Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Bahasa Indonesia dalam Komunikasi yang Efektif Sebagai Strategi Manajemen untuk Meningkatkan Kinerja Perusahaan Ika Febriana; Wulan Erdianti Putri; Yurida Aulia; Windah Frawyta Lestary Sinaga; Amanda Agustin; Samuel Indra Sitorus
Journal of Education Transportation and Business Vol 1, No 2 (2024): Desember 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v1i2.4186

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran strategis bahasa Indonesia dalam komunikasi organisasi untuk meningkatkan kinerja perusahaan. Di era global dengan lingkungan kerja yang multikultural, penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar menjadi kunci untuk meminimalkan kesalahpahaman dan memastikan kejelasan informasi antar stakeholder. Melalui pendekatan kualitatif dan studi literatur, penelitian menganalisis bagaimana komunikasi efektif dalam bahasa Indonesia mempengaruhi aspek efisiensi kerja, produktivitas, dan kepuasan kerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berbahasa Indonesia yang terstruktur dan jelas berkontribusi positif terhadap kinerja, didukung oleh faktor-faktor seperti budaya organisasi, kompetensi SDM, dan sistem manajemen yang efektif. Strategi pengembangan yang direkomendasikan mencakup standardisasi komunikasi formal, program pelatihan bahasa, dan integrasi penggunaan bahasa Indonesia ke dalam budaya perusahaan.
Implementasi Good Governance dalam Pencegahan Budaya Koruptif: Studi Kasus PT Antam TBK Aprinawati Aprinawati; Wulan Erdianti Putri; Windah Frawyta Lestary Sinaga; Yurida Aulia; Stephen Malau; Imamul Khaira
Journal on Education Vol 7 No 1 (2024): Journal on Education: Volume 7 Nomor 1 Tahun 2024
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joe.v7i1.7294

Abstract

The purpose of this article is to analyze the role of good governance in preventing corruption in PT Antam, focusing on the application of the principles of transparency, accountability, and integrity in shaping an anti-corruption organizational culture. Using a qualitative approach with a case study method, this research identifies important elements of good governance, such as leadership with integrity, stakeholder participation, and an effective monitoring system. The results show that failures in the implementation of good governance principles contribute to the emergence of a corruptive culture, especially in PT Antam's Precious Metals Management and Refining. Weak transparency, accountability, and internal supervision allow abuse of authority to occur thoroughly. This study recommends improving the implementation of good governance and strengthening the supervisory system to prevent corruption in the future.
Dampak Isu Keamanan Pangan terhadap Penurunan Minat Beli dan Perilaku Konsumen: Studi Kasus Roti Aoka Tahun 2024 Yurida Aulia; Jelitha Betsyeba; Wulan Erdianti Putri; Windah Frawyta Lestary Sinaga; Gita Tri Novel Pandiangan; Wiko Prayoga; Hendra Saputra
Journal of Accounting Law Communication and Technology Vol. 3 No. 1 (2026): Januari 2026
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jalakotek.v3i1.7476

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak isu keamanan pangan terhadap minat beli dan perubahan perilaku konsumen pada kasus Roti Aoka tahun 2024. Isu yang menyebutkan bahwa produk tersebut mengandung bahan pengawet berbahaya (diduga natrium dehidroasetat) menyebar cepat melalui media sosial dan memicu kekhawatiran publik. Meskipun BPOM pada 28 Juni 2024 menyatakan bahwa Roti Aoka aman dikonsumsi, persepsi negatif konsumen tetap bertahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan kuesioner online yang melibatkan 35 responden. Hasil menunjukkan bahwa 77,1% responden mengetahui isu dari media sosial, dan 68,6% masih meragukan keamanan produk pasca-klarifikasi BPOM. Dampak signifikan terlihat pada minat beli: 34,3% responden berhenti membeli dan 37,1% mengurangi frekuensi pembelian. Perubahan perilaku meliputi meningkatnya kebiasaan membaca label (77,1%), peralihan ke merek alternatif (62,9%), dan peningkatan persepsi risiko. Temuan ini konsisten dengan Theory of Planned Behavior dan teori krisis reputasi yang menekankan pengaruh persepsi risiko terhadap keputusan pembelian. Penelitian ini menegaskan pentingnya strategi komunikasi krisis yang cepat, transparan, dan efektif untuk memulihkan kepercayaan konsumen.