Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT ANAK DI PANTI ASUHAN NUR FAIZAL DAN PANTI ASUHAN AL IMRAN Ulfah Mahfudah; Ummi Kalsum Marwan; Hadzmawaty Hamzah
Public Health And Medicine Journal Vol. 1 No. 2 (2023): PAMA Edisi Juni 2023
Publisher : ILRSCentre

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59583/pama.v1i2.55

Abstract

Triple burden ini akan menjadi salah satu ancaman bagi bangsa karena menyebabkan produktivitas masyarakat menjadi terganggu oleh penyakit tidak menular (PTM) dan gaya hidup tidak sehat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kesehatan lingkungan ,untuk menerapkan Germas pada anak panti asuhan. Jenis penelitian ini yaitu kuantitatif dengan rancangan penelitian observasional menggunakan kuesioner sebagai instrumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa perilaku phbs kategori cuci tangan pakai sabun kedua panti asuhan sebanyak 9 responden (42,8%) dan 5 responden (29,8%). Panti asuhan pertama sebanyak 12 reponden (57,1%) mandi dan gosok gigi 2x sehari dan panti asuhan kedua sebayak 8 (47,05%) responden. Lalu pada kategori kebersihan lingkungan, panti asuhan pertama ada 51 (71,4%) responden yang membersihkan kamar mandi sesuai jadwal piket, dan 7 (41,1%) responden pada panti asuhan kedua.
Faktor Yang Mempengaruhi Status Gizi Balita di Posyandu Desa Tukamasea Kecamatan Bantimurung Kabupaten Maros Musdalifah Syamsul; Ummi Kalsum Marwan; Yermi; Hadzmawaty Hamzah
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4139

Abstract

Status gizi balita merupakan indikator penting kesehatan anak yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk pendidikan ibu, tingkat pengetahuan gizi, dan riwayat pemberian ASI eksklusif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara ketiga faktor tersebut dengan status gizi balita. Desain penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif analitik dengan teknik tabulasi silang dan uji korelasi. Hasil analisis menunjukkan bahwa sebagian besar balita dengan riwayat ASI eksklusif memiliki status gizi baik (83,6%), sedangkan pada kelompok tanpa ASI eksklusif proporsi status gizi baik hanya 68,8%. Uji statistik menghasilkan nilai p = 0,000 (<0,05) dan koefisien korelasi R = 0,62 yang menunjukkan adanya hubungan kuat dan signifikan antara ASI eksklusif dengan status gizi balita. Faktor pengetahuan gizi ibu juga berhubungan positif dengan status gizi, meskipun tingkat pendidikan formal tidak selalu berkorelasi langsung dengan praktik pengasuhan gizi. Temuan ini menegaskan bahwa ASI eksklusif dan pengetahuan gizi ibu berperan penting sebagai faktor protektif dalam menjaga status gizi balita. Implikasi dari penelitian ini adalah perlunya intervensi berbasis edukasi gizi dan peningkatan cakupan ASI eksklusif sebagai strategi kebijakan untuk mendukung pencapaian status gizi optimal pada anak.
Efektivitas Edukasi Gizi Berbasis Media Video dalam Meningkatkan Pemahaman Pola Makan Seimbang pada Anak Sekolah Dasar Ummi Kalsum Marwan; Nur Ainin Alfi; Hasra Ryska; Tenri Puli; Jihan Fadhilah Arsyad; Dewi
Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Publikasi Pengabdian Masyarakat: Inovasi dan Pemberdayaan
Publisher : YAYASAN YASZOY CAYAHA NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71049/8vyn5d75

Abstract

Isu gizi pada anak sekolah dasar menjadi tantangan serius baik secara global maupun nasional, dengan angka malnutrisi, stunting, dan obesitas yang masih tinggi. Di Indonesia, data SSGI 2022 menunjukkan prevalensi stunting mencapai 21,6%, dan di Sulawesi Selatan sebesar 27,2%. Fokus pengabdian ini adalah pada rendahnya pemahaman anak terhadap pentingnya sarapan dan pola makan seimbang. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman siswa tentang pola makan seimbang melalui pendekatan edukasi interaktif berbasis media video. Kegiatan dilaksanakan di SD Muhammadiyah 1 Palopo dengan melibatkan 100 siswa kelas 5 dan 6. Metode yang digunakan meliputi pre-test, pemutaran video edukatif dari YouTube, diskusi interaktif, kuis, dan post-test. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa, dari kategori Sangat Baik sebesar 13,9% menjadi 28,3% dan penurunan kategori Kurang dari 13,9% menjadi 5%. Edukasi berbasis video terbukti menjadi strategi yang efektif dan menyenangkan dalam meningkatkan pemahaman anak tentang pentingnya sarapan dan gizi seimbang.
Mutu Interaksi Konseling Bidan Terhadap Perilaku Gizi Pada Ibu Hamil Kurang Energi Kronik Juliani; Ummi Kalsum Marwan; Andi Sitti Umrah
Jurnal Kebidanan Malakbi Vol 7 No 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Mamuju

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33490/b.v7i2.2342

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women remains a significant maternal health concern that contributes to elevated risks of anemia, low birth weight, prematurity, and suboptimal neonatal outcomes. Nutritional behavior change in pregnant women is determined not solely by the availability of information, but also by the quality of counselling interaction between midwives and their clients. This study aimed to analyze the association between the quality of midwife counselling interactions and nutritional behavior among pregnant women with CED. The research method employs an observational design with a cross-sectional approach.. A purposive sample of 40 pregnant women with CED was recruited from primary healthcare centers (Puskesmas) in Palopo City. Data were collected using validated questionnaires assessing counselling interaction quality and nutritional behavior, and were analyzed using the Spearman's rank correlation test. The results of the study showed that the median score for the quality of counselling interactions was 69.0, while the median score for nutritional behaviour among pregnant women with CED was 67.0. Spearman’s correlation test showed a significant positive relationship between the quality of counselling interactions and nutritional behaviour (r = 0.543; p < 0.001). This study concludes that the quality of midwife counselling interaction plays a pivotal role in nutritional behavior change among pregnant women with CED. Therefore, interactive and empathetic nutritional counselling should be embedded within comprehensive antenatal care, aligned with CED management programmes such as supplementary feeding, iron tablet supplementation, and ongoing support.
Membangun kesadaran kolektif: "penyuluhan anti kekerasan seksual dan anti perundungan di SMA Negeri 13 Maros” Nining Ade Ningsih; Saparuddin Latu; Ummi Kalsum Marwan
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 2 (2025): March
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i2.29053

Abstract

Abstrak Kekerasan seksual dan perundungan merupakan dua fenomena sosial yang masih menjadi tantangan serius dalam lingkungan pendidikan di Indonesia. KPAI melaporkan sepanjang tahun 2021 terdapat 1.258 kasus kekerasan terhadap anak di lingkungan pendidikan, dengan 229 kasus di antaranya merupakan kekerasan seksual. Intervensi di sekolah telah terbukti sebagai strategi yang efektif dalam mengurangi insiden perundungan dan kekerasan dengan melibatkan semua elemen dan dilakukan secara holistik. Tujuan kegiatan penyuluhan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman siswa mengenai kekerasan seksual dan perundungan sebagai bagian dari kesadaran kolektif dalam menciptakan suasana pembelajaran yang lebih baik. Penyuluhan ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Maros yang diikuti oleh 32 siswa. Metode yang digunakan dengan pendekatan Participatory Learning and Action (PLA) yang menekankan pada keterlibatan aktif peserta melalui ceramah dan tanya jawab serta evaluasi kegiatan. Hasil pelaksanaan kegiatan adalah para siswa sangat antusias dengan aktif bertanya dan menjawab pertanyaan serta memahami mengenai kekerasan seksual dan perundungan secara komprehensif. Siswa memahami mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual dan perundungan, jenis dan bentuk kekerasan seksual dan perundungan, pihak yang terlibat, dampak negatifnya, serta strategi pencegahan dan penanganannya. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah menanamkan konsep perubahan yang baru dalam berperilaku dan bersosialisasi pada siswa. Kata kunci: kesadaran kolektif; penyuluhan; anti kekerasan seksual; anti perundungan; siswa SMA. Abstract Sexual violence and bullying are two social phenomena that are still serious challenges in the educational environment in Indonesia. KPAI reported that throughout 2021 there were 1,258 cases of violence against children in the educational environment, with 229 cases of sexual violence. Intervention in schools has proven to be an effective strategy in reducing incidents of bullying and violence by engaging all elements and being carried out holistically. The purpose of this counseling activity is to increase students' understanding of sexual violence and bullying as part of collective awareness in creating a better learning atmosphere. This counseling was held at SMA Negeri 3 Maros which was attended by 32 students. The method used is the Participatory Learning and Action (PLA) approach which emphasizes the active involvement of participants through lectures and questions and answers as well as activity evaluation. The result of the implementation of the activity was that the students were very enthusiastic by actively asking and answering questions and understanding sexual violence and bullying comprehensively. Students understand the forms of sexual violence and bullying, the types and forms of sexual violence and bullying, the parties involved, their negative impacts, and prevention and handling strategies. The conclusion of this activity is to instill a new concept of change in behavior and socialization in students. Keywords: collective consciousness; extension; anti-sexual violence; anti-bullying; senior high school students.