Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOSIALISASI PENANGGULANGAN KEBAKARAN DAN MITIGASI BENCANA DI DESA PULOREJO, MOJOKERTO Kusminah, Imah Luluk; Khairansyah, Mades Darul; Subekti, Arief; Dhani, Mey Rohma; Handoko, Lukman; Putranto, Wibowo Arnin; Nugroho, Agung; Hidayat, Egyt Yusuf; Maimunah, Dewi Rizqi; Hakim, Alma Lia; Rabani, Mochammad Syamzidan
Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Masyarakat Madani Vol. 2 No. 02 (2023): Tepak Sirih : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Madani
Publisher : LPPM Universitas Pasir Pengaraian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30606/jpmm.v2i02.2487

Abstract

Kondisi geografis, demografis, sosiologis, dan klimatologis membuat negara Indonesia rawan terhadap berbagai tipe bencana (alam, non alam, dan sosial). Terdapat sekitar 961 bencana alam terjadi di Indonesia hingga bulan Juli 2023, Salah satu bencana alam yang sering terjadi pada penduduk Indonesia yaitu banjir dan kebakaran. Desa Pulorejo, Kabupaten Mojokerto termasuk salah satu kawasan rawan bencana banjir yang disebabkan oleh meluap nya sungai dan kurangnya kesadaran warga dalam menjaga lingkungan. Selain itu, beberapa tahun silam pernah terjadi kebakaran lahan maupun kebakaran rumah salah satu rumah warga.Hal ini menjadi polemik untuk memberikan solusi terhadap warga demi meminimalisir kerugian besar dari bencana yang sering terjadi. Untuk itu, diadakan pelatihan pemadaman kebakaran serta sosialisasi penanggulangan kebakaran, mitigasi bencana, serta pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K) kepada warga Desa Pulorejo. Hal tersebut dilakukan guna meningkatkan kesadaran dan pengetahuan warga dalam menghadapi maupun mengurangi risiko atau dampak yang ditimbulkan oleh bencana khususnya banjir dan kebakaran. Program pelatihan dan sosialisasi telah dilakukan oleh tim dan beberapa mahasiswa yang mendampingi secara langsung. Luaran yang telah dihasilkan ialah publikasi di media massa elektronik, keterlibatan mahasiswa saat acara berlangsung, dan serah terima alat dengan mitra.
Pengaruh Faktor Psychosocial Safety Climate terhadap Safety Behavior di Perusahaan Pangan Pengolah Kecap dan Sirup Maimunah, Dewi Rizqi; Kurniasih, Dewi; Rachman, Farizi
JURNAL UNITEK Vol. 18 No. 2 (2025): Juli-Desember 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v18i2.1421

Abstract

The high rate of occupational accidents in the food industry continues to be largely attributed to unsafe actions related to worker behavior. Within the context of food processing, which is inherently complex and high-risk, establishing a work environment that promotes psychosocial safety is crucial. Workers' perceptions of how well their organization prioritizes psychosocial safety may influence their compliance with and participation in workplace safety practices. This study aims to examine the influence of the psychosocial safety climate on safety behavior among assembling division workers in a soy sauce and syrup processing company. A quantitative research approach was employed using a survey method, with a validated and reliable questionnaire. A total of 70 permanent workers participated as respondents, and the data were analyzed using multiple linear regression with the aid of statistical software. The simultaneous test results indicated that psychosocial safety climate significantly affects safety behavior (p = 0.000). Partially, management support and commitment (p = 0.012), management priority (p = 0.000), and organizational communication (p = 0.001) had a significant positive influence on safety behavior. In contrast, organizational participation and involvement were found to be statistically insignificant (p = 0.628) and negatively associated. The coefficient of determination (R²) was 0.403, indicating that psychosocial safety climate explains 40.3% of the variance in safety behavior. These findings highlight the critical role of tangible management support, effective communication, and prioritization and involvement in fostering safe and sustainable workplace behavior.