Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA MASYARAKAT ETNIK JAWA-MELAYU Kamal, Aulia; Sabila, Fadlah Putri; Khadijah, Siti; Sonia, Aprima; Sari, Siska Permata; Harahap, Pangulian
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol 6, No 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29040/budimas.v6i3.15093

Abstract

Keragaman agama dan etnis di Sumatera Utara merupakan identitas dan kekayaan bangsa Indonesia, namun hal itu juga menjadi persoalan ketika sentimen etnis menguat melampaui identitas agama dan justru mendorong eksklusivisme dalam bermasyarakat. Sementara di sisi lain, pemahaman dan partisipasi warga dalam beragama justru melemah. Hal inilah yang dialami oleh masyarakat etnik Jawa-Melayu di Desa Tanjung Mulia. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan fokus pada penguatan moderasi beragama bagi masyarakat etnik Jawa-Melayu sebagai strategi mengatasi rendahnya partisipasi beragama dan eksklusivisme antaretnis di Desa Tanjung Mulia. Kegiatan ini dilakukan selama 1 bulan, melibatkan 27 orang mahasiswa KKN 80 UINSU, menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) untuk memahami persoalan, merancang dan melaksanakan rangkaian program intervensi dalam rangka penguatan moderasi beragama. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program penguatan moderasi beragama melalui (1) perayaan Muharram; (2) pengajian anak-anak; (3) gotong royong berkelanjutan; (4) perayaan dan lomba Agustusan, telah berhasil mengubah eksklusivisme antara suku Jawa dan Melayu secara perlahan, dan meningkatkan pemahaman dan partisipasi warga dalam aktivitas keagamaan di desa. Kata Kunci: Eksklusivisme, Etnik, Moderasi beragama
PENGUATAN MODERASI BERAGAMA PADA MASYARAKAT ETNIK JAWA-MELAYU Kamal, Aulia; Sabila, Fadlah Putri; Khadijah, Siti; Sonia, Aprima; Sari, Siska Permata; Harahap, Pangulian
BUDIMAS : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 6 No. 3 (2024): BUDIMAS : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : LPPM ITB AAS Indonesia Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman agama dan etnis di Sumatera Utara merupakan identitas dan kekayaan bangsa Indonesia, namun hal itu juga menjadi persoalan ketika sentimen etnis menguat melampaui identitas agama dan justru mendorong eksklusivisme dalam bermasyarakat. Sementara di sisi lain, pemahaman dan partisipasi warga dalam beragama justru melemah. Hal inilah yang dialami oleh masyarakat etnik Jawa-Melayu di Desa Tanjung Mulia. Artikel ini membahas kegiatan pengabdian kepada Masyarakat dengan fokus pada penguatan moderasi beragama bagi masyarakat etnik Jawa-Melayu sebagai strategi mengatasi rendahnya partisipasi beragama dan eksklusivisme antaretnis di Desa Tanjung Mulia. Kegiatan ini dilakukan selama 1 bulan, melibatkan 27 orang mahasiswa KKN 80 UINSU, menggunakan metode Participatory Action Research (PAR) untuk memahami persoalan, merancang dan melaksanakan rangkaian program intervensi dalam rangka penguatan moderasi beragama. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa program penguatan moderasi beragama melalui (1) perayaan Muharram; (2) pengajian anak-anak; (3) gotong royong berkelanjutan; (4) perayaan dan lomba Agustusan, telah berhasil mengubah eksklusivisme antara suku Jawa dan Melayu secara perlahan, dan meningkatkan pemahaman dan partisipasi warga dalam aktivitas keagamaan di desa. Kata Kunci: Eksklusivisme, Etnik, Moderasi beragama
Istiksyāf al-Taḥaddiyāt wa al-Furash lil-Dhikā’ al-Iṣṭinā‘ī fī Ta‘līm al-Lughah al-‘Arabiyyah: al-Murāja‘ah al-Manhajiyyah li al-Adabiyyāt Harahap, Pangulian; Nasution, Sahkholid
Albariq: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 6 No. 1 (2025): Albariq
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), Universitas Islam Negeri Datokarama Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/albariq.v6i1.162

Abstract

لقد أحدث تطوّر تقنيات الذكاء الاصطناعي (AI) تحولًا كبيرًا في ميدان التربية، بما في ذلك تعليم اللغة العربية. غير أن هذا التطور قد أفرز أيضًا جملةً من التحديات، مثل الاعتماد المفرط على التكنولوجيا، وقصور الذكاء الاصطناعي في استيعاب السياق الثقافي والدلالات الاصطلاحية للغة العربية، فضلًا عن احتمال نشر محتوى غير دقيق إذا لم يُفلتر بشكل جيد. يهدف هذا البحث إلى استكشاف التحديات والفرص في توظيف الذكاء الاصطناعي في تعليم اللغة العربية، وذلك باستخدام منهجية المراجعة المنهجية للأدبيات (Systematic Literature Review - SLR) التي تشمل صياغة أسئلة البحث، وتحديد واختيار الأدبيات ذات الصلة، ثم تحليل البيانات وتركيبها، وأخيرًا عرض النتائج بشكل منهجي. أظهرت نتائج التحليل أن للذكاء الاصطناعي فعالية عالية في تنمية مهارات اللغة العربية، مثل فهم القواعد النحوية، واكتساب المفردات، وتنمية مهارات المحادثة عبر المحادثات التفاعلية المبنية على معالجة اللغة الطبيعية (NLP). كما يتيح الذكاء الاصطناعي تخصيص عملية التعلم والتقويم الآلي، مما يعزز من دافعية المتعلم وكفاءة العملية التعليمية. ومع ذلك، كشف البحث عن وجود تحديات عدّة، مثل محدودية الذكاء الاصطناعي في إدراك السياق الثقافي واللهجات العربية، وضعف البنية التحتية التقنية، فضلاً عن جاهزية المعلمين في تبني هذه التقنية. ومن ثمّ، تبرز الحاجة إلى استراتيجيات تكامل أكثر فاعلية للذكاء الاصطناعي ليُستثمر بصورة مثلى في تعليم اللغة العربية.