Bahasa Inggris untuk Tujuan Khusus (ESP) sangat penting bagi siswa Teknik Jaringan Komputer (CNE) di sekolah menengah kejuruan, namun pengajaran bahasa Inggris saat ini jarang sesuai dengan kebutuhan profesional mereka. Studi ini mengidentifikasi kebutuhan tersebut menggunakan kerangka kerja TSA-PSA-LSA melalui desain sekuensial penjelasan metode campuran. Kuesioner diberikan kepada tujuh siswa CNE di SMK 1 Sei Percut Tuan. Siswa berharap untuk sering menggunakan bahasa Inggris di tempat kerja (rata-rata TSA: 4,14/5), terutama untuk kosakata teknis, perangkat lunak berbahasa Inggris, dan penulisan laporan. Namun, kemampuan mereka saat ini hanya tingkat dasar hingga menengah (rata-rata PSA: 3,07/5), dengan menulis dan berbicara sebagai keterampilan terlemah (keduanya 2,71/5). Sebagian besar pelajaran masih berfokus pada bahasa Inggris umum, dan hanya 28,6% siswa yang menerima konten ESP. Siswa sangat termotivasi (4,14/5) dan lebih menyukai pembelajaran berbasis AI dan praktik langsung. Kesenjangan ini menunjukkan bahwa siswa CNE membutuhkan kurikulum ESP yang secara langsung mencerminkan tuntutan pekerjaan mereka di masa depan
Copyrights © 2026