Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KEGIATAN MEMBATIK DENGAN TEKNIK ECOPRINT TERHADAP PERKEMBANGAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TAMAN KANAK-KANAK (TK) SAHNA PERDHANA Miftahul Jannah; Humaidah Br. Hasibuan; Raisah Armayanti Nasution
JURNAL PENDIDIKAN DAN KEGURUAN Vol. 2 No. 5 (2024): Jurnal Pendidikan dan Keguruan
Publisher : CV. ADIBA AISHA AMIRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to see the effect of batik activities with ecoprint techniques on the development of creativity of children aged 5-6 years at Sahna Perdahana Kindergarten. This type of research is quantitative research using experimental methods. The design used is Pre-Experimental Design with the form of One Group Pretest Posttest Design. The population in this study was 14 children. The sampling technique in this study used a non-probability sampling technique, namely saturated samples or what is often called total sampling. The instrument used was an observation sheet. The data analysis techniques used were normality test, homogeneity test, and hypothesis test. The results of the study average Pre Test 47.14 after Post Test treatment with an average value of 70. The results of the hypothesis test obtained tcount> ttable, namely 22.434> 2.179 at a significant level of α = 0.05 Thus, the hypothesis H0 is rejected and Ha is accepted so that it is stated that there is a significant effect of batik activities with ecoprint techniques on the development of creativity of children aged 5-6 years at Sahna Perdhana Kindergarten.
Peran Orang Tua Dalam Meningkatkan Sikap Sopan Santun Pada Anak Usia Dini di Taman Kanak-Kanak Harapan Bunda Desa Tegal Sari Amalia Qori; Raisah Armayanti Nasution
Komprehensif Vol 4 No 2 (2026)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian skripsi ini adalah 1) Bagaimana peran orang tua dalam menumbuhkan sikap sopan santun bagi anak usia dini di TK Harapan Bunda Desa Tegal Sari. 2) Apa saja Kendala yang dihadapi orang tua dalam menumbuhkan sikap sopan santun bagi anak usia dini di TK Harapan Bunda Desa Tegal Sari. Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian kualitatiif deksriptif. Metode pengumpulan data yang digunakan dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dengan lokasi penelitian di Desa Tegal Sari, Kecamatan Dolok Masihul, Kabupatein Serdang Bedagai dan Subjeik peneilitian yang diiambil adalah Anak Usia Dini dan Orang Tua. Analisis data yang diperoleh dari lapangan dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data yang diperoleh dilapangan dengan menggunakan triangulasi sumber. Hasil Penelitian ini menjelaskan bahwa; 1) Peran orang tua dalam menumbuhkan sikap sopan santun bagi anak usia dini, meliputi : a) memiliki peran penting dalam membantu anaknya untuk mengembangkan sopan santun., memberikan pengetahuan yang baik, cara bersosialisasi dengan baik, menumbuhkan kesabaran dalam diri, dan menanamkan sikap maupun perilaku yang baik. b) memberikan arahan dan bimbingan yang tepat kepada anak-anak mereka tentang perilaku sopan santun. c) memberikan keteladanan dengan baik kepada anak dalam bertingkah laku, sikap dan perilaku. d) memberikan perhatian penuh ketika anak sedang bercerita. e) menggali perasaan anak terhadap masalah yang dihadapinya agar dapat memberikan solusi yang tepat. 2) Faktor hambatan yang dihadapi oleh orang tua dalam menumbuhkan sikap sopan santun bagi anak di TK Harapan Bunda Desa Tegal Sari seperti kurangnya pemahaman dan pengalaman orang tua tentang pendidikan akhlak dan sopan santun, kurangnya pengawasan dan perhatian orang tua terhadap anak, tidak adanya konsistensi dalam memberikan arahan dan bimbingan, dan tidak adanya dukungan dari lingkungan sekitar.
IMPLEMENTASI PROGRAM MAHASISWA KKN UINSU: MODERASI BERAGAMA, DIGITALISASI, PENDIDIKAN, LINGKUNGAN, DIKELURAHAN PADANG MAS KEC.KABANJAHE, KAB.KARO Fitra Hidayat Lubis; Anisa Khairani; Raisah Armayanti Nasution; Azizah sofiana; Nadiah Najah
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5081

Abstract

Abstrack :Community Service Program (KKN) is a form of student service to the community through the direct application of knowledge. The KKN activity in Padang Mas Village aims to implement strategic programs covering religious moderation, digitization, education, and environmental preservation. A participatory approach is used to build synergy between students and the local community in resolving social issues and improving the quality of life of residents. The results of this activity show an increase in community understanding of the values of tolerance, the use of digital technology, awareness of education, and concern for the environment. This study uses a qualitative descriptive method with observation, interview, and documentation techniques. These findings are expected to become a model for sustainable CSL implementation that is relevant to local needs.            Keywords: community service program, religious moderation, digitalization, education, environment, padang mas.  Abstrak:Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat melalui penerapan ilmu pengetahuan secara langsung. Kegiatan KKN di Kelurahan Padang Mas bertujuan untuk mengimplementasikan program-program strategis yang mencakup moderasi beragama, digitalisasi, pendidikan, dan pelestarian lingkungan. Pendekatan partisipatif digunakan untuk membangun sinergi antara mahasiswa dan masyarakat lokal dalam menyelesaikan isu-isu sosial dan meningkatkan kualitas hidup warga. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap nilai-nilai toleransi, pemanfaatan teknologi digital, kesadaran pendidikan, serta kepedulian terhadap lingkungan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi model implementasi KKN yang berkelanjutan dan relevan dengan kebutuhan lokal. Kata kunci: KKN, moderasi beragama, digitalisasi, pendidikan, lingkungan, padang mas.
Perencanaan Pembelajaran Pada Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD): Konsep, Prinsip Implementasi, dan Tantangannya Dalam Kurikulum Merdeka shadila; Raisah Armayanti Nasution
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 4 (2026): Edisi Juni-Juli 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i4.1041

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep perencanaan pembelajaran pada Pendidikan Islam Anak Usia Dini, prinsip-prinsip yang mendasarinya, komponen-komponen yang harus diperhatikan, implementasinya dalam Kurikulum Merdeka, serta berbagai tantangan yang dihadapi guru dalam praktik pembelajaran. Penulisan artikel menggunakan metode studi kepustakaan (library research) melalui analisis terhadap buku ilmiah, jurnal nasional, peraturan pemerintah, dan dokumen resmi Kementerian Pendidikan maupun Kementerian Agama yang relevan dengan pembelajaran anak usia dini. Keberhasilan proses pembelajaran tidak hanya ditentukan oleh kemampuan guru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar, tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang disusun sebelum proses pembelajaran berlangsung. Dalam konteks PIAUD, perencanaan pembelajaran harus disesuaikan dengan karakteristik perkembangan anak usia dini yang berada pada masa emas (golden age), yaitu periode yang sangat menentukan perkembangan kemampuan kognitif, sosial-emosional, bahasa, fisik-motorik, seni, serta nilai agama dan moral. Oleh karena itu, perencanaan pembelajaran perlu dirancang secara sistematis, fleksibel, menyenangkan, dan berorientasi pada kebutuhan serta potensi setiap anak. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan pembelajaran yang baik mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran, membantu guru mencapai tujuan perkembangan anak secara optimal, menciptakan suasana belajar yang menyenangkan, serta mempermudah proses asesmen perkembangan peserta didik. Selain itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam setiap tahapan perencanaan pembelajaran memberikan kontribusi terhadap pembentukan karakter anak yang beriman, bertakwa, berakhlak mulia, mandiri, kreatif, dan memiliki kepedulian sosial.