Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pemahaman Moral dan Etika Siswa Kelas V SD Negeri 105287 Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Fatharisa Azzahrawani; Shyaillah Fadillah; Maymunah Pos Pos; Putri Sabatini Br Tarigan; Eunike Katherin Octaviani Saragih
Journal of Constitutional, Law and Human Rights Vol. 1 No. 2 (2025): September 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jclhr.v1i2.5683

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemahaman moral dan etika siswa kelas V di SD Negeri 105287 Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.  Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan populasi dan sampel seluruh siswa kelas V yang berjumlah 27 orang.  Instrumen penelitian berupa angket yang terdiri dari 10 pertanyaan tentang pemahaman moral dan etika.  Hasil analisis menunjukkan pemahaman siswa yang baik terhadap nilai-nilai moral dasar, khususnya gotong royong dan kepedulian sosial.  Namun, terdapat variasi pemahaman dalam aspek-aspek tertentu, seperti berpikir sebelum bertindak dan tanggung jawab atas tindakan.  Penelitian ini merekomendasikan strategi untuk meningkatkan kontrol diri siswa, seperti metode diskusi kasus dan simulasi sosial, serta penerapan model pembelajaran berbasis masalah (PBL).
Teachers’ strategies in teaching English vocabulary through games in elementary school Tiarnita Maria Sarjani Siregar; Awan Catharina Letare Simanjuntak; Cindy F S Situmorang; Eunike Katherin Octaviani Saragih; Putri Sabatini Br Tarigan; Yananda Knia Defakto Siregar
Indonesian Journal Education Vol. 5 No. 2 (2026): Indonesian Journal Education (IJE)
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ije.v5i2.1566

Abstract

This study aims to examine teachers' strategies in teaching English vocabulary through games in elementary schools. Vocabulary is an important foundation in language learning, and the use of games is considered capable of making the learning process more interesting and meaningful for students. This study employs a literature review method to analyze various findings related to the application of games in vocabulary learning. The results of the study show that teachers use various games such as flashcards, word-matching games, bingo, guessing games, and role play, which are systematically integrated into the learning process. The use of games helps students understand the meaning of words, improve memory, and use vocabulary in simple communication. In addition, games also increase students' motivation, participation, and confidence. Overall, game-based vocabulary learning is effective in elementary schools if it is well designed and properly managed by teachers.
ANALISIS KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MANAJEMEN SEKOLAH DASAR DI SDN 104202 BANDAR SETIA Najwa Utami Humaira; Nayla Arifa Rayhan; Putri Ayu Lestari; Putri Sabatini Br Tarigan; Fitriani Meslin Br Ginting; Agum Budianto
Primary Education Journals (Jurnal Ke-SD-An) Vol 6 No 2 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36636/primed.v6i2.8490

Abstract

Penelitian ini mengkaji bagaimana kepemimpinan kepala sekolah berperan dalam manajemen sekolah dasar di SDN 104202 Bandar Setia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepala sekolah memegang peranan strategis melalui pelaksanaan supervisi akademik yang menekankan pembinaan guru, pengelolaan kurikulum yang fleksibel terutama pada masa peralihan menuju Kurikulum Merdeka, serta penguatan kompetensi guru secara kontinu melalui berbagai pelatihan dan kegiatan komunitas belajar. Dalam aspek sarana prasarana dan keuangan, meskipun masih terdapat sejumlah keterbatasan, sekolah mampu menerapkan manajemen yang transparan, partisipatif, dan responsif dengan melibatkan guru dan komite sekolah serta memastikan penggunaan dana BOS tetap akuntabel. Hubungan sekolah dengan masyarakat pun terbangun secara positif melalui kegiatan sosial dan keagamaan yang memperkuat dukungan eksternal bagi penyelenggaraan pendidikan. Secara keseluruhan, kepemimpinan kepala sekolah yang efektif menjadi fondasi utama dalam menciptakan tata kelola sekolah yang kolaboratif, berkualitas, dan berorientasi pada peningkatan mutu pembelajaran, meskipun masih menghadapi kendala terkait waktu dan keterbatasan sumber daya.