Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

DINAMIKA KEILMUAN DI PESANTREN LIRBOYO KEDIRI Anwar, Ali
Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan Vol 7, No 1 (2015): Pendidikan Menurut al-Quran dan Hadis
Publisher : STAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32489/al-riwayah.94

Abstract

Islamic Boarding School (Pesantren) of Lirboyo, founded in 1910, transmits the Islamic and general knowledge. The methods to transmit the knowledge are bandongan, sorogan, memorizing, discussion, ba’sul masā’il, and other methods which are commonly used in formal education. By this finding, we can conclude that Pesantren Lirboyo up to now can admit the basic functions of pesantren instituion. Those are transmission of Islamic kndwledge, maintenance of Islamic tradition, and reproduction of ulama’.
DINAMIKA KEILMUAN DI PESANTREN LIRBOYO KEDIRI Anwar, Ali
Al-Riwayah: Jurnal Kependidikan Vol 7, No 1 (2015): Pemikiran Dan Konsep Tokoh Pendidik Dalam Kontribusi Keilmuan Islam
Publisher : STAIN Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32489/al-riwayah.94

Abstract

Islamic Boarding School (Pesantren) of Lirboyo, founded in 1910, transmits the Islamic and general knowledge. The methods to transmit the knowledge are bandongan, sorogan, memorizing, discussion, ba’sul masā’il, and other methods which are commonly used in formal education. By this finding, we can conclude that Pesantren Lirboyo up to now can admit the basic functions of pesantren instituion. Those are transmission of Islamic kndwledge, maintenance of Islamic tradition, and reproduction of ulama’.
VALUE BASED MANAGEMENT AT KELOMPOK USAHA BERSAMA (KUBE): English Sariningsih, Yuce; Anwar, Ali; Mardlhiyah, Aisyah Hasna; Margaretha, Angelique
SAMPURASUN Vol 10 No 1 (2024): Sampurasun Vol. 10 No. 1 - 2024
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/sampurasun.v10i1.13340

Abstract

Joint Business Group/Kelompok Usaha Bersama (KUBE) is a business scheme launched in 2010 by the Ministry of Social Affairs for underprivileged families who received social assistance from the Family Hope Program (PKH), with the idea that they will no longer depend on social assistance. KUBE has not yet achieved its goals due to low business management capabilities, weak entrepreneurial culture which has resulted low economic empowerment and performance level. This reason as an urgent need for research and development to analyze phenomena and find solutions for better KUBE performance. The aim of the research is to describe and analyze the value based management at KUBE in Bandung City. This research resulted a new findings related to the stages of determining the assumptions and legal basis used, formulating concepts and proving them into the analytical implementation of KUBE. This implementation was supported by the West Java Provincial Social Service Board in the form of providing data, information on the implementation of KUBE and facilitating the presentation of research reports. The method used is a qualitative approach with TKT at level 3. The main research output is publication on Sinta 1 or Sinta 4 and the additional outputs is a book chapter. 
PENDIDIKAN NON FORMAL DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN ANAK JALANAN Hidayat, M. Arif; Anwar, Ali; Hidayah, Noer
Edudeena : Journal of Islamic Religious Education Vol. 1 No. 1 (2017)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.931 KB) | DOI: 10.30762/ed.v1i1.445

Abstract

Abstract: The background of the non-formal education is the improvement of informal education, the complement of formal education. Sanggar itself is a place of art activities, as an effort to improve the skills of the students built studio. To do that research on non-formal education as an effort to improve the skills of street children who become guided in the studio. The type of research used in this study is field research, using a qualitative approach. Data analysis used in this research is descriptive done by data reduction and data exposure. The result of this research is that the Bodol studio provides skills that match the interests and talents possessed by the sanggar children. The skills possessed by the assisted children of the studio are the skills of playing music. Efforts made by the studio to improve skills: provide assistance, have books that can support, the availability of supporting tools and the support of interests and talents owned by the child who became the guard studio. Abstrak: Latar belakng diselenggarakannya pendidikan non formal ini adalah sebagai peningkatan pendidikan informal, pelengkap pendidikan formal. Sanggar sendiri adalah tempat kegiatan seni, sebagai upaya peningkatan keterampilan anak binaan sanggar. Untuk itu melakukan penelitian tentang pendidikan non formal sebagai upaya peningkatan keterampilan anak jalanan yang menjadi binaan di sanggar. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian lapangan, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah diskriptif yang dilakukan dengan cara reduksi data dan paparan data. Hasil dari penelitian ini adalah sanggar sang Bodol memberikan keterampilan yang sesuai dengan minat dan bakat yang dimiliki oleh anak binaan sanggar. Keterampilan yang dimiliki oleh anak binaan sanggar adalah keterampilan bermain musik. Upaya yang dilakukan sanggar untuk meningkatkan keterampilan: memberikan pendampingan, memiliki buku-buku yang dapat menunjang, tersedianya alat-alat penunjang dan pemberian dukungan minat dan bakat yang dimiliki oleh anak yang menjadi binaan sanggar
Grafologi Sebagai Alat Intervensi Praktik Pekerjaan Sosial Mikro Di SMKN 15 Kota Bandung Anwar, Ali; Sariningsih, Yuce
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 5 No 2 (2024): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v5i2.443

Abstract

Pekerjaan sosial adalah kegiatan profesional dalam menolong individu, kelompok atau komunitas untuk meningkatkan atau memperbaiki keberfungsian sosialnya, serta untuk mewujudkan kondisi sosial yang diharapkan sesuai dengan tujuannya. Salah satu metode praktik intervensi pekerjaan sosial adalah case work yang dapat menggunakan grafologi sebagai alat asesmen, yaitu analisis tulisan tangan yang merupakan suatu perwujudan dari pikiran bawah sadar seseorang, serta menggambarkan karakter seseorang melalui tulisan tangannya. Selain memberikan tambahan pengetahuan tentang grafologi kepada siswa pekerjaan sosial, mereka juga akan terbantu untuk ikut memahami dirinya sendiri (self-assessment). Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah memberikan pemahaman mengenai intervensi pekerjaan sosial dan memberikan pengetahuan dasar grafologi sebagai alat asesmen untuk siswa. Metode pelatihan menggunakan pre-test dan post-test sebagai evaluasi dari transfer ilmu pengetahuan dan teknologi kepada siswa kelas 12 SMKN 15 Kota Bandung. Target luaran solusi yang ingin dicapai adalah meningkatnya pemahaman siswa tentang analisis tangan untuk mengetahui karakter klien pada praktik pekerjaan sosial mikro siswa. Hal ini terbukti dengan adanya peningkatan pengetahuan dari nilai skor 6 pada pre-test telah meningkat sampai ke rata-rata hitung mencapai nilai 8 pada post-test.
Peran Kantor Urusan Agama dalam Optimalisasi Pengelolaan Wakaf Anwar, Ali; Nasrullah, Aan; Iswanto, Juni
Kartika: Jurnal Studi Keislaman Vol. 4 No. 2 (2024): Kartika: Jurnal Studi Keislaman (November)
Publisher : Lembaga Pendidikan Tinggi Nahdlatul Ulama (LPT NU) PCNU Kabupaten Nganjuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59240/kjsk.v4i2.47

Abstract

Waqf is an essential practice in Islam that allows the waqf of property or assets for public or religious purposes. From a historical perspective, waqf has been used in Muslims' economic and social development since the time of the Prophet. Although the concept of waqf is not explicitly mentioned in the Qur’an, it is reinforced by hadith, which underlines the underlying values of goodness, usefulness, and worship. Indonesia has laws and regulations that regulate the laws and procedures for implementing waqf, and the Office of Religious Affairs (KUA) plays an essential role in the administration and management of waqf assets. In the contemporary era, innovation and productive management of waqf assets have helped improve the welfare of society and the progress of Muslims in various countries, such as Saudi Arabia and Malaysia. Waqf remains essential in developing the economy and supporting social needs within a religious framework.
Pengetahuan Kesehatan Reproduksi Pada Siswa SMA Negeri I Babelan - Bekasi Jawa Barat Anwar, Ali; Budiningsih, Marlinda; Juriana, Juriana
Jurnal Segar Vol. 6 No. 2 (2018): Jurnal SEGAR, Volume 6 Nomor 2, Mei 2018
Publisher : Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.753 KB)

Abstract

PENGETAHUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA SISWA SMA NEGERI I BABELAN – BEKASI JAWA BARAT Ali Anwar1, Marlinda Budiningsih2, Juriana2. 1Universitas Negeri Jakarta, 2Universitas Negeri Jakarta Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan kesehatan reproduksi. Siswa SMA 1 Babelan. Penelitian tentang pengetahuan kesehatan reproduksi. Ini menggunakan sampel sebanyak 60 siswa. Hasil penelitian bahwa dari dimensi pengertian tentang organ Reproduksi 78,33%, Pengetahuan tentang fungsi organ reproduksi 80 %, Pengetahuan tentang cara menjaga dan merawat organ reproduksi 98,33 %, Pengetahuan tentang resiko hubungan seks bebas 61,66 %. Dari beberapa di mensi pengetahuan kesehatan reproduksi pada Siswa SMAN 1 Babelan, maka aspek pengetahuan tentang menjaga dan merawat organ reproduksi memiliki persentase tertinggi. Kata Kunci: Pengetahuan, Kesehatan reproduksi.
PENGORGANISASIAN MASYARAKAT DALAM UPAYA PENCEGAHAN PERNIKAHAN ANAK DI KAMPUNG ADAT BANCEUY KECAMATAN CIATER KABUPATEN SUBA Gunawan, Uga Pratama; Anwar, Ali; Muflihati, Abidah
Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial HUMANITAS Vol. 5 No. 1 (2023): Maret: Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Humanitas
Publisher : Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UNPAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/humanitas.v5i1.7423

Abstract

Kampung Adat Banceuy merupakan salah satu Kampung Adat yang masih memegang teguh nilai dan adat budaya Sunda. Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dalam usaha pencegahan stunting dilihat bahwa beberapa faktor penyebab harus ditangani, salah satu faktor penyebab stunting adalah dampak dari adanya pernikahan anak. Kampung Adat Banceuy memandang bahwa perlu adanya upaya penguatan kepada masyarakat dan usaha - usaha pencegahan atau preventif untuk mencegah masyarakat dari berbagai kerentanan sosial yang dapat muncul. Sebagai pemicu stunting, Pernikahan anak juga sangat erat kaitannya dengan pola dan gaya hidup masyarakat, sehingga dipandang perlu adanya upaya untuk membina perilaku anak muda khususnya anak muda dalam upaya mencegah kasus pernikahan anak di masyarakat Kampung Adat Banceuy. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologis untuk melihat bagaimana pencegahan pernikahan dini dengan pengorganisasian masyarakat terhadap kelompok masyarakat adat kampung adat banceuy. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa pengorganisasian masyarakat kampung adat melalui tokoh-tokoh kuncinya dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap sebuah isu permasalahan yang sedang diangkat. Selain itu, pengorganisasian masyarakat dengan menjadikan tokoh masyarakat sebagai motor penggerak masyarakat dapat secara efektif dan masif mendorong masyarakat guna terlibat dalam berbagai kegiatan yang dilakukan guna mencegah isu masalah pernikahan anak yang sedang diangkat. Pelibatan masyarakat secara aktif dalam usaha pencegahan pernikahan anak juga menitik beratkan peran dari pemuda sendiri selaku sasaran serta aktor utama dalam perubahan yang ingin dicapai. Pemuda dilibatkan juga dalam berbagai kegiatan yang ada secara langsung guna membina mereka agar dapat menjadi agen-agen perubahan dimasyarakat serta mempengaruhi anak-anak lainnya untuk turut serta terlibat dalam gerakan yang sedang dilaksanakan. Kata Kunci : Pernikahan Anak, Pengorganisasian Masyarakat, Kampung Adat Banceuy
THE ROLE OF SOCIAL WORKER AT SUB-DISTRICT LEVEL IN STRENGTHENING ENTREPRENEURSHIP OF KUBE TO OVERCOME CULTURAL POVERTY Sariningsih, Yuce; Anwar, Ali; Wanda Kiyah George Albert
SAMPURASUN Vol 11 No 1 (2025): Sampurasun Vol. 11 No. 1 - 2025
Publisher : Lembaga Penelitian Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/sampurasun.v11i1.24074

Abstract

The Ministry of Social Affairs implemented the KUBE (Kelompok Usaha Bersam) or known as micro business group which is managed and owned by beneficiaries of the Family Hope Program/Program Keluarga Harapan (PKH) by developing home business. This activity is accompanied by social work in sub district level under the coordination of Board of Social Service Regency with the duties and roles as person in charge during implementing the program for strengthening their entrepreneurship spirit so that they do not depend anymore on public assistance, this dependency is a manifestation of the culture of poverty. The aim is to describe the role of social work in strengthening entrepreneurship of KUBE. Research method used qualitative and data collection through interview. Data analysis used SWOT analysis to discover the appropriate strategy. The results showed that the role of social work in business supervising as an enabler, broker, mediator and educator need to be improved. The recommendation goes to institution related to KUBE development, higher education, community agent and Corporate Social Responsibility Program to strengthen the knowledge of social worker in micro business to improve spirit of social entrepreneurship and their business management. The role of social worker was very important to break cultural barrier in business development. Keywords: Cultural Poverty, Home Business, KUBE, Entrepreneurship, Social Worker
Artificial Intelligence Improving Student Learning Achievement Hendrawan, Jajang Hendar; Anggraeni, Nurul Falah; Silah, Sumardianshah Bin; Anwar, Ali
International Journal of Social Learning (IJSL) Vol. 5 No. 1 (2024): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher in cooperation with Indonesian Social Studies Association (APRIPSI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/ijsl.v5i1.307

Abstract

This study examines the application of Artificial Intelligence (AI) in Education, mainly focusing on its impact on student achievement in the Pancasila and Citizenship Education Program at STKIP Pasundan. Students often face challenges when dealing with complex and abstract materials in civic Education. The research employs a quantitative approach, using random sampling and multiple linear regression analysis to assess the influence of AI. The findings reveal that ChatGPT is the most commonly used AI platform among students, valued for its user-friendly features and effective response capabilities. The analysis confirms that AI significantly affects student learning achievement, and its contribution is substantial compared to other influencing factors. Additionally, AI enhances student motivation, material absorption, and innovation in the learning process. In conclusion, AI positively and significantly impacts student achievement and can be integrated into educational practices to foster more innovative and practical learning in the digital era.