Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Pengaruh Kreativitas, Keterampilan Praktik dan Soft Skills terhadap Kemampuan Mengembangkan Resep Masakan Tradisional Mahasiswa Perempuan Tata Boga di Universitas Negeri Medan Elsya Mawaddah Sitio; Suci Wati Kesuma; Laurena Ginting; Vina Gabriella Saragih
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7398

Abstract

Pelestarian dan pengembangan masakan tradisional merupakan bagian penting dalam menjaga identitas budaya bangsa di tengah pesatnya modernisasi kuliner. Mahasiswa tata boga sebagai calon tenaga profesional di bidang kuliner dituntut tidak hanya menguasai keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kreativitas dan soft skills yang baik agar mampu berinovasi dalam mengembangkan resep tradisional yang bernilai budaya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kreativitas, keterampilan praktik, dan soft skills terhadap kemampuan mengembangkan resep masakan tradisional pada mahasiswa Program Studi Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linier berganda. Data dikumpulkan melalui penyebaran angket dan dianalisis menggunakan uji asumsi klasik, uji t, uji F, serta koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kreativitas, keterampilan praktik, dan soft skills berpengaruh positif dan signifikan, baik secara parsial maupun simultan, terhadap kemampuan mengembangkan resep masakan tradisional. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kreativitas, keterampilan praktik, dan soft skills secara terpadu merupakan faktor kunci dalam membentuk kemampuan mahasiswa untuk menciptakan inovasi kuliner berbasis tradisi yang berdaya saing di era modern.
Pengaruh Manajemen Waktu dan Intensitas Penggunaan Media Sosial Terhadap Prestasi Akademik Mahasiswa Pendidikan Tata Boga UNIMED Ayuning Larasati; Nadya Shaqila; Laurena Ginting; Vina Gabriella Saragih
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7406

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh manajemen waktu dan intensitas penggunaan media sosial terhadap prestasi akademik mahasiswa Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Medan. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif dan melibatkan seluruh mahasiswa angkatan 2023 sebanyak 83 orang sebagai sampel total. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa manajemen waktu berpengaruh positif dan signifikan terhadap prestasi akademik, sedangkan intensitas penggunaan media sosial tidak berpengaruh signifikan secara parsial. Namun secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap prestasi akademik dengan nilai koefisien determinasi sebesar 0,623. Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan waktu yang efektif merupakan faktor penting dalam meningkatkan prestasi akademik mahasiswa.
Peran Harga Diri dan Konformitas Teman Sebaya terhadap Perilaku Bullying di Lingkungan Pendidikan: Studi Literatur Sistematis Fadillah Anisya Batubara; Alya Dwi Danisyah; Laurena Ginting; Vina Gabriella Saragih
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7418

Abstract

Perilaku bullying masih menjadi masalah serius di lingkungan pendidikan karena berdampak pada kesehatan mental dan perkembangan sosial peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) untuk menelaah hubungan antara harga diri dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku bullying berdasarkan 12 artikel penelitian yang diterbitkan pada tahun 2019–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa harga diri rendah meningkatkan kecenderungan individu melakukan bullying sebagai bentuk kompensasi terhadap rasa tidak aman, sedangkan harga diri yang sehat berfungsi sebagai faktor pelindung terhadap perilaku agresif. Sementara itu, konformitas teman sebaya memiliki hubungan positif dengan perilaku bullying karena individu sering mengikuti norma dan tekanan sosial dalam kelompoknya. Temuan ini menegaskan bahwa perilaku bullying tidak hanya dipengaruhi oleh faktor psikologis individu, tetapi juga oleh dinamika sosial di lingkungan sekolah, sehingga upaya pencegahan perlu difokuskan pada penguatan harga diri dan pembentukan hubungan sosial yang positif di kalangan siswa.
Pengaruh Informasi Nilai Gizi Pada Kemasan Terhadap Pemilihan Camilan Pada Mahasiswa Pendidikan Tata Boga Universitas Negeri Medan Atika Putri; Salsa Billa; Febrika Hajanah Triasti; Fatma Tresno Ingtyas; Laurena Ginting
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8836

Abstract

Contemporary lifestyle patterns among university students have driven a substantial increase in the consumption of packaged food products, yet nutritional awareness remains suboptimal. This investigation seeks to examine the extent to which nutritional labeling on food packaging influences snack selection behavior among Culinary Education students at State University of Medan. The research employed a quantitative correlational design with 80 purposively selected participants. Data collection utilized structured questionnaires, subsequently analyzed through SPSS software encompassing validity testing, reliability assessment, normality verification, simple linear regression analysis, and t-test procedures. Findings demonstrated that all questionnaire components satisfied validity and reliability standards, data distribution conformed to normality assumptions, and a statistically significant positive correlation existed between nutritional label attention and snack selection patterns (t = 4.556; p < 0.05). These results suggest that heightened student attention to nutritional information correlates directly with more judicious snack selection practices.
Studi Literatur: Dampak Metode Penggorengan Terhadap Kandungan Gizi Makanan Tradisonal Indonesia Salwa Maulidia; Marthen Maju Panjaitan; Fatma Tresno Ingtyas; Laurena Ginting
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8837

Abstract

Frying is one of the most common food processing techniques used in preparing traditional Indonesian dishes. This process not only enhances flavor, texture, and color but also has the potential to reduce nutritional quality due to high temperature exposure, oil oxidation, and repeated use of cooking oil. This study is a literature review aimed at examining the effects of various frying methods—such as deep frying, pan frying, repeated oil frying, and vacuum frying—on the nutritional content of traditional Indonesian foods. Data were collected from national scientific journals published between 2018 and 2024 that discuss frying processes and nutritional values. The results show that temperature and frying duration significantly influence the levels of moisture, fat, protein, and vitamins in food materials. The repeated use of oil increases free fatty acids (FFA) and peroxide values, indicating deterioration of oil quality and the formation of harmful oxidative compounds. A comparison between plant- and animal-based ingredients revealed different chemical responses: plant-based foods tend to absorb more oil, while animal-based foods are more prone to lipid oxidation and protein denaturation. Vacuum frying technology has been proven to minimize nutrient degradation and extend oil usability, although its application remains limited in small-scale industries. This study highlights the importance of selecting appropriate frying techniques to preserve nutritional content and food safety, and recommends further comparative research on conventional and innovative frying methods for various types of traditional Indonesian foods.
Peran Pengetahuan Gizi terhadap Frekuensi Konsumsi Fast Food dan Status Gizi pada Remaja: Studi Literatur Raissa Ulima; Joy Elena Simatupang; Laurena Ginting; Vina Gabriella Saragih
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026): Maret : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v6i1.8896

Abstract

Nutritional problems among adolescents remain a major concern amid the shift in modern lifestyles increasingly influenced by fast food consumption. The rising trend of fast food intake among adolescents reflects a transition toward practicality, yet often lacks nutritional balance. This literature study aims to analyze the relationship between nutritional knowledge, the frequency of fast food consumption, and adolescents’ nutritional status based on a review of 12 national and international journals published between 2019 and 2025. The findings reveal that nutritional knowledge plays a role in shaping eating behavior, although its direct impact on nutritional status is not always significant. Conversely, frequent fast food consumption is more strongly associated with an increased risk of overnutrition due to its high energy, fat, and sugar content. Therefore, nutritional knowledge contributes indirectly by influencing eating habits that subsequently affect adolescents’ nutritional status. Efforts to improve nutritional knowledge should be accompanied by the development of healthy eating habits and supportive environments that promote balanced nutrition among adolescents.