Erlis Ventri Nosaria Gulo
Universitas Nias

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Model Pembelajaran Project-Based Learning Terintegrasi STEM dalam Peningkatan Kemampuan Literasi Sains Peserta Didik Sekolah Dasar Verna Kantri Florida Zendrato; Siwa Novelis Lase; Winner Mastirani Dohona; Sonnia Tentri Yanti Gea; Erlis Ventri Nosaria Gulo; Alfinis Telaumbanua; Angel Novliani Humendru; Elevata Juniman Jaya Gulo; Edward Harefa
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 5 Nomor 2, September 2024
Publisher : Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v5i2.23298

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Project Based Learning Terintegrasi STEM dalam meningkatkan literasi sains peserta didik sekolah dasar. Banyaknya peserta didik sekolah dasar yang memiliki kemampuan literasi sains yang rendah, menjadi alasan pemilihan topik ini. Literasi sains menjadi sangat penting di abad ke-21, peserta didik diharapkan berhasil dalam dunia yang semakin didorong oleh kemajuan teknologi. Hipotesis yang digunakan adalah hipotesis komparatif. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penelitian ini mengemukakan bagaimana model pembelajaran PjBL terintegrasi STEM menjadi pilihan yang tepat dalam meningkatkan literasi sains peserta didik sekolah dasar. Hasil hipotesis penelitian menunjukkan nilai Sig. < 0,05 maka hipotesis alternatif diterima, dengan demikian model PjBL terintegrasi STEM menjadi model pembelajaran yang tepat untuk diterapkan oleh guru dalam meningkatkan literasi sains peserta didik sekolah dasar.
PENERAPAN MEDIA PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PENDIDIKAN PANCASILA PESERTA DIDIK KELAS III SD Erlis Ventri Nosaria Gulo; Envilwan Berkat Harefa; Indah Wijaya Lase; Justin Foera-era Lase
SOCIAL : Jurnal Inovasi Pendidikan IPS Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/social.v6i3.14487

Abstract

Students' learning outcomes in Pancasila Education in Grade III remained low, as indicated by a class average of 50.00 and classical mastery of only 10.53% in the pre-cycle stage. This condition indicates the need for learning media that provide more concrete learning experiences and actively involve students in the learning process. This study aims to describe the improvement of students' learning outcomes in Pancasila Education through the implementation of Puzzle media in Grade III elementary school. This study employed Classroom Action Research (CAR) based on the Kurt Lewin model, conducted in two cycles, with each cycle consisting of two meetings through the stages of planning, action, observation, and reflection. The research subjects were 19 Grade III students. Data were collected through learning achievement tests as the main instrument, supported by observations, field notes, and documentation, with the Grade III teacher serving as a collaborator and observer. The results showed an improvement in students' learning outcomes across the research stages. The class average increased from 50.00 in the pre-cycle to 64.53 in Cycle I and 81.53 in Cycle II. Classical mastery increased from 10.53% in the pre-cycle to 52.63% in Cycle I and reached 100% in Cycle II. The improvement occurred following the development of the Puzzle media from introducing the symbols and wording of the Pancasila principles to contextual understanding of the application of Pancasila values in everyday life. Thus, the implementation of Garuda Pancasila Puzzle media can support improved learning outcomes and encourage Pancasila Education to become more active and student-centered. ABSTRAK Hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di kelas III masih rendah, yang ditunjukkan oleh rata-rata hasil belajar sebesar 50,00 dan ketuntasan klasikal sebesar 10,53% pada tahap pra-siklus. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penggunaan media pembelajaran yang lebih konkret dan melibatkan peserta didik secara aktif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila melalui penerapan media Puzzle di kelas III sekolah dasar. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan melalui tahapan perencanaan, tindakan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 19 peserta didik kelas III. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar sebagai instrumen utama, serta observasi, catatan lapangan, dan dokumentasi sebagai data pendukung, dengan guru kelas III sebagai kolaborator sekaligus observer. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan hasil belajar peserta didik dari setiap tahapan tindakan. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 50,00 pada pra-siklus menjadi 64,53 pada Siklus I dan 81,53 pada Siklus II. Ketuntasan klasikal meningkat dari 10,53% pada pra-siklus menjadi 52,63% pada Siklus I dan mencapai 100% pada Siklus II. Peningkatan tersebut berlangsung setelah penggunaan media Puzzle dikembangkan dari pengenalan simbol dan bunyi sila-sila Pancasila menuju pemahaman kontekstual mengenai penerapan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, penerapan media Puzzle Garuda Pancasila dapat mendukung peningkatan hasil belajar dan mendorong pembelajaran Pendidikan Pancasila menjadi lebih aktif dan berpusat pada peserta didik.