Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Kebiasaan Merokok dan Mengkonsumsi Kopi Dengan Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Usia Produktif di Desa Tuntungan Ningrum, Nurlian Augustin; Ubaidi, Muhammad Aldian; Syahfitri, Fazira Rahma; Rahayu, Cica
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9891

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi medis dimana tekanan darah terhadap dinding arteri meningkat secara konsisten. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kehilangan penglihatan. World Health Organizationmelaporkan pada tahun 2023 jumlah penderita hipertensi dewasa mencapai dua kali lipat selama tiga dekade terakhir. Penyebab hipertensi seringkali tidak diketahui, namun beberapa faktor dapat menyebabkan hipertensi diantaranya kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kopi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kopi dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia produktif di Desa Tuntungan. Penelitian ini menggunakan metode Cross-sectional, dengan tekanan darah responden sebagai variable dependend serta perilaku merokok dan minum kopi sebagai variable independen. Sampel yang diambil dari 100 pria dalam rentang usia produktif 20-45 tahun menggunakan sampel praktis, yaitu pendekatan non-probabilitas. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,002 atau p0,05, yang menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara konsumsi kopi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki di Desa Tuntungan. Analisis bivariate dengan memasukkan variable resiko menghasilkan nilai OR sebesar 3,857. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan resiko hipertensi sebanyak 3,8 kali lipat yang berhubungan dengan kebiasaan merokok dan konsumsi kopi.
Hubungan Kebiasaan Merokok dan Mengkonsumsi Kopi Dengan Kejadian Hipertensi pada Laki-Laki Usia Produktif di Desa Tuntungan Ningrum, Nurlian Augustin; Ubaidi, Muhammad Aldian; Syahfitri, Fazira Rahma; Rahayu, Cica
BEST Journal (Biology Education, Sains and Technology) Vol 7, No 2 (2024): September 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/best.v7i2.9891

Abstract

Hipertensi adalah suatu kondisi medis dimana tekanan darah terhadap dinding arteri meningkat secara konsisten. Hipertensi dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius, termasuk penyakit jantung, stroke, gagal ginjal dan kehilangan penglihatan. World Health Organizationmelaporkan pada tahun 2023 jumlah penderita hipertensi dewasa mencapai dua kali lipat selama tiga dekade terakhir. Penyebab hipertensi seringkali tidak diketahui, namun beberapa faktor dapat menyebabkan hipertensi diantaranya kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kopi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kebiasaan merokok dan mengkonsumsi kopi dengan kejadian hipertensi pada laki-laki usia produktif di Desa Tuntungan. Penelitian ini menggunakan metode Cross-sectional, dengan tekanan darah responden sebagai variable dependend serta perilaku merokok dan minum kopi sebagai variable independen. Sampel yang diambil dari 100 pria dalam rentang usia produktif 20-45 tahun menggunakan sampel praktis, yaitu pendekatan non-probabilitas. Hasil uji Chi-square menunjukkan nilai p sebesar 0,002 atau p0,05, yang menunjukkan adanya korelasi yang kuat antara konsumsi kopi dengan kebiasaan merokok pada laki-laki di Desa Tuntungan. Analisis bivariate dengan memasukkan variable resiko menghasilkan nilai OR sebesar 3,857. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan resiko hipertensi sebanyak 3,8 kali lipat yang berhubungan dengan kebiasaan merokok dan konsumsi kopi.
Analisa Kromatografi Gas Spektrometri Massa dan Gugus Fungsi Ekstrak Metanol Daun Bidara (Ziziphus mauritiana): Analisa Kromatografi Gas Spektrometri Massa dan Gugus Fungsi Ekstrak Metanol Daun Bidara (Ziziphus mauritiana) Widiarti, Leni; Febriani, Husnarika; Dur, Sajaratud; Ningrum, Nurlian Augustin; Nurcahyani, Nadya; Andry, Muhammad
Journal of Pharmaceutical and Sciences Suppl. 1, No. 1 (2023)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Tjut Nyak Dhien

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36490/journal-jps.com.v6i5-si.449

Abstract

Bidara leaves are a plant that is quite abundant in Medan and has many benefits in the health sector. The aim of this research is to predict the content of secondary metabolite compounds in bidara leaf extract, through qualitative tests by screening using specific reagents, functional group analysis with FT-IR and mass analysis with GC-MS. The screening results showed that the methanol extract of bidara leaves contained alkaloids, flavonoids, tannins, saponins and phenols. Functional group analysis shows that the wavelength area is 3300 cm-1, namely OH absorption, 2700 - 2900 cm-1 shows C-H absorption, 1600 - 1700 cm-1 shows C=O absorption, 1400 - 1450 cm-1 shows C-H absorption, 1365 - 1385 cm-1 shows CH3 bent absorption, and 1000 – 1100 cm-1 shows C-O absorption. The results of mass analysis using GC-MS showed four dominant peaks from the compound, namely Z-5-Methyl-6-heneicosen-11-one, 17-Pentatriacontene, Ethyl iso-allocholate and Pentacosane.
Effect of Moringa oleifera L. Leaf Extract on GPx-3 Gene Expression in the Brain of Induced Ethylene Glycol on Rats (Rattus norvegicus) Nasution, Niska Maulida; Idami, Zahratul; Widiarti, Leni; Ningrum, Nurlian Augustin
RUMPHIUS Vol 8 No 1 (2026): RUMPHIUS Pattimura Biological Journal (in process)
Publisher : Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/rumphiusv8i1p055-060

Abstract

Ethylene glycol is one of the toxic substances commonly used as solvents and is known to induce oxidative stress in neural tissue. GPX-3 is an antioxidant enzyme that works to reduce ROS, maintain redox balance, and protect cells from damage caused by free radicals produced during oxidative stress processes. This study aims to evaluate the effect of administering Moringa oleifera L. leaf extract after ethylene glycol induction on the intensity of GPx-3 gene expression in the brain of white rats (Rattus norvegicus). This research employed a completely randomized design (RAL) using 20 rats divided into five groups: a normal control group, a 0.75% ethylene glycol group, a 150 mg/kgBW Mo group, a 300 mg/kgBW Mo group, and a 450 mg/kgBW Mo group. The research stages included brain RNA extraction, cDNA synthesis, PCR amplification, agarose gel electrophoresis, and band intensity analysis using ImageJ. The results showed that GPx-3 gene expression in rat brain tissue appeared at 300 bp. Administration of Moringa oleifera L. leaf extract increased GPx-3 gene expression intensity in ethylene glycol induced rats, with the most prominent increase observed in treatment 2 (300 mg/kgBW). The increase or decrease in measured expression after normalization to GAPDH indicates that the observed changes reflect a biological response to treatment rather than technical error. This study presents a novelty finding by demonstrating, for the first time, the dose-dependent modulation of GPx-3 gene expression in brain tissue following ethylene glycol induced oxidative stress and identifying 300 mg/kgBW as the most effective dose, thereby revealing a potential molecular mechanism underlying the neuroprotective effect of Moringa oleifera L. leaf extract.