SMK Muhammadiyah Gunung Putri merupakan sekolah swasta yang berada di daerah Gunung Putri. Tantangan yang dihadapi di SMK Muhammadiyah Gunung Putri yaitu seleksi penerimaan siswa baru yang saat ini masih dilakukan secara manual, sehingga memakan banyak waktu dan cenderung subjektif. Ketiadaan metode pengambilan keputusan yang sistematis dalam mengevaluasi berbagai kriteria seleksi, seperti rata-rata nilai ijazah, prestasi non-akademik, dan hasil wawancara, mengakibatkan proses penilaian menjadi kurang objektif dan efisien. Hal ini mendorong perlunya pengembangan sebuah sistem terkomputerisasi yang mampu membantu pihak sekolah dalam menyeleksi calon siswa secara lebih adil, transparan, dan akurat. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) dengan menerapkan metode Simple Additive Weighting (SAW). Metode SAW dipilih karena kemampuannya dalam melakukan perangkingan alternatif berdasarkan penjumlahan terbobot dari rating kinerja pada setiap kriteria yang telah ditentukan, baik yang bersifat keuntungan (benefit) maupun biaya (cost). Metodologi pengembangan sistem yang digunakan adalah model waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, dan pengujian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka, wawancara dengan pihak sekolah, dan penyebaran kuesioner untuk memperoleh data kriteria serta bobot yang relevan. Hasil penelitian ini adalah sebuah aplikasi sistem pendukung keputusan berbasis web yang telah berhasil dibangun menggunakan framework Laravel dan database MySQL, serta mampu mengolah data calon siswa dan memberikan rekomendasi peringkat akhir secara objektif berdasarkan metode SAW. Implementasi sistem ini telah membantu panitia seleksi penerimaan siswa baru di SMK Muhammadiyah Gunung Putri dalam membuat keputusan yang lebih cepat, efisien, dan konsisten. Hasil pengujian black boxmenunjukkan seluruh fungsi sistem berjalan sesuai yang diharapkan dan dinyatakan valid, sementara hasil User Acceptance Test dan kuesioner terhadap pengguna menunjukkan tingkat penerimaan sebesar 85,3% dengan kategori sangat baik. Dengan demikian, sistem yang dibangun terbukti menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi permasalahan seleksi manual dan meningkatkan kualitas proses seleksi penerimaan siswa baru secara keseluruhan.