Risma Juni Saragih, Herlina
Unknown Affiliation

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERSPEKTIF MARITIM INDONESIA DALAM STRATEGI DIPLOMASI DAN KONEKTIVITAS JALUR LAUT Saraswati, Meinarti; Marsetio, Marsetio; Rudiyanto, Rudiyanto; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4031-4041

Abstract

Sebagai negara kepulauan yang berada pada posisi strategis dunia mewajibkan Indonesia membuka wilayahnya menjadi jalur lintas internasional untuk keperluan komunikasi dan transportasi internasional. Terbukanya jalur konektivitas laut bagi internasional memberikan peluang kegiatan ekonomi, namun di sisi lain menimbulkan tantangan berupa ancaman keamanan yang harus dihadapi Indonesia sebagai negara yang berdaulat penuh. Dinamika ancaman maritim dan penguasaan sumberdaya menimbulkan beragam konflik yang terjadi di yurisidiksi Indonesia, maka Indonesia dituntut untuk sigap menjaga keamanan jalur konektivitas lautnya ditengah keterbatasan dan tantangan serta tuntutan memprioritaskan misi perdamaian dunia. Tujuan penelitian sebagai analisa strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi dinamika ancaman maritim global secara damai melalui diplomasi keamanan maritim. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data studi literature, pengembangan teori dan pengolahan data penelitian sebelumnya. Hasil penelitan dapat menunjukkan arah kebijakan serta bagaimana konsistensi politik Indonesia dalam menyikapi tantangan keamanan maritim di jalur konektivitas laut.
PERAN PELAUT DALAM MENINGKATKAN KESELAMATAN PELAYARAN Ayuni Wijaya, Dwi; Jurianto, Moch; Suwarno, Panji; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2608-2612

Abstract

Keselamatan pelayaran merupakan aspek krusial dalam industri maritim yang memerlukan perhatian khusus dari berbagai pemangku kepentingan, terutama para pelaut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji peran pelaut dalam meningkatkan keselamatan pelayaran yang diurai dalam dua pertanyaan penelitian, yaitu mengapa keselamatan pelayaran penting bagi pelaut dan bagaimana peran pelaut pada keselamatan pelayaran. Peran penting pelaut dalam meningkatkan keselamatan pelayaran dan pentingnya budaya keselamatan dalam mencegah kecelakaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan pendekatan pengumpulan data yang bersifat studi pustaka (library research) atau literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaut memiliki kontribusi signifikan dalam memastikan keselamatan pelayaran melalui operasi rutin kapal, pemeliharaan, navigasi, manajemen risiko, dan kepemimpinan tim, serta memastikan kapal laik laut sebelum berlayar. Keselamatan pelayaran harus menjadi budaya yang dijalankan secara konsisten oleh semua pihak terlibat. Selain itu, temuan ini menegaskan pentingnya pelatihan dan pengembangan kompetensi pelaut secara berkelanjutan untuk mencapai standar keselamatan yang lebih tinggi dalam industri pelayaran. Artikel ini diakhiri dengan rekomendasi untuk peningkatan kebijakan dan program pelatihan yang dapat mendukung peran pelaut dalam keselamatan pelayaran.
PERSPEKTIF MARITIM INDONESIA DALAM STRATEGI DIPLOMASI DAN KONEKTIVITAS JALUR LAUT Saraswati, Meinarti; Marsetio, Marsetio; Rudiyanto, Rudiyanto; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 10 (2024): NUSANTARA : JURNAL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i10.2024.4031-4041

Abstract

Sebagai negara kepulauan yang berada pada posisi strategis dunia mewajibkan Indonesia membuka wilayahnya menjadi jalur lintas internasional untuk keperluan komunikasi dan transportasi internasional. Terbukanya jalur konektivitas laut bagi internasional memberikan peluang kegiatan ekonomi, namun di sisi lain menimbulkan tantangan berupa ancaman keamanan yang harus dihadapi Indonesia sebagai negara yang berdaulat penuh. Dinamika ancaman maritim dan penguasaan sumberdaya menimbulkan beragam konflik yang terjadi di yurisidiksi Indonesia, maka Indonesia dituntut untuk sigap menjaga keamanan jalur konektivitas lautnya ditengah keterbatasan dan tantangan serta tuntutan memprioritaskan misi perdamaian dunia. Tujuan penelitian sebagai analisa strategi pemerintah Indonesia dalam menghadapi dinamika ancaman maritim global secara damai melalui diplomasi keamanan maritim. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif melalui pengumpulan data studi literature, pengembangan teori dan pengolahan data penelitian sebelumnya. Hasil penelitan dapat menunjukkan arah kebijakan serta bagaimana konsistensi politik Indonesia dalam menyikapi tantangan keamanan maritim di jalur konektivitas laut.
IMPLIKASI PERKEMBANGAN GEOPOLITIK ASEAN TERHADAP KEAMANAN MARITIM INDONESIA Apriani, Evi; Adang Supriyadi, Asep; Yudho Prakoso, Lukman; Widodo, Pujo; Risma Juni Saragih, Herlina; Kristijarso, Kristijarso; Suwarno, Panji
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 7 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i7.2024.2593-2599

Abstract

Geopolitik adalah kajian tentang dinamika global dan hubungan internasional yang dipengaruhi oleh lokasi suatu negara. Perkembangan geopolitik ASEAN memberikan pengaruh bagi negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia. pendekatan kualitatif digunakan dalam penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perkembangan geopolitik ASEAN terhadap keamanan maritim Indonesia. Keamanan maritim Indonesia menghadapi tantangan baru sebagai akibat dari perkembangan geopolitik ASEAN, termasuk munculnya berbagai ancaman di laut seperti penangkapan ikan secara ilegal, penyelundupan, dan overlapping klaim teritorial. Sebagai upaya untuk menangani dinamika geopolitik ASEAN, Indonesia sebagai negara yang termasuk ke dalam negara semi-periferi secara aktif terlibat dalam proyek-proyek kerja sama maritim regional seperti Forum Maritim ASEAN. Forum ini juga berfokus pada peningkatan koordinasi pengelolaan sumber daya dan keamanan laut dengan sejumlah negara semi-periferi lainnya.
UPAYA PENANGGULANGAN BENCANA OLEH MASYARAKAT DESA KECAMATAN JATINANGOR KABUPATEN SUMEDANG Muliandi Madjid, Mohd; Bangun, Ernalem; Risma Juni Saragih, Herlina; Wilopo, Wilopo
NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial Vol 11, No 3 (2024): NUSANTARA : Jurnal Ilmu Pengetahuan Sosial
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jips.v11i3.2024.1282-1286

Abstract

Salah satu kabupaten di  Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang mempunyai risiko bencana alam yang tinggi adalah kabupaten Jatinangor. Kabupaten Jatinangor dalam beberapa tahun terakhir dilanda berbagai bencana seperti banjir dan tanah longsor.  Sebagai responnya, pemerintah dan masyarakat telah menggalakkan upaya pencegahan bencana sebelum, saat, dan setelah bencana. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan upaya penanggulangan bencana yang dilakukan oleh masyarakat desa kecamatan Jatinangor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif.  Hasil  penelitian ini menunjukkan bahwa masyarakat mempunyai peran pada setiap tahapan penanggulangan bencana: sebelum, saat, dan setelah bencana.  Namun masyarakat masih belum memahami bahwa kegiatan yang mereka lakukan  merupakan bentuk pencegahan bencana. Oleh karena itu, pemerintah daerah Kabupaten Sumedang dapat merancang program untuk memperkuat kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi bencana baik sebelum, saat, dan setelah bencana.