Abdul Aziz
Universitas Islam Negeri Mataram

Published : 6 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Pengembangan Media dan Teknologi Dalam Pembelajaran Miftahul Jannah; Lalu Muhammad Arifrabbani; Abdul Aziz
BLAZE : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembangan Vol. 1 No. 4 (2023): November : Jurnal Bahasa dan Sastra dalam Pendidikan Linguistik dan Pengembanga
Publisher : STIKes Ibnu Sina Ajibarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59841/blaze.v1i4.683

Abstract

Media pembelajaran dapat merupakan wahana penyalur pesan dan informasi belajar. Media pembelajaran yang dirancang secara baik akan sangat membantu peserta didik dalam mencerna dan memahami materi pelajaran. Di era globalisasi dan informasi ini, perkembangan media pembelajaran juga semakin maju. Penggunaan Teknologi Informasi (TI) sebagai media pembelajaran sudah merupakan suatu tuntutan. Walaupun perancangan media berbasis TI memerlukan keahlian khusus, bukan berarti media tersebut dihindari dan ditinggalkan. Media pembelajaran berbasis TI dapat berupa internet, intranet, mobile phone, dan CD Room/Flash Disk. Adapun komponen utamanya meliputi Learning Management System (LMS), dan Learning Content (LC).
Pembelejaran Keterampilan Berbicara Bahasa Arab Dengan Starategi Kognitif (Studi Perbandingan di MTS NW Gelogor dan MTs NW Banyumulek) Nurlaili Nurlaili; Abdul Aziz
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i3.2819

Abstract

Arab secara bahasa adalah gurun sahara, atau tanah tandus yang di dalamnya tidak ada air dan pohon yang tumbuh di atasnya. sedangkan “bahasa” adalah alat komunikasi yang digunakan manusia untuk saling berinteraksi dan berhubungan dengan berbagai motivasi dan keperluan yang mereka miliki. Metode yang di gukana dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitataif bersiafat lapangan dengan desain studi perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kognitif terbukti mampu dalam meningkatkan kemampuan berbicara siswa di kedua sekolah . penerapan strategi kognitif tidak hanya membantu siswa dalam mengembangkan keterampilan berbicara bahasa arab tetapi juga melatih mereka untuk berpikir kritis, mengorganisasi ide dalam mengaplikasikan bahasa dalam kehidupan sehari-hari. Strategi ini bisa menjadi solusi efektif untuk mengatasi berbagai tantangan pembelajaran dengan kontribusi signifikan terhadap penguasaan keterampilan berbicara yang berkelanjutan.
Kesulitan-Kesulitan Belajar Bahasa Arab Pada Maharrah Kalam Kelas IX Madrasah Aliyah NW Selusuh Siti Saudah; Abdul Aziz
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 10 No. 4 (2025): November
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v10i4.3535

Abstract

Penelitian ini menjelaskan dan mendeskripsikan kesulitan belajar bahasa Arab khususnya pada pembelajaran maharrah kalam yang dialami oleh siswa MTs Ulinnuha Yatemat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kesulitan belajar dan mengatasinya. dengan beberapa solusi yang diberikan oleh peneliti. Pengumpulan data melalui observasi dan wawancara. Analisa data dimulai dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa faktor-faktor yang membuat kesulitan belajar bahasa Arab yaitu kurangnya motivasi dan minat dalam mempelajari bahasa Arab, faktor minim penguasaan kosakata bahasa Arab, lingkungan yang kurang mendukung untuk pembelajaran bahasa Arab secara lisan dan tulis, dan kesulitan dalam penerapan pembelajaran nahwu dan sharraf.
TATBIQ ṬARĪQAT AL-ʿĀB AL-LUGHAWIYYA AL-ʿARABIYYAH LI-TAḤSĪN MAHĀRAT AL-KALĀM WA-AL-KITĀBA LI-L-FAṢL AL-SĀBIʿ BI-MADRASAT AL-THANAWIYYA AL-MUʿALLIMĀT NAHḌAT AL-WAṬAN ANJĀNĪ LUMBUK AL-SHARQIYYA Nailil Izzati Sa’adatul Asri; Abdul Aziz
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 22 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v22i2.14795

Abstract

Language games consist of two words: "games" and "language." Games are activities that develop specific skills or abilities in an enjoyable way. The enjoyment derived from games is not about winning, but rather the pleasant experiences during participation. This research is motivated by the difficulties students face in understanding Arabic lessons and the lack of proficiency among female students in using the Arabic language. The purpose of this study is to determine how the language games method is applied to enhance speaking (maharah kalam) and writing (maharah kitabah) skills in Class VII at MTs. Mu’allimat NW Anjani, as well as to identify the challenges faced when implementing these language games. This study employs a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observations, interviews, and documentation. The results indicate that the application of the language games method is effective, as students show enthusiasm and motivation during lessons. They are attentive and actively engaged, and their desire to learn Arabic is high, although they are not yet fully fluent in using Arabic in daily life. Challenges in applying this method include students' lack of understanding of the games, teachers’ competence in teaching Arabic, and students’ limited interest in Arabic lessons.
TATBIQ ṬARĪQAT AL-ʿĀB AL-LUGHAWIYYA AL-ʿARABIYYAH LI-TAḤSĪN MAHĀRAT AL-KALĀM WA-AL-KITĀBA LI-L-FAṢL AL-SĀBIʿ BI-MADRASAT AL-THANAWIYYA AL-MUʿALLIMĀT NAHḌAT AL-WAṬAN ANJĀNĪ LUMBUK AL-SHARQIYYA Nailil Izzati Sa’adatul Asri; Abdul Aziz
El-Tsaqafah : Jurnal Jurusan PBA Vol. 22 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Islam Negeri Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20414/tsaqafah.v22i2.14795

Abstract

Language games consist of two words: "games" and "language." Games are activities that develop specific skills or abilities in an enjoyable way. The enjoyment derived from games is not about winning, but rather the pleasant experiences during participation. This research is motivated by the difficulties students face in understanding Arabic lessons and the lack of proficiency among female students in using the Arabic language. The purpose of this study is to determine how the language games method is applied to enhance speaking (maharah kalam) and writing (maharah kitabah) skills in Class VII at MTs. Mu’allimat NW Anjani, as well as to identify the challenges faced when implementing these language games. This study employs a descriptive qualitative approach. Data collection techniques include observations, interviews, and documentation. The results indicate that the application of the language games method is effective, as students show enthusiasm and motivation during lessons. They are attentive and actively engaged, and their desire to learn Arabic is high, although they are not yet fully fluent in using Arabic in daily life. Challenges in applying this method include students' lack of understanding of the games, teachers’ competence in teaching Arabic, and students’ limited interest in Arabic lessons.
Peran Guru Terhadap Bimbingan Belajar Santri Pondok Pesantren Nurul Bayan Lombok Utara Samsul Hadi; Dedy Wahyudin; Abdul Aziz
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol. 11 No. 3 (2026): Agustus
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v11i3.5039

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan peran guru dalam bimbingan belajar santri di Pondok Pesantren Nurul Bayan Lombok Utara, menganalisis metode yang digunakan, serta mengidentifikasi kendala yang muncul dalam pelaksanaannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru berperan sebagai motivator yang menumbuhkan semangat belajar santri dengan pendekatan religius, emosional, dan keteladanan; sebagai fasilitator yang mengombinasikan metode tradisional dengan pendekatan partisipatif seperti diskusi dan musyawarah kitab; serta sebagai pembimbing personal yang memberi perhatian khusus kepada santri dengan latar belakang dan kemampuan berbeda. Metode ceramah dan diskusi digunakan secara terpadu, di mana ceramah meneguhkan otoritas keilmuan dan nilai normatif, sedangkan diskusi mendorong berpikir kritis dan kontekstual. Kendala yang dihadapi guru mencakup keterbatasan waktu akibat padatnya jadwal pesantren, perbedaan kemampuan santri, fluktuasi motivasi belajar, keterbatasan fasilitas, serta tingginya beban kerja guru. Meski demikian, kreativitas, keteladanan, dan dedikasi guru menjadi faktor kunci dalam menjaga efektivitas bimbingan belajar dan memastikan tercapainya tujuan pendidikan pesantren.