Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EXPERIENCES OF PREGNANT WOMEN AT THE PROCESS OF LABOR: SCOPING REVIEW Ria Harnita Sari; Farida Kartini; Menik Sridaryanti
International Journal of Health Science and Technology Vol 2, No 3 (2021): April
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (690.198 KB) | DOI: 10.31101/ijhst.v2i3.1985

Abstract

Background: Each pregnant woman desires normal labor and the trust from health staffs and the support from other people. This literature review is to determine the experiences of pregnant women at labor process. Aim: Knowing  the psychological and support of pregnant women. Methods: Five stages were used to conduct a scoping review. The stages include identifying research questions, identifying relevant studies, selecting studies, charting data and compiling, summarizing and reporting the results.  Result: the experience of giving birth in pregnant women includes experiences related to the knowledge and information received by them, adjustment, fears, hopes, readiness for childbirth, support from family and husbands. The information given can become the answer on the question and assist women in managing their mind, better understanding, and the support from other people. Conclucion: Interestingly, it was found that the women wanted a normal delivery and the trust of a health worker (midwife) where they also needed empowerment and support from others.
Dukungan Sosial Suami dan Bidan Dalam Pertolongan Persalinan Di Praktek Mandiri Bidan Nelly Karlinah Kab. Kampar Ria Harnita Sari
Jurnal Bidan Mandira Cendikia Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : YAYASAN PENDIDIKAN MANDIRA CENDIKIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70570/jbmc.v3i1.1335

Abstract

Dukungan yang diberikan secara terus menerus akan memberikan afirmasi positif terhadap ibu untuk kelancaran persalinan dan memberikan pengalaman melahirkan yang positif.Tujuan penelitian untuk mengetahui dukungan sosial suami dan bidan dalam pertolongan persalinan di praktek mandiri bidan nelly karlinah kab. Kampar. Desain penelitian ini menggunakan penelitian qualitative. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi deskriptif. pelaporan menggunakan framework Standards for Reporting Qualitative Research: A Synthesis of Recommendations (SRQR) (O’Brien et al., 2014). Penelitian ini dilaksanakan di Praktek Mandiri Bidan Nelly Kabupaten Kampar. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Januari-Februari 2024. Pengambilan informan pada penelitian ini dilakukan secara offline. Penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Jumlah informan dalam penelitian ini adalah 11 orang. Informan yang digunakan dalam penelitian ini yaitu 7 informan ibu bersalin, 2 informan dari suami dan 2 informan dari bidan praktek mandiri yang tercatat yang bersedia menandatangani informed consent. Hasil penelitian adanya kebutuhan yang diperlukan ibu selama proses persalinan yaitu kebutuhan secara verbal dan sentuhan. Kesimpulan Dukungan yang diberikan oleh suami selama persalinan dapat memberikan support system bagi ibu. pendampingan suami ini dapat menambah kekuatan dan membuat ibu merasa dihargai dan percaya diri dan juga merasa diberdayakan.
Penyuluhan Kesiapan Menghadapi Menstuasi Pertama (Menarche) Guna Mengurangi Kecemasan Ria Harnita Sari; Nurhapipah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bina Usada (ABDINUSA) Vol 4 No 1 (2026): ABDINUSA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Bina Usada Bali
Publisher : LPPM STIKES Bina Usada Bali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36474/abdinusa.v4i1.640

Abstract

Menstruasi yang pertama kali terjadi pada remaja putri di sebut dengan Menarche. Remaja putri yang mengalami menarche akan merasa gelisah, bingung dan tidak nyaman. Ketidakstabilan psikologis, emosi, dan rendahnya pengetahuan siswi Sekolah Dasar menjadikan siswi cemas, takut dan tidak mengerti apa yang harus mereka lakukan ketika mengalami menstruasi tersebut, tetapi mau tidak mau siswi tersebut harus siap menerima kondisi ini, oleh karena itu persiapan menjelang menstruasi penting untuk dipelajari untuk kesiapan jika menstruasi terjadi secara tiba-tiba. Sepanjang kehidupan, perempuan dan anak perempuan dengan ketidakmampuan belajar kepada ibu terhadap kesiapan menghadapi menarchea dan mengakses informasi dan dukungan mengenai menstruasi, namun masih banyak orang tua yang masih mengabaikan inisiatif untuk meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan menstruasi. Berdasarkan penelitian yang sudah dilakukan di SD 024 Tarai Kota Pekanbaru, ditemukan bahwa didapatkan pengetahuan siswi kurang untuk kesiapan menghadapi menarchea 92,1%. Oleh karena itu dengan adanya penyuluhan ini bisa menambah pengetahuan siswi setelah mendapat penyuluhan Kesehatan serta pembentukan sistem monitoring yang berkelanjutan di sekolah. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pemahaman meningkatkan pengetahuan siswi sekolah dasar tentang menarche. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 40 siswa kelas VI. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat terjadi peningkatan pengetahuan siswa sebelum penyuluhan kesiapan menghadapi menstruasi sebesar 60% dan menigkat 100% setelah diberikan penyuluhan.
OPTIMALISASI KIE PERSONAL HYGIENE SAAT MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN MASALAH KESEHATAN REPRODUKSI Nur Israyati; Ria Harnita Sari; Sandi Setiawati; Berliana Irianti
Jurnal Pengabdian Kolaborasi dan Inovasi IPTEKS Vol. 4 No. 4 (2026): Agustus
Publisher : CV. Alina

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah periode peralihan dari anak-anak menuju dewasa, yang mencakup perubahan secara biologis, psikologis, serta sosial. Pada masa remaja terjadinya pematangan organ reproduksi yang dikenal dengan pubertas, yang merupakan salah satu ciri khas pada perempuan dan ditandai dengan perubahan hormonal yang memicu terjadinya menstruasi. Menstruasi adalah proses keluarnya darah secara alami yang terjadi secara teratur setiap bulan dari vagina, sebagai bagian dari siklus reproduksi wanita. Selama menstruasi perempuan perlu menjaga kebersihan diri atau personal hygiene untuk mencegah penyakit serta meningkatkan kesejahteraan diri. Kurangnya pemahaman tentang personal hygiene pada organ genital dapat mengakibatkan gangguan kesehatan reproduksi, seperti keputihan, Infeksi Saluran Reproduksi (ISR), Penyakit Radang Panggul (PRP), dan bahkan kanker leher rahim. Statistik menunjukkan bahwa kejadian ISR tertinggi terjadi pada usia remaja (35%-42%). Tujuan dilakukan Pengabdian Personal Hygiene Saat Menstruasi Pada Remaja Putri Sebagai Upaya Pencegahan Masalah Kesehatan Reproduksi. Pelaksanaan pengabdian kepada Masyarakat dilaksanakan pada hari Rabu, 20 Agustus 2025 pukul 09.00 – 12.00 wib di SMAN 9 Kota Pekanbaru. Kegiatan tersebut dihadiri oleh 30 Siswi. Hasil didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan Siswa sebelum penyuluhan Personal Hygiene Saat Menstruasi sebesar 50% dan meningkat 100% setelah diberikan penyuluhan Personal Hygiene Saat Menstruasi. pentingnya peran orang tua dalam mendukung praktik kebersihan menstruasi yang tepat melalui pemberian informasi yang akurat, komunikasi terbuka, dan contoh perilaku sehat, sehingga dapat berkontribusi pada pencegahan gangguan kesehatan reproduksi.