Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

KORELASI INTENSITAS MENONTON TIKTOK PRESIDEN GEN-Z TERHADAP TINGKAT PENGETAHUAN KEBANGSAAN REMAJA Achmad Avian Aprilianto; Warsono
Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan Vol. 2 No. 1 (2023): Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan
Publisher : Civilia: Jurnal Kajian Hukum dan Pendidikan Kewarganegaraan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/civilia.v2i1.598

Abstract

TikTok sebagai platform media sosial yang populer, memiliki pengaruh terhadap pandangan dan pemahaman seseorang terhadap kebangsaan dan identitas nasional. Dalam hal ini, TikTok dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pengetahuan kebangsaan, terutama bagi generasi muda yang merupakan pengguna utama TikTok di Indonesia. Rian Fahardhi, atau lebih dikenal sebagai Presiden Gen Z, merupakan seorang public figure atau content creator yang banyak membahas mengenai kebangsaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menjelaskan hubungan antara intensitas menonton TikTok Presiden Gen-Z dengan tingkat pengetahuan kebangsaan remaja. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif korelasional dengan jumlah populasi 550.780 dan melibatkan 119 remaja sebagai sampel yang ditentukan dengan teknik puposive random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang mengukur tingkat intensitas menonton TikTok Presiden Gen-Z dan tingkat pengetahuan kebangsaan remaja. Analisis statistik deskriptif dan uji korelasi Pearson digunakan untuk menganalisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat korelasi positif yang signifikan antara intensitas menonton TikTok Presiden Gen-Z dengan tingkat pengetahuan kebangsaan remaja (r = 0,536) yaitu semakin tinggi intensitas menonton tiktok presdien Gen-Z, semakin tinggi juga tingkat pengetahuan kebangsaan remaja. Hasil tersebut juga mengindikasikan adanya hubungan yang sedang antara intensitas menonton TikTok Presiden Gen-Z dan tingkat pengetahuan kebangsaan remaja. Meskipun nilainya tidak sangat tinggi, tetapi tetap menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel tersebut.
Kewirausahaan Produksi Tempe Daun Jati untuk Memperkuat Sikap Gotong Royong Siswa di SMKN 1 Bojonegoro Riska Amaliya; Listyaningsih; Warsono; Siti Maizul Habibah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.420

Abstract

SMKN 1 Bojonegoro merupakan pelopor produsen tempe daun jati di Bojonegoro. Program ini dikembangkan untuk mengatasi rendahnya konsistensi sikap gotong royong siswa, seperti perilaku individualistis saat produksi, sekaligus menjadi wahana penguatan nilai kolaboratif. Penelitian kualitatif studi kasus Robert K. Yin ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan, kendala, dan dampak program terhadap sikap gotong royong siswa. Landasan teori yang digunakan adalah Sistem Ekonomi Pancasila (Subiakto Tjakrawerdaja) yang berorientasi pada asas kekeluargaan. Data dihimpun melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari siswa serta guru IPAS. Hasil penelitian menunjukkan program ini berhasil menginternalisasi gotong royong melalui sistem piket kolaboratif layaknya mini factory dan backup system untuk mencapai target produksi harian 15 kg. Kendala yang dihadapi berupa fragmentasi sosial (bolo-bolonan), namun berhasil diatasi melalui intervensi aturan dan pendekatan personal guru. Dampak positifnya, program ini mampu menumbuhkan kesadaran, empati, dan kemandirian siswa dalam menyelesaikan konflik.
sebuah Manajemen Konflik Oleh Pengasuh Pada Santri Di Pondok Pesantren Metal Muslim Al-Hidayah Rejoso Pasuruan (Studi Kasus: Rejoso, Pasuruan): Manajemen Konflik Oleh Pengasuh Pada Santri Di Pondok Pesantren Metal Muslim Al-Hidayah Rejoso Pasuruan (Studi Kasus: Rejoso, Pasuruan) Sriati; Warsono
Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam Vol 8 No 2 (2024): Kuttab: Jurnal Ilmu Pendidikan Islam
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/ktb.v8i2.2170

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis manajemen konflik yang diterapkan di Pondok Pesantren Metal Al-Hidayah Rejoso, Kabupaten Pasuruan. Menggunakan desain kualitatif dengan metode eksploratif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif dan wawancara. Teknik analisis data mencakup pengumpulan, reduksi, tampilan, dan penarikan kesimpulan. Informan dipilih secara purposive sampling, berjumlah lima orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengasuh pesantren menerapkan berbagai strategi manajemen konflik akibat beragam latar belakang santri, seperti memberikan pendampingan kakak asuh sesuai usia, pendidikan melalui program mengaji, khataman Al-Quran, mendirikan sekolah formal, dan pelatihan di bidang perkebunan serta peternakan. Pendekatan ini berhasil membangun citra pesantren sebagai tempat bagi santri bermasalah yang mampu memberikan pendidikan dan perubahan positif, serta menciptakan lingkungan sosial yang nyaman bagi masyarakat sekitar.
Strategi SMAN 2 Lamongan Dalam Menginternalisasikan Nilai Gotong Royong Pada Peserta Didik Untuk Menghadapi Tantangan Society 5.0 : Penelitian Eka Fitria Putri Harianti; Rianda Usmi; Warsono; Walib Abdullah
Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan Vol. 4 No. 1 (2026): Jurnal Pustaka Cendekia Pendidikan, Volume 4 Nomor 1, Mei - Agustus 2026
Publisher : PT PUSTAKA CENDEKIA GROUP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70292/jpcp.v4i1.576

Abstract

Perkembangan teknologi pada era Society 5.0 memberikan berbagai kemudahan, tetapi juga memunculkan tantangan terhadap pembentukan karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan menganalisis strategi sekolah dalam menginternalisasikan nilai gotong royong pada peserta didik melalui kegiatan intrakurikuler untuk menghadapi tantangan Society 5.0, serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Informan penelitian meliputi kepala sekolah, kurikulum, guru pendidikan pancasila, dan peserta didik yang dipilih secara purposive. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman meliputi pengumpulan data, pengelompokkan data, penyajian data dan verifikasi. Diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan internalisasi nilai gotong royong dalam kegiatan intrakurikuler diintegrasikan melalui pembelajaran berbasis Project Based Learning (PjBL) yang berpedoman pada modul ajar, motivasi yang diberikan oleh pendidik, serta melalui Program Jumat Bersejarah yang membiasakan peserta didik mempraktikkan nilai gotong royong. Strategi tersebut mencerminkan komponen pendidikan karakter Thomas Lickona, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action, sehingga mampu memperkuat karakter gotong royong peserta didik sebagai bekal menghadapi tantangan era Society 5.0.