Faisal
Jurusan Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Stad untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik di SMA Negeri 2 Campalagian Nur Adina Rizal; Faisal; Miftahul Jannah, A
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.637

Abstract

Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas dua siklus sebagai upaya peningkatan hasil belajar peserta didik kelas XI MIPA SMA Negeri 2 Campalagian melalui model pembelajaran kooperatif tipe STAD pada tahun pelajaran 2022/2023 semester genap. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, yang di setiap akhir siklus dilakukan evaluasi. Pengumpulan data dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023 dengan subjek penelitian adalah peserta didik adalah kelas XI MIPA yang berjumlah 31 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes hasil belajar peserta didik. Teknis analisis data menggunakan analisis deksriftif. Indikator keberhasilan tindakan apabila rerata hasil evaluasi mencapai kriteria ketuntasan minimal, yaitu secara individual sebesar 75. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan yang signifikan, Pada siklus I peserta didik yang tuntas sebanyak 19 orang atau sebesar 61,3 % sedangkan peserta didik yang belum tuntas sebanyak 12 orang atau sebesar 38,7 %. Pada siklus II peserta didik yang tuntas sebanyak 26 orang atau sebesar 83,9% sedangkan peserta didik yang belum tuntas sebanyak 5 orang atau sebesar 16,1%. Jumlah persentase meningkat dari 61,3% menjadi 83,9%.
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Team Games Tournament untuk Meningkatkan Motivasi Belajar Peserta Didik di SMA Negeri 3 Luwu Utara Windy Widyastuty; Faisal; Masdiati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.669

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data peningkatan motivasi belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT). Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam 3 siklus dengan masing-masing siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, refleksi dan tindak lanjut. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui pengisian angket ARCS (Attention, Relevance, Confident, dan Satisfaction) yang diberikan setiap siklus. Dari data yang diperoleh setiap menyelesaikan satu siklus maka dapat ditarik kesimpulan untuk menentukan tindak lanjut berikutnya. Berdasarkan hasil analisis data yang diperoleh setiap menyelesaikan satu siklus, dapat ditarik kesempatan untuk menentukan tindak lanjut berikutnya. Berdasarkan hasil analisis data yang telah dikumpulkan, diketahui bahwa tiap siklus yang dilakukan mengalami peningkatan motivasi beajar peserta didik. Diketahui bahwa pada pra siklus, motivasi belajar peserta didik berada pada rata-rata 57,21 meningkat menjadi 69.82 pada siklus I dan terus mengalami peningkatan menjadi 82,32 pada siklus II. Dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe team games tournament (TGT) efektif digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Penerapan Problem Based Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Campalagian Masriani; Faisal; Nurmiati
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk memperoleh deskripsi tentang penerapan model Problem Based Learning (PBL) yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik di kelas XI MIPA SMA Negeri 1 Campalagian. Penelitian tindakan kelas dilaksanakan dalam dua siklus pembelajaran, yang di setiap akhir siklus dilakukan evaluasi. Pengumpulan data dilaksanakan pada semester genap tahun pelajaran 2022/2023 dengan subjek penelitian adalah peserta didik adalah kelas XI MIPA 1 yang berjumlah 36 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dokumentasi dan tes hasil belajar peserta didik. Teknis analisis data menggunakan analisis deksriftif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa melalui penerapan model PBL yang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik, dengan mengikuti langkah-langkah, yaitu (1) orientasi siswa pada masalah menggunakan video atau slide power point, (2) mengorganisasikan peserta didik untuk belajar, (3) membantu penyelidikan individual maupun kelompok, (4) mengembangkan dan menyajikan hasil karya dan (5) menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah. Persentase peningkatan hasil belajar peserta didik dilihat dari hasil belajar siklus I sebesar 52,3% dan pada siklus II meningkat menjadi 80,6% yang termasuk dalam kriteria tinggi.
Penerapan Model Kooperatif Tipe Jigsaw untuk Meningkatkan Hasil Belajar Biologi Peserta didik Kelas XI SMA Negeri 1 Wonomulyo Umi Kalsum; Faisal; Irfan Kurniawan
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 2 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i2.731

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Kooperative tipe Jigsaw terhadap peningkatan hasil belajar biologi peserta didik kelas XI. Subjek penelitian ini adalah peserta didik kelas XI MIPA 1 SMA Negeri 1 Wonomulyo dengan jumlah 34 peserta didik yang terdiri dari 6 peserta didik laki – laki dan 28 peserta didik perempuan dengan desain penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Prosedur pelaksanaan tindakan di lokasi penelitian terbagi dalam 3 siklus dengan empat tahapan yaitu perencanaan, pelaksanaan, refleksi dan tindak lanjut. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode tes hasil belajar sebelum dan sesudah pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meningkatnya hasil belajar biologi peserta didik pada siklus ke I mencapai 21 peserta didik (61%) dengan nilai rata-ratanya 76,7 pada kategori cukup, sedangkan pada siklus ke II peserta didik yang tuntas belajarnya mencapai 30 peserta didik (88%) dan nilai rata-ratanya 83,2. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa Model Pembelajaran Koperatif tipe Jigsaw dapat meningkatkan hasil belajar biologi peserta didik kelas XI.
Peningkatan Hasil Belajar Peserta Didik Pada Konsep Keanekaragaman Hayati Melalui Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning Pada Kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Sinjai Kabupaten Sinjai Rasda Gustianto; Faisal; Sitti Waidzah
JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN Vol. 5 No. 3 (2023): JURNAL PEMIKIRAN DAN PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN (JP-3)
Publisher : RAYHAN INTERMEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31970/pendidikan.v5i3.885

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas (Classroom action research) yang dilaksanakan selama dua siklus. Tujuan penelitian ini untuk meningkatan hasil belajar peserta didik melalui penerapan model pembelajaran Discovery Learning. Subjek penelitian yaitu siswa kelas X IPA 4 SMA Negeri 1 Sinjai Kabupaten Sinjai. Pengumpulan data dilaksanakan pada semester ganjil tahun pelajaran 2023/2024. Data penelitian yang dikumpulkan yaitu hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes hasil belajar pada pertemuan ketiga setiap siklus. Data yang terkumpul dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian mengenai hasil belajar mengalami peningkatan yaitu persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada siklus I sebesar 66,67% dan pada siklus II meningkat menjadi 76,19%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.