Purba, Yuspika Yuliana
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

The Impact of ChatGPT Technological Innovation on Civil Law Practices: Challenges, Opportunities, and Implications of Article 1338 of the Civil Code Purba, Yuspika Yuliana; Silalahi, Johan Alfred Sarades
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 2 (2024): JUPIN Mei 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.383

Abstract

In the continuously evolving digital era, technological innovation increasingly influences various aspects of human life, including civil law practices. One intriguing technological innovation is ChatGPT, an artificial intelligence-based language model capable of generating high-quality text closely resembling human capability. This research aims to provide a deeper understanding of the impact of ChatGPT technological innovation on civil law practices, considering the challenges, opportunities, and implications of Article 1338 of the Civil Code. This study is a literature review employing a qualitative approach and descriptive analysis. Data for this research were gathered from Google Scholar within the timeframe of 2019-2024. The study's findings indicate that the introduction of technological innovations such as ChatGPT has significantly transformed the landscape of civil law practices. Despite posing several challenges, such as technological skill availability, data security, and questions regarding legal validity, ChatGPT also presents substantial opportunities to enhance efficiency and accessibility in civil law practices. Considering the legal principles underpinning civil law practices, particularly within the context of Article 1338 of the Civil Code, is crucial in evaluating the impact and utilization of technologies like ChatGPT. The necessity for collaboration between legal experts and technologists to develop guidelines and standards that guide the ethical and effective use of technology is also highly imperative.
Peran Restorative Justice dalam Penyelesaian Kasus Tindak Pidana Anak di Indonesia Purba, Yuspika Yuliana; Silalahi, Johan Alfred Sarades; Nasution, Muhammad Fadly; Purba, Van Lodewijk
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7480

Abstract

Pendekatan restorative justice dalam sistem peradilan pidana anak di Indonesia menawarkan paradigma baru yang berfokus pada rehabilitasi pelaku, pemulihan korban, dan harmonisasi sosial, berbeda dengan pendekatan retributif yang menitikberatkan pada hukuman. Penelitian ini, yang berbasis tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif, bertujuan untuk menganalisis peran restorative justice dalam penyelesaian kasus tindak pidana anak di Indonesia. Data dikumpulkan dari 25 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2002–2024, dan setelah seleksi ketat, digunakan 14 artikel yang relevan. Analisis deskriptif menunjukkan bahwa restorative justice mendukung perlindungan hak anak sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak, dengan mekanisme diversion yang mencegah dampak negatif pemenjaraan. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan seperti kurangnya pemahaman aparat penegak hukum, keterbatasan infrastruktur pendukung, dan resistensi kultural masyarakat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan restorative justice perlu ditingkatkan melalui pelatihan aparat, penguatan fasilitas pendukung, dan edukasi masyarakat. Dengan demikian, pendekatan ini dapat lebih optimal dalam menciptakan sistem peradilan pidana anak yang adil, inklusif, dan berbasis pemulihan.
Perlindungan Hukum bagi Konsumen dalam Transaksi E-Commerce Berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nasution, Muhammad Fadly; Purba, Yuspika Yuliana; Silalahi, Johan Alfred Sarades; Purba, Van Lodewijk
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 4 No. 2: Februari 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v4i2.7481

Abstract

Perkembangan e-commerce di Indonesia memberikan peluang besar bagi pelaku usaha dan konsumen untuk melakukan transaksi dengan lebih cepat dan efisien. Namun, dinamika ini juga menimbulkan berbagai permasalahan hukum, seperti penipuan, pelanggaran privasi data, serta ketidakpastian mekanisme penyelesaian sengketa. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perlindungan hukum bagi konsumen dalam transaksi e-commerce berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK). Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan kualitatif melalui analisis deskriptif terhadap 15 artikel ilmiah yang dipilih dari Google Scholar dan sumber terpercaya lainnya periode 1999–2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan konsumen di sektor e-commerce menghadapi tantangan utama berupa rendahnya literasi hukum konsumen, lemahnya pengawasan terhadap pelaku usaha, dan kurangnya integrasi regulasi antara UUPK dan undang-undang lain, seperti UU Perlindungan Data Pribadi. Studi ini merekomendasikan penguatan pengawasan, edukasi hukum bagi konsumen, peningkatan transparansi pelaku usaha, serta pengembangan mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif untuk menciptakan ekosistem e-commerce yang berkeadilan.