Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN DALAM SUATU PERUSAHAAN Zahra Anggi Atikaningtyas; Syhartika Damayanti; Liah Amelia; Ahmad Gunawan
Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi Vol. 13 No. 5 (2025): Musytari : Jurnal Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.8734/musytari.v13i5.9694

Abstract

Kinerja karyawan sangat dipengaruhi oleh tingkat motivasi kerja mereka. Kinerja individu juga sangat dipengaruhi oleh tingkat dorongan intrinsik seseorang di tempat kerja. Sebagai sarana untuk meningkatkan interaksi sosial, sangat disarankan agar karyawan memupuk hubungan positif dengan rekan kerja mereka. Mereka diminta untuk berkonsultasi dengan rekan kerja mereka sebelum membuat penilaian apa pun ketika dihadapkan dengan masalah di tempat kerja. Selain itu, pekerja harus mengakomodasi kepribadian dan gaya satu sama lain dan harus menghargai masukan dari rekan kerja saat melakukan pekerjaan mereka. Meningkatkan kinerja secara signifikan merupakan kekuatan pendorong untuk evaluasi studi ini terhadap banyak aspek kinerja karyawan. Survei tersebut juga memberikan perhatian pada hal-hal yang sulit dilakukan oleh para pekerja dalam menjalankan pekerjaannya. Metode kualitatif meliputi observasi, dokumentasi, wawancara, dan tinjauan pustaka digunakan untuk mengumpulkan data penelitian ini.Apa yang dimaksud dengan "kinerja" dalam pengaturan ini adalah sejauh mana anggota organisasi menjalankan tugasnya. Sebagai bagian dari kinerja, seseorang juga harus dapat memenuhi harapan yang terkait dengan sikap, perilaku, dan fungsi yang sesuai untuk pekerjaan atau tugas tertentu. Tingkat motivasi yang lebih tinggi mengarah pada peningkatan kinerja, seperti yang ditunjukkan oleh efek menguntungkan dari motivasi kerja. Tidak ada bukti bahwa penghargaan nyata, seperti piala atau sertifikat, berdampak buruk pada produktivitas di tempat kerja. Evaluasi akhir masih menjadi elemen penentu dalam pembaruan kontrak kerja, sehingga pekerja tetap dapat melanjutkan kinerjanya meski tanpa imbalan yang nyata.
Ekspor Ayam Beku Indonesia ke Jepang: Antara Potensi Ekonomi dan Tantangan Standar Kesehatan Syhartika Damayanti; Daspar
Jurnal Ekonomi dan Bisnis Digital Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia memiliki potensi besar sebagai eksportir ayam beku di kawasan Asia Tenggara, didukung oleh peningkatan produksi domestik yang mencapai lebih dari 3,8 juta ton pada tahun 2024. Pasar Jepang, dengan nilai impor ayam beku mencapai $1,4 miliar dan pertumbuhan tahunan sebesar 6,4%, memberikan peluang signifikan bagi Indonesia sebagai alternatif pasokan selain Brasil dan Thailand. Keunggulan geografis, diversifikasi produk, serta sertifikasi halal menjadi nilai tambah yang dapat memperkuat posisi Indonesia di pasar Jepang. Meskipun dihadapkan pada tantangan standar kesehatan dan infrastruktur logistik, peluang ekonomi ini dapat dimaksimalkan melalui peningkatan standar produksi, kerja sama bilateral, dan penguatan rantai dingin. Dengan strategi yang tepat, ekspor ayam beku Indonesia ke Jepang tidak hanya akan mendorong pertumbuhan sektor peternakan, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam perdagangan global produk pangan hewani.
Inventory Planning Analysis (UMKM) of Angkringan D'amerta Business Rohana, Siti; Sania; Pitriani; Syhartika Damayanti; Firly Amanda
Indonesian Journal of Contemporary Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 4 (2024): July 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/modern.v3i4.10258

Abstract

This study discusses the analysis of inventory planning at Umkm Angkringan D'Amerta located in Cikarang Bekasi, owned by Ibnu Fadilah. Using data obtained from both internal and external sources, this study shows that the inventory planning used by Angkringan D'Amerta is relatively effective in managing the available food and beverages. The study's results also indicate that the inventory planning used by Angkringan D'Amerta can be improved by considering factors such as sales volume, raw material costs, and operational costs. Therefore, this study can contribute to the development of more effective and efficient inventory planning strategies for Angkringan D'Amerta and the food industry as a whole