagang berperan sebagai penghubung antara berbagai komunitas, menciptakan jaringan yang mendukung pertukaran ide dan teknologi. Penelitian ini menunjukkan bahwa interaksi antara pertanian dan perdagangan internasional bukan hanya memengaruhi ekonomi, tetapi juga memperkaya aspek sosial dan budaya masyarakat Bani Saljuk.
Ayat-Ayat Terkait Akad Transaksi: Kajian Tematik Dalam Perspektif Ekonomi Islam Sufiani Zahra; Muh Affandi; Rahman Ambo Masse; Nasrullah Sapa
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Contracts are the main foundation in all forms of muamalah transactions in Islam. The Qur'an as the main source of Islamic teachings has provided clear guidance regarding the principles and rules governing various types of contracts. This study aims to examine the verses of the Qur'an that are directly related to transaction contracts, both general and specific to certain types of transactions such as buying and selling, debts, and cooperation. The method used in this study is a qualitative study with a thematic interpretation approach (maudhu'i). The results of the study show that the Qur'an not only regulates the validity of contracts, but also guarantees justice, transparency, and willingness in transactions. This study is expected to be a conceptual reference in building a fair and sustainable Islamic economic system.
Digitalisasi Perbankan Syariah dalam Meningkatkan Kepercayaan Nasabah Bank Syariah Indonesia (BSI) KC Makassar Supriadi; Sufiani Zahra; Muhammad Sabian Rafif
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 3 No 6 (2025): 2025
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v3i6.2812

Abstract

Fenomena penelitian ini adalah transformasi digital perbankan syariah di Bank Syariah Indonesia (BSI) yang memberi kemudahan, kecepatan, dan efisiensi transaksi melalui BSI Mobile. Isu yang muncul yaitu rendahnya pemahaman masyarakat tentang layanan syariah, risiko keamanan digital, serta persaingan dengan bank konvensional. Penelitian ini menyoroti bagaimana digital banking BSI membangun kepercayaan nasabah sekaligus memperkokoh eksistensi perbankan syariah di era modern. Tujuan penelitian ini adalah untuk menelaah bagaimana layanan digital banking di BSI mampu memfasilitasi kebutuhan transaksi nasabah serta mengidentifikasi kontribusinya dalam membangun kepercayaan terhadap layanan perbankan syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berlandaskan postpositivisme dengan peneliti sebagai instrumen utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan layanan digital banking di BSI KC Makassar melalui BSI Mobile memudahkan nasabah dalam membuka, memperbarui, hingga menutup rekening secara digital dengan verifikasi sidik jari dan identitas. Digitalisasi ini meningkatkan efisiensi, keamanan, dan kenyamanan transaksi sekaligus memperkuat kepercayaan nasabah melalui unsur kompetensi, kebaikan hati, dan integritas yang saling melengkapi sehingga membangun loyalitas nasabah serta memperkokoh eksistensi perbankan syariah di era digital. Implikasinya, BSI perlu terus memperkuat teknologi, keamanan, dan inovasi layanan agar kepercayaan nasabah tetap terjaga.
The Advantages of Sharia Value Added Business in Realizing the Sustainability of Traditional Enterprises in Gattareng Village Sufiani Zahra; Muhammad Wahyuddin Abdullah; Supriadi; Mukhtar Lutfi; Amiruddin
Al-Kharaj: Journal of Islamic Economic and Business Vol. 8 No. 2 (2026): SettingsVol. 8 No. 1 (2026): All articles in this issue include authors from 3
Publisher : LP2M IAIN Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/kharaj.v8i2.9932

Abstract

This study aims to analyze the advantages of sharia value-added business in realizing the sustainability of traditional enterprises in Gattareng Village. This research employs a qualitative approach using a field study method involving traditional business actors, such as gogos sellers, banana sellers, and agricultural middlemen. The data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were then analyzed descriptively from the perspective of sharia value-added principles. The results of the study indicate that the implementation of sharia principles in traditional businesses not only generates economic value but also forms mental, social, and spiritual values that simultaneously strengthen business sustainability. Sharia value-added is manifested through honesty, fairness in pricing, transparency, social responsibility, and adherence to halal principles, which help build trust as a primary form of social capital. The integration of spiritual values, including the concept of Manunggaling Kawula Gusti, emphasizes that economic activities are understood as a form of devotion to God, giving rise to inner peace, blessings in business, and harmonious social relations. The business advantages obtained are multidimensional, encompassing financial profit, public trust, inner satisfaction, and the sustainability of business relationships. This study concludes that sharia value-added constitutes a holistic business paradigm and has the potential to serve as a foundation for the sustainability of traditional enterprises, particularly in rural areas, within the framework of a just, ethical, and sustainable Islamic economy.