Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI SENI PADA REMAJA BALI DI KOTA BALIKPAPAN: Increasing Art Literacy on Balinese Teenagers in Balikpapan City Singgih Daru Kuncara; Zamrud Whidas Pratama; Purwanti; Agus Kastama Putra; Yohana, Saferi
Jurnal Ruhui Rahayu: Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Humaniora Vol 2 No 2 (2023)
Publisher : Program Studi Sastra Indonesia Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/ruhuirahayu.v2i2.98

Abstract

Abstract: This service activity aims to increase the knowledge of art literacy among teenagers in Balikpapan City as an effort to increase awareness related to cultural identity. Activities carried out in the form of music training and folklore documentation in the Balinese community at Giri Jaya Natha Temple, Balikpapan City. This activity is carried out through three stages; first, the preparation stage, field observation as an effort to determine the right training for Balinese youth groups in Balikpapan City. Second, the implementation stage by giving post-test, training, and pre-test. Third, the reporting stage by evaluating the results of post and pre-test. The result of written evaluation shows that 92% of teenagers have improved art literacy skills on the use and function of Balinese musical instruments. Keywords: Art literacy improvement, teenagers, temple   Abstrak: Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan literasi seni pada remaja di Kota Balikpapan sebagai upaya peningkatan kesadaran terkait budaya identitas. Kegiatan yang dilakukan berupa pelatihan seni musik serta dokumentasi cerita rakyat pada komunitas masyarakat Bali di Pura Giri Jaya Natha Kota Balikpapan. Kegiatan ini dilaksanakan melalui tiga tahapan; pertama tahap persiapan, observasi lapangan sebagai upaya penentuan pelatihan yang tepat pada kelompok remaja Bali di Kota Balikpapan. Kedua tahap pelaksanaan dengan memberikan post- test, pelatihan, dan pre-test. Ketiga, tahapan pelaporan dengan mengevaluasi hasil post dan pre test. Hasil evaluasi secara tertulis menunjukkan bahwa 95% remaja mengalami peningkatan keterampilan literasi seni tentang penggunaan dan fungsi alat musik Bali.  Kata kunci: Peningkatan literasi seni, remaja, pura
MAINTENANCE OF THE MAMANDA KUTAI MUSIC ECOSYSTEM SUSTAINABILITY OF ORIGINAL MUSIC IN THE MAMANDA PANJI BERSERI GROUP Fikri Yassaar Arrazaq; Yofi Irvan Vivian; Zamrud Whidas Pratama
Sorai: Jurnal Pengkajian dan Penciptaan Musik Vol. 18 No. 1 (2025): July
Publisher : Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33153/sorai.v18i1.7167

Abstract

The existence of traditional music in Mamanda Kutai theater art remains well-preserved by the Mamanda Panji Berseri group, as demonstrated by the consistent core patterns of piul and babon, as well as the relatively unchanged use of accompanying instruments. This preservation is particularly noteworthy given the significant developments observed in most other groups. This qualitative study aims to examine how the traditional Mamanda music ecosystem is systematically maintained by the Mamanda Panji Berseri group. The research employs a combination of desk and field methods, grounded in an ethnomusicological perspective. The findings indicate that various interrelated components within the ecosystem contribute to its sustainability, including learning systems, musicians and communities, contextual and structural frameworks, regulatory support and infrastructure, and the music industry. Furthermore, the study underscores that the role of the traditional Mamanda Kutai musical accompaniment ecosystem within the Mamanda Panji Berseri group still requires further optimization to enhance its long-term sustainability and broader impact.
Pemanfaatan Folklor (Cerita Rakyat) Sulawesi Selatan dalam Bentuk Cipta Tari dan Musik: Revitalisasi Tradisi dan Optimalisasi Inovasi Ekspresi Seni Nusantara Berbasis Digital di Kabupaten Soppeng Ita Rosvita; Bungatang, Bungatang; Ilma Rahim; Zamrud Whidas Pratama
Abdimas Langkanae Vol. 5 No. 2 (2025): September-Desember 2025
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/jpm.v5i2.553

Abstract

Pemanfaatan folklor (cerita rakyat) Sulawesi Selatan dalam bentuk cipta tari dan musik: revitalisasi tradisi  dan optimalisasi inovasi ekspresi seni nusantara berbasis digital di kabupaten soppeng dilaksanakan dalam kegiatan PKM yang  bertujuan merevitalisasi nilai-nilai budaya lokal melalui pelatihan digitalisasi folklor Soppeng berbasis seni tari dan musik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui ceramah interaktif, lokakarya, dan praktik langsung. Kegiatan dilaksanakan pada 8–9 November 2025 di Sanggar Seni Naurah, Kabupaten Soppeng, dengan melibatkan 36 peserta yang terdiri dari pelatih tari, guru seni, dan peserta didik. Materi pelatihan meliputi pengenalan folklor sebagai sumber inspirasi cipta tari dan musik, pemanfaatan teknologi digital sederhana untuk dokumentasi, serta praktik eksplorasi gerak dan musik berdasarkan cerita rakyat lokal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengadaptasi folklor menjadi karya tari dan musik yang kreatif serta siap dipublikasikan melalui platform digital. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat identitas budaya Bugis Soppeng sekaligus mendorong inovasi seni tradisional di era globalisasi.