Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Education And Innovation in Management of Underweight Toddlers by Provision Banana Smoothies (Smotbanlit) in Kedoya Utara, Jakarta Azzahroh, Putri; Gustianingsih; Salvianti, Efti; Rachmasari, Bella; Suryanti; Aquarini; Kartika, Maudy Lila
International Journal of Community Services Vol. 1 No. 1 (2023): InJCS Vol 1 No 1 (2023)
Publisher : Rajaki of Tulip Medika Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61777/injcs.v1i1.11

Abstract

Background: Community service is an activity that aims to help the community in several activities without expecting rewards in any form. Purpose: The purpose of community service is to educate mothers about the importance of paying attention to their child's weight. Method: The way community service works is by collecting data, determining problem priorities, preparing educational materials, demonstrations of making innovations, then conducting direct counseling to groups of mothers who have toddlers at RT 08 Kedoya Village. Evaluation is carried out by discussion or question and answer. Result: Based on the results of the implementation of community service counseling, there were 5 mothers who had toddlers with substandard nutritional status (BGM) and 11 additional participants including lecturers, midwives and cadres. This activity is carried out together with the team. The participants were very active during the activity with a question-and-answer session. The participants were also willing to accept innovation in the form of toddler banana smoothies (SMOTBANLIT). Conclusion: Providing innovation of toddler banana smoothies to improve digestion so that appetite increases so that they can increase the weight of toddlers with substandard nutritional status.
Hubungan Pengetahuan Suami Dengan Dukungan Terhadap Keikutsertaan Metode Kb Implan Suarsih, Acih; Istianah; Astriani, Mardelia; Monica, Olivia Tri; Rachmasari, Bella
Jurnal Asuhan Ibu dan Anak Vol. 11 No. 1 (2026): Jurnal Asuhan Ibu dan Anak
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33867/JAIA.714

Abstract

Penggunaan kontrasepsi implan di Indonesia belum sebanding dengan metode jangka pendek seperti suntik dan pil, meskipun implan memiliki efektivitas tinggi dan durasi perlindungan lebih lama. Di wilayah kerja Puskesmas Balaraja, pemilihan implan juga masih lebih rendah dibandingkan metode lainnya. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kondisi tersebut adalah tingkat dukungan suami yang berkaitan dengan pemahaman terhadap metode kontrasepsi implan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan suami dan dukungan terhadap penggunaan implan. Penelitian ini menggunakan desain analitik kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Puskesmas Balaraja, Kabupaten Tangerang, pada Mei–Juni 2024. Populasi berjumlah 200 suami pasangan usia subur, dengan sampel 66 responden yang dipilih melalui purposive sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tertutup yang terdiri dari 10 pertanyaan pengetahuan dan 10 pertanyaan dukungan. Instrumen telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis dilakukan secara univariat untuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05 serta perhitungan Odds Ratio (OR). Hasil menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat pengetahuan suami dan dukungan terhadap penggunaan KB implan (p = 0,001). Suami dengan pengetahuan baik memiliki peluang lebih besar memberikan dukungan dibandingkan yang berpengetahuan kurang. Disimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan suami berperan penting dalam memperkuat dukungan penggunaan implan. Edukasi dan konseling berbasis pasangan diperlukan untuk meningkatkan partisipasi suami dalam penggunaan kontrasepsi implan