Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Pengetahuan Pola Makan dengan Pencegahan Kekambuhan Arthritis Gout pada Lansia di RSU Sundari Jun Edy Samosir Pakpahan; Suryani; Jesmo Aldoran Purba
Healthcaring: Jurnal Ilmiah Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2026): Vol. 5 No. 2 (2026): Vol : 5 No : 2 : Periode Juli 2026
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/healthcaring.v5i2.8450

Abstract

Gout arthritis merupakan penyakit sendi yang sering terjadi pada lansia akibat tinggi kadar asam urat dalam darah. Kurangnya pengetahuan tentang pola makan menjadi salah satu faktor utama yang mempengaruhi sikap lansia dalam mencegah kekambuhan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan pola makan dengan pencegahan kekambuhan arthritis gout pada lansia. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasi dan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh lansia penderita arthritis gout di RSU Sundari Medan dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden menggunakan teknik total sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Berdasarkan hasil penelitian pada 30 responden, diperoleh bahwa responden yang memiliki pengetahuan pola makan baik sebagian besar memiliki sikap pencegahan positif yaitu sebanyak 15 (50%) responden, sedangkan yang memiliki sikap negatif sebanyak 2 (6,7%) responden. Hasil analisis statistik uji chi-square diperoleh nilai p-value = 0,000 (p < 0,05) yang menunjukkan adanya Hubungan Pengetahuan Pola Makan dengan Pencegahan Kekambuhan Arthritis Gout pada Lansia di RSU Sundari Medan. Disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi mengenai pola makan yang tepat bagi penderita arthritis gout. Bagi lansia diharapkan dapat lebih memperhatikan pola makan dan menerapkan gaya hidup sehat guna mencegah kekambuhan penyakit.  
Adagrad Optimizer with Compact Parameter Design for Endoscopy Image Classification Sofyan Pariyasto; Suryani; Vicky Arfeni Warongan; Arini Vika Sari; Wahyu Wijaya Widiyanto
ULTIMATICS Vol 17 No 2 (2025): Ultimatics : Jurnal Teknik Informatika
Publisher : Faculty of Engineering and Informatics, Universitas Multimedia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31937/ti.v17i2.4225

Abstract

Research on CNN Model and Adagrad Optimizer is expected to help identify diseases in the medical world. Especially in the field of image classification in Gastrointestinal endoscopic procedures . The research is specifically for the process of classifying medical images of Diverticulosis, Neoplasm, Peritonitis and Ureters . Previously, there have been quite a lot of studies on CNN and its various optimizers. However, those who have studied the Adagrad optimizer are not too many, especially those discussing the use of minimum parameters. The use of minimum parameters is expected to be one of the contributions of researchers in the fields of computing and medicine. The research was conducted to determine the use of the best parameters and obtain the highest level of accuracy. The research was conducted using minimum epochs starting from epoch 1, epoch 5, and epoch 10. Then the combination process between epoch and the number of convolution layers between 1 and 5 was carried out, resulting in 15 combinations. The test was carried out using 4000 images with 1000 images in each class. From the results of the test, the highest accuracy value was obtained, namely 82.875%. Then the highest average accuracy value was 81.625%.