Rona Malam Karina
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

FOAMING CAN REDUCE LUBRICATION OF LUBRICANTS SO CAUSING WEAR Rona Malam Karina; M Hanifuddin; Setyo Wibowo
Scientific Contributions Oil and Gas Vol 41 No 3 (2018)
Publisher : Testing Center for Oil and Gas LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/SCOG.41.3.332

Abstract

Foaming on oil has a very undesirable effect which can cause an increase in oxidation by intensive mixture with air, damage to cavitation, and insufficient oil transportation in the lubrication circulation system which can cause poor lubrication. Adding the appropriate antifoam additives is one way to avoidfoaming. To determine the tendency of foaming formation which has an impact on the stability of the performance of lubricating oil, so that there is wear and tear in research in the laboratory by means of; 6 types of lubricating oil taken from the market are tested for viscosity, index viscosity, flash point, pour point and color. As well as to determine the effect of foam formation tested foaming tendency / stability and wear before and after antifoam added from 6 (six) types of lubricated oil obtained from the market. The result after adding antifoam additives, three types (GB, SH, and MH) of six types of lubricated oil were tested, the tendency of foaming and the wear results met the required limits, namely 0/50/0 ml for foaming tendency and maximum 0.5 mm for wear, while for 3 (three) oils, the results are not satisfying the required limits.
Fluida Incompressible sebagai Penyalur Tenaga dalam Sistem Hidrolik Tertutup Rona Malam Karina
Lembaran publikasi minyak dan gas bumi Vol 45 No 2 (2011)
Publisher : BBPMGB LEMIGAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29017/LPMGB.45.2.696

Abstract

Fluida incompressible adalah cairan yang penggunaannya sebagai penyalur tenaga dalam sistemhidrolik karena sifatnya dalam sistem tertutup seperti dalam sistem bejana berhubungan, yangdapat juga disebut minyak rem. Kerja sistem rem dari master silinder ke piston untuk mentransferenergi mekanis dapat menghasilkan panas akibat gesekan antara minyak rem dengan permukaansalurannya. Kondisi tersebut menyebabkan minyak rem harus memiliki spesifikasi khususberkaitan dengan perubahan suhu, yaitu titik didih dan sifatnya yang tidak berubah drastis padasuhu tinggi. Penelitian ini bertujuan menghasilkan formula minyak rem DOT 3 untuk kendaraanbermotor menggunakan bahan dasar dan pelarut kimia dengan perbandingan komposisi ± 20%dan ± 80%, serta ditambahkan sedikit aditif. Hasil yang diperoleh dari analisis karakteristik fisikakimia serta semi unjuk kerjanya menunjukkan bahwa dari empat formula yang dirancang terdapatsatu formula yang hasil analisisnya memenuhi syarat spesifikasi minyak rem DOT 3, yaitu formulaFMR 4. Namun, kualitas yang sebenarnya dapat dilihat dalam uji performa apabila diaplikasikanpada sistem pengereman kendaraan bermotor.