Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Optimalisasi Penerapan Media Game Online Camat pada Program Edukasi BHD untuk Desa Wisata Aman dan Sehat di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Hidayat, Uti Rusdian; Hatmalyakin, Debby; Alfikrie, Fauzan; Arisandi, Defa; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Anjarwadi, Ihsan Angga; Annisa, Nur; Iswara, Ruhil
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18020

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata, pengembang tidak hanya dituntut untuk menyiapkan fasilitas pariwisata, namun sumber daya manusianya harus didukung dengan pengetahuan pengelolaan objek wisata khususnya penanganan awal pada kasus kegawatdaruratan. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat telah dilaksanakan dengan berupa pembelajaran dengan penerapan media game online CAMAT pada program Edukasi BHD. Hasil pelaksanaan kegiatan didapatkan data terjadi peningkatan pengetahuan masyarakat setelah melakukan pembelajaran dengan game online CAMAT pada program Edukasi BHD. Peningkatan pengetahuan ini diharapkan dapat membuat masyarakat lebih siap untuk menyambut dinamika desa wisata yang ramai pengunjung dengan segala resiko kegawatdaruratan yang mungkin bisa terjadi. Kata Kunci: Game online CAMAT, Kegawatdaruratan, Desa Wisata  ABSTRACT In the process of developing tourism areas, developers are not only required to prepare tourism facilities, but their human resources must be supported by knowledge of tourism object management, especially initial handling in emergency cases. The implementation of community service has been carried out in the form of learning with the application of CAMAT online game media in the BHD Education programme. The results of the implementation of activities obtained data on the increase in community knowledge after learning with the CAMAT online game in the BHD Education programme. This increase in knowledge is expected to make the community better prepared to welcome the dynamics of a crowded tourist village with all the risks of emergencies that might occur. Keywords: CAMAT online game, Emergency, Tourism Village
Edukasi Buku Saku EDH (Early Detection Score) dalam Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat tentang Penyakit Hipertensi di Desa Temajuk Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Amaludin, Mimi; Hidayat, Uti Rusdian; Arisandi, Defa; Akbar, Ali; Alfikrie, Fauzan; Anjarwadi, Ihsan Angga; Annisa, Nur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18021

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata, pengembang tidak hanya dituntut untuk menyiapkan fasilitas pariwisata, namun sumberdaya manusianya harus didukung pengetahuan tentang resiko penyakit yang mungkin diderita diwilayah pesisir pantai yang salah satunya berupa hipertensi. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah pemberian edukasi buku saku EDH (Early Detection Score) dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi di Desa Temajuk. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data terjadi peningkatan masyarakat tentang penyakit hipertensi. Peningkatan pengetahuan tentang hipertensi menjadi salah satu langkah menjadikan desa temajuk bukan hanya desa wisata tetapi desa sehat. Kata Kunci: Hipertensi, Pengetahuan, Buku Saku EDH  ABSTRACT In developing tourism areas, developers are not only required to prepare tourism facilities but their human resources must be supported by knowledge about the risk of diseases that may be suffered in coastal areas, one of which is hypertension. The method of implementing community service is providing EDH (Early Detection Score) pocketbook education to increase public knowledge about hypertension in Temajuk Village. The results of community service obtained data on an increase in the community's awareness of hypertension. Increasing knowledge about hypertension is one of the steps to make Temajuk village not only a tourist but a healthy village. Keywords: Hypertension, Knowledge, EDH Pocket Guide
Impelemntasi Mnemonic “Sambas” dengan Leaflet sebagai Media Pembelajaran Pertolongan Pertama Kasus Trauma di Desa Temajuk Kabupaten Sambas Hatmalyakin, Debby; Hidayat, Uti Rusdian; Alfikrie, Fauzan; Arisandi, Defa; Akbar, Ali; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Amaludin, Mimi; Anjarwadi, Ihsan Angga; Annisa, Nur
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 8, No 3 (2025): Volume 8 No 3 (2025)
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v8i3.18014

Abstract

ABSTRAK Dalam proses pengembangan kawasan pariwisata, pengembang tidak hanya dituntut untuk menyiapkan fasilitas pariwisata, namun sumberdaya manusianya harus didukung keterampilan dalam penanganan awal pada cedera atau trauma. Metode pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat adalah simulasi tentang pertolongan pertama pada kasus trauma dengan mnemonic SAMBAS dengan menggunakan bantuan leaflet. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan data terjadi peningkatan keterampilan masyarakat sebelum dan setelah disimulasikan tentang pertolongan pertama pada kasus trauma dengan Mnemonic SAMBAS. Peningkatan keterampilan masyarakat tentang pertolongan pertama pada kasus trauma menjadi upaya penanganan kondisi gawat darurat yang berkaitan dengan kasus trauma. Kata Kunci: Keterampilan, Pertolongan Pertama, Trauma, Mnemonic SAMBAS  ABSTRACT In the process of developing tourism areas, developers are not only required to prepare tourism facilities, but their human resources must be supported by skills in the initial handling of injury or trauma. The method of implementing community service is a simulation of first aid in trauma cases with the SAMBAS mnemonic using leaflets. The results of community service obtained data on the improvement of community skills before and after simulation of first aid in trauma cases with SAMBAS mnemonic. Increasing community skills about first aid in trauma cases is an effort to handle emergency conditions related to trauma cases. Keywords: Skills, First Aid, Trauma, SAMBAS Mnemonic
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) di Desa Temajuk Kecamatan Paloh Kabupaten Sambas Amaludin, Mimi; Safitri, Dewin; Arisandi, Defa; Hidayat, Uti Rusdian; Akbar, Ali; Alfikrie, Fauzan; Nurpratiwi, Nurpratiwi; Hatmalyakin, Debby; Nurannisa, Nurannisa
Jurnal Kreativitas Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Vol 7, No 7 (2024): Volume 7 No 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/jkpm.v7i7.14769

Abstract

ABSTRAK Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam dua dekade terakhir menjadi beban dalam pembiayaan karena tingginya biaya pengobatan (penyakit katastropik) seperti penyakit jantung, kanker, dan gagal ginjal. Dalam hal ini tenaga kesehatan termasuk perawat memiliki peran penting terutama upaya promotive dan preventif agar dapat menekan angka kejadian sekaligus menurunkan beban biaya pengobatan. Sebagai upaya promotive maka dilakukan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat akan penyakit tidak menular serta memberdayakan masyarakat dengan keterampilan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyakit tidak menular. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam upaya menurunkan peningkatan penyakit tidak menular serta ikut memberdayakan masyarakat agar terbentuk individu dan masyarakat yang mandiri. Metode yang dilakukan pada kegiatan PKM ini adalah Metode yang akan digunakan dalam kegiatan ini adalah edukasi, demonstrasi dan simulasi. Hasil pengabdian kepada masyarakat didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan dan keterampilan. setelah diberikan edukasi pengetahuan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (73,33%). setelah dilakukan demonstarsi dan simulasi keterampilan masyarakat sebagian besar menjadi tinggi (70%). Pemberian edukasi dan demonstrasi dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dapat menjadi salah satu upaya pencegahan PTM. Kata Kunci: Gagal Ginjal Kronik, Penyakit Tidak Menular  ABSTRACT Introduction: Non-Communicable Diseases (NCDs) in the last two decades have become a financial burden due to the high costs of treatment (catastrophic diseases) such as heart disease, cancer and kidney failure. In this case, health workers, including nurses, have an important role, especially promotive and preventive efforts, in order to reduce the number of incidents while reducing the burden of medical costs. As a promotive effort, education is carried out to increase public knowledge of non-communicable diseases and empower the public with the skills to carry out health checks as an effort to early detect and prevent non-communicable diseases. Objective: The aim of this activity is to increase community participation in efforts to reduce the increase in non-communicable diseases and help empower the community to form independent individuals and communities. Method: the method used in this PKM activity is method that will be used in this activity is education, exposure and simulation. Results: The results of community service show that there is an increase in knowledge and skills. after being given education, the majority of people's knowledge became high (73.33%). after demonstrations and simulations, most people's skills became high (70%). Conclusion: providing education and education can increase knowledge and skills and can be one of the efforts to prevent Non-Communicable Diseases.  Keywords: Chronic Kidney Failure, Non-Communicable Diseases
Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Tentang Hipertensi Dengan Edukasi Ebook EDH Score di Wilayah Kerja Puskesmas Teluk Melano Kabupaten Kayong Utara: Pengabdian Nurpratiwi; Uti Rusdian Hidayat; Ali Akbar; Debby Hatmalyakin; Fauzan Alfikrie; Defa Arisandi; Mimi Amaludin; Nur Annisa; Ihsan Angga Anjarwadi
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 2 (October 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i2.4133

Abstract

Hipertensi sebagai salah satu permasalahan di dunia. Hipertensi tidak dapat disembuhkan melainkan dicegah sedini mungkin. Salah satu pencegahan hipertensi secara dini berupa penilaian awal menggunakan sistem skoring dalam memprediksi hipertensi berupa Early Detection of Hypertension Score. Sistem ini kemudian dikembangkan untuk masyarakat dalam bentuk ebook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi setelah diberikan edukasi dengan Ebook EDH Score. Kegiatan ini mengukur pengetahuan tentang hipertensi sebelum dan sesudah diberikan intervensi dalam bentuk Ebook EDH Score. Hasil kegiatan pengabdian kepada masyarakat didapatkan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang penyakit hipertensi setelah diberikan edukasi. Peningkatan pengetahuan tentang hipertensi menjadi salah satu langkah menjadikan langkah menciptakan desa sehat
Predictive Models and Tools for Early Detection of Stunting in Children: A Systematic Review Nurannisa Nurannisa; Titih Huriah
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 7, No 3 (2025): CONTAGION
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v7i3.25901

Abstract

Child stunting remains a critical public health challenge globally, with early detection essential for preventing irreversible developmental consequences. This review uniquely synthesizes predictive and measurement tools for early stunting detection across multiple low- and middle-income countries, addressing the gap in systematic evaluation of their diagnostic performance. Following PRISMA 2020 guidelines, we systematically searched PubMed, ProQuest, Emerald, and Springer databases for studies published between 2019-2024. We used the SPIDER method to define this study's inclusion, and eligible studies included those developing or validating predictive models and diagnostic tools for stunting detection in children aged 0-19 years. The articles included in this assessment use different methodologies conduct a critical appraisal to determine the quality of the articles using the instrument tool from Joana Briggs Institute (JBI). Thirteen studies met the inclusion criteria, identifying four primary tool categories clinical scoring systems, omposite anthropometric indices, diagnostic charts and machine learning models. The MEIRU chart demonstrated superior diagnostic accuracy (sensitivity 97.6%, specificity 96.3%, kappa 0.93) compared to traditional WHO methods. Clinical scores exhibited moderate performance with sensitivity ranging from 61.9% to 90.0%. Common predictors across models included maternal education, birth weight, child age, gender, and socioeconomic status. Predictive models and measurement tools are valuable for the early detection of stunting, enabling timely and targeted interventions to reduce its long-term impact on child health and development. Keywords: Anthropometry, Diagnostic accuracy, Early detection, Prediction models, Risk factors
The Effectiveness of the SIAPP Digital Learning Platform in Improving Community Self-Efficacy in Providing Basic Life Support in Pontianak City, Indonesia Uti Rusdian Hidayat; Fauzan Alfikrie; Debby Hatmalyakin; Ali Akbar; Defa Arisandi; Nurpratiwi Nurpratiwi; Mimi Amaludin; Ruhil Iswara; Nurannisa Nurannisa; Ihsan Angga Anjarwadi; Delvi Yanto
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 2 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i2.29367

Abstract

Out-of-hospital cardiac arrest (OHCA) remains a major public health challenge globally, with low survival rates largely attributed to delayed or inadequate Basic Life Support (BLS) provided by lay responders. Limited access to educational resources and low self-efficacy among community members further hinder effective early intervention. This study aimed to evaluate the effectiveness of the First Aid Learning Administration Information System (SIAPP) in improving community self-efficacy in providing BLS in Pontianak City, Indonesia. A quasi-experimental study using a one-group pretest–posttest design was conducted among 33 community participants recruited through convenience sampling. The study, including the intervention and outcome assessments, was conducted over 2 weeks. The intervention consisted of SIAPP-based first-aid training. Self-efficacy was measured using a structured questionnaire before and after the intervention. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test to determine differences in self-efficacy scores. Participants’ self-efficacy improved significantly after the intervention (p = 0.001). The findings indicate that SIAPP effectively increases community members' confidence in performing BLS procedures. SIAPP is an effective and scalable digital learning platform for improving community self-efficacy in BLS provision. Its implementation may strengthen early response capacity in OHCA cases and improve community-based emergency preparedness Keywords: SIAPP, Self-efficacy, Basic Life Support, Out-of-Hospital Cardiac Arrest, Health Education
Effectiveness of the Time Rushing Game Method in Enhancing Knowledge, Skills, and Self-Efficacy in Health-Oriented Disaster Response Simulations Uti Rusdian Hidayat; Defa Arisandi; Debby Hatmalyakin; Ali Akbar; Fauzan Alfikrie; Nurpratiwi Nurpratiwi; Mimi Amaludin; Ihsan Angga Anjarwadi; Nurannisa Nurannisa; Andi Subandi
Contagion: Scientific Periodical Journal of Public Health and Coastal Health Vol 8, No 2 (2026): Contagion
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/contagion.v8i2.28435

Abstract

This study aimed to evaluate the effectiveness of the time-rushing game method in enhancing knowledge, skills, and self-efficacy in health-oriented disaster response simulations. A quasi-experimental one-group pretest-posttest design study was conducted with 114 nursing students. The Time Rushing Game measured knowledge, skills, and self-efficacy in conducting disaster-response simulations. The Time Rushing Game intervention consisted of triage, evacuation, and initial assessment procedures, each with a 10-minute time limit. After receiving the intervention or playing the disaster simulation, knowledge, skills, and self-efficacy were measured again. Knowledge and self-efficacy were measured using a questionnaire. Skills are measured using an observation sheet. There was a significant improvement in knowledge (p=0.000), skills (p=0.000), and self-efficacy (p=0.000) after the intervention using the Time Rushing Game learning method. The number of respondents who experienced an increase was 77 for knowledge and 106 for both skills and self-efficacy. Meanwhile, 37 respondents showed no change in knowledge, and 8 respondents each showed no change in skills and self-efficacy. The Time Rushing Game effectively enhanced students' knowledge, skills, and self-efficacy in health-oriented disaster response simulations. This learning method should be implemented not only in health-oriented disaster response simulations but also in other case-study-based simulations Keywords: Time Rushing Game, Knowledge, Skills, Self-Efficacy, Disaster Preparedness
Pendekatan Edukatif dalam Pencegahan Penyakit Gagal Ginjal pada Anak di Puskesmas Teluk Melano: Pengabdian Mimi Amaludin; Defa Arisandi; Debby Hatmalyakin; Ali Akbar; Nurpratiwi Nurpratiwi; Uti Rusdian Hidayat; Fauzan Alfikrie; Nurannisa
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 3 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 3 (Januari 202
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i3.5628

Abstract

Kasus gagal ginjal pada anak menjadi perhatian serius karena berdampak pada peningkatan morbiditas, mortalitas, serta kualitas hidup anak dan keluarganya. Kurangnya edukasi kesehatan di masyarakat, khususnya terkait pencegahan dan deteksi dini gangguan ginjal pada anak, menjadi salah satu faktor yang berpotensi memperburuk kondisi tersebut. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan orang tua, terutama ibu hamil dan ibu yang memiliki balita, mengenai pencegahan gagal ginjal pada anak melalui pendekatan edukatif. Metode yang digunakan meliputi tahap persiapan melalui koordinasi dan analisis kebutuhan, tahap pelaksanaan berupa ceramah interaktif disertai diskusi dan tanya jawab, serta tahap evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan yang signifikan, dimana sebelum edukasi mayoritas peserta berada pada kategori kurang (60,0%) dan setelah edukasi mayoritas meningkat menjadi kategori baik (83,3%). Pendekatan edukatif terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pencegahan gagal ginjal pada anak dan direkomendasikan untuk dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai upaya promotif dan preventif di tingkat pelayanan kesehatan primer.