Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KEKUASAAN PEMILIK MODAL DALAM STRUKTUR KAPITALISME MEDIA (Studi Ekonomi Politik Produksi Konten Surat Kabar Radar Banten) Istarno, Rino
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2016): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.179 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v4i2.332

Abstract

Era globalisasi saat ini, media tidak lagi hanya menjadi mesin ideologi informasi yang memiliki spektrum tanggung jawab sosial dan partisipasi politis dalam mengritisi kebijakan-kebijakan penguasa. Tetapi media pun telah menjadi mesin pencetak uang dan modal, tak ubahnya seperti lembaga-lembaga bisnis yang lain. Ideologi bisnis bergerak koheren dengan ideologi politik, sosial-budaya, agama. Bahkan, tidak sedikit kasus kepentingan bisnis menjadi yang terdepan, sehingga menarik untuk ditelaah. Gerakan reformasi berhasil mendorong setidaknya dua perubahan yang signifikan Pertama, era kebebasan pers yang menggantikan tirania utoritatif  Kedua, perubahan mendasar dari reformasi adalah agenda otonomi daerah yang mengusung asas desentralisasi. Media lokal dapat memainkan berbagai macam peran yang disesuaikan dengan tujuan pokok diberlakukannya desentralisasi. Kasus menarik yang terjadi pada media lokal tersebut. Kemunculan Harian Banten (sekarang Radar Banten) pada 2 juni 2000 di kelola PT Wahana Semesta Banten mengartikulasikan kebutuhan informasi masyarakat sekaligus mengisi ceruk pasar (market niche), dalam perjalanannya organisai media dan para pekerjanya dihadapkan banyaknya tekanan permasalahan kasus yang muncul, baik tekanan dari pemilik modal maupun tekanan dari ekternal lingkungan penguasa daerah. Hal tersebut peneliti tertarik untuk mengungkap dan menjelaskan Kekuasaan Pemilik Modal Dalam Struktur Kapitalisme Media pada proses produksi konten di surat kabar Radar Banten. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam struktur kapitalisme media di surat kabar Radar Banten?, bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam proses produksi konten headline, opini, iklan di Surat kabar Radar Banten. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis pendekatan penelitain kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus, teori yang digunakan ekonomi politik media Goulding and Mourdok Informan utama merupakan General Manajer, Sumber data diperoleh dari wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap dan menjelaskan bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam struktur kapitalisme media bekerja.
KEKUASAAN PEMILIK MODAL DALAM STRUKTUR KAPITALISME MEDIA (Studi Ekonomi Politik Produksi Konten Surat Kabar Radar Banten) Rino Istarno
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2016): LONTAR JURNAL ILMU KOMUNIKASI
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.179 KB) | DOI: 10.30656/lontar.v4i2.332

Abstract

Era globalisasi saat ini, media tidak lagi hanya menjadi mesin ideologi informasi yang memiliki spektrum tanggung jawab sosial dan partisipasi politis dalam mengritisi kebijakan-kebijakan penguasa. Tetapi media pun telah menjadi mesin pencetak uang dan modal, tak ubahnya seperti lembaga-lembaga bisnis yang lain. Ideologi bisnis bergerak koheren dengan ideologi politik, sosial-budaya, agama. Bahkan, tidak sedikit kasus kepentingan bisnis menjadi yang terdepan, sehingga menarik untuk ditelaah. Gerakan reformasi berhasil mendorong setidaknya dua perubahan yang signifikan Pertama, era kebebasan pers yang menggantikan tirania utoritatif  Kedua, perubahan mendasar dari reformasi adalah agenda otonomi daerah yang mengusung asas desentralisasi. Media lokal dapat memainkan berbagai macam peran yang disesuaikan dengan tujuan pokok diberlakukannya desentralisasi. Kasus menarik yang terjadi pada media lokal tersebut. Kemunculan Harian Banten (sekarang Radar Banten) pada 2 juni 2000 di kelola PT Wahana Semesta Banten mengartikulasikan kebutuhan informasi masyarakat sekaligus mengisi ceruk pasar (market niche), dalam perjalanannya organisai media dan para pekerjanya dihadapkan banyaknya tekanan permasalahan kasus yang muncul, baik tekanan dari pemilik modal maupun tekanan dari ekternal lingkungan penguasa daerah. Hal tersebut peneliti tertarik untuk mengungkap dan menjelaskan Kekuasaan Pemilik Modal Dalam Struktur Kapitalisme Media pada proses produksi konten di surat kabar Radar Banten. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam struktur kapitalisme media di surat kabar Radar Banten?, bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam proses produksi konten headline, opini, iklan di Surat kabar Radar Banten. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis pendekatan penelitain kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus, teori yang digunakan ekonomi politik media Goulding and Mourdok Informan utama merupakan General Manajer, Sumber data diperoleh dari wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap dan menjelaskan bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam struktur kapitalisme media bekerja.
Pelatihan Desain Konten Branding Menggunakan Canva untuk Pelaku Usaha Pemula Ekasari, Silvia; Elizabeth, Elizabeth; Istarno, Rino; Dharmawan, Donny; Dera, Firman
JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2025): November 2025 - JIPITI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : PT. Technology Laboratories Indonesia (TechnoLabs)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan terhadap strategi pemasaran khususnya pada pelaku usaha pemula. Penguatan kemampuan dalam mendesain konten branding menjadi kebutuhan utama untuk meningkatkan daya saing, terutama melalui pemanfaatan media sosial. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pelaku usaha pemula dalam merancang konten branding yang menarik dan profesional dengan menggunakan platform Canva. Metode pelaksanaan meliputi observasi kebutuhan, penyampaian materi melalui sesi pelatihan, pendampingan praktik langsung, serta evaluasi terhadap hasil desain peserta. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan pelaku usaha pemula yang tergabung dalam komunitas UMKM lokal. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep dasar branding, menerapkan prinsip desain grafis, serta menghasilkan konten promosi yang lebih kreatif dan relevan dengan identitas usaha masing-masing. Evaluasi akhir memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola desain konten digital untuk mendukung promosi usaha. Dengan demikian, pelatihan ini berkontribusi pada penguatan kapasitas pelaku usaha dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pemasaran yang efektif dan berkelanjutan.
KEKUASAAN PEMILIK MODAL DALAM STRUKTUR KAPITALISME MEDIA (Studi Ekonomi Politik Produksi Konten Surat Kabar Radar Banten) Istarno, Rino
LONTAR: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol. 4 No. 2 (2016): Lontar : Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era globalisasi saat ini, media tidak lagi hanya menjadi mesin ideologi informasi yang memiliki spektrum tanggung jawab sosial dan partisipasi politis dalam mengritisi kebijakan-kebijakan penguasa. Tetapi media pun telah menjadi mesin pencetak uang dan modal, tak ubahnya seperti lembaga-lembaga bisnis yang lain. Ideologi bisnis bergerak koheren dengan ideologi politik, sosial-budaya, agama. Bahkan, tidak sedikit kasus kepentingan bisnis menjadi yang terdepan, sehingga menarik untuk ditelaah. Gerakan reformasi berhasil mendorong setidaknya dua perubahan yang signifikan Pertama, era kebebasan pers yang menggantikan tirania utoritatif  Kedua, perubahan mendasar dari reformasi adalah agenda otonomi daerah yang mengusung asas desentralisasi. Media lokal dapat memainkan berbagai macam peran yang disesuaikan dengan tujuan pokok diberlakukannya desentralisasi. Kasus menarik yang terjadi pada media lokal tersebut. Kemunculan Harian Banten (sekarang Radar Banten) pada 2 juni 2000 di kelola PT Wahana Semesta Banten mengartikulasikan kebutuhan informasi masyarakat sekaligus mengisi ceruk pasar (market niche), dalam perjalanannya organisai media dan para pekerjanya dihadapkan banyaknya tekanan permasalahan kasus yang muncul, baik tekanan dari pemilik modal maupun tekanan dari ekternal lingkungan penguasa daerah. Hal tersebut peneliti tertarik untuk mengungkap dan menjelaskan Kekuasaan Pemilik Modal Dalam Struktur Kapitalisme Media pada proses produksi konten di surat kabar Radar Banten. Rumusan masalah dalam penelitian ini bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam struktur kapitalisme media di surat kabar Radar Banten?, bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam proses produksi konten headline, opini, iklan di Surat kabar Radar Banten. Penelitian ini menggunakan paradigma kritis pendekatan penelitain kualitatif deskriptif dengan menggunakan metode studi kasus, teori yang digunakan ekonomi politik media Goulding and Mourdok Informan utama merupakan General Manajer, Sumber data diperoleh dari wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian ini mengungkap dan menjelaskan bagaimana kekuasaan pemilik modal dalam struktur kapitalisme media bekerja.
Green Product Marketing Strategy for Micro, Small, and Medium Enterprises in Digital-Based Markets Tengku Kespandiar; Elizabeth; Rino Istarno; Nurlina; Ratnawita
Indonesian Journal of Business Analytics Vol. 6 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/ijba.v6i2.16459

Abstract

The biggest challenge has now shifted from why we should do it to how we finance and accelerate the transition. The implementation of a green economy has evolved from a mere theoretical concept to a major agenda for global and national policy. Its development is driven by the urgency of the climate crisis and the realization that conventional, exploitative economic growth is no longer sustainable. Green product marketing has undergone a major transformation, especially entering 2026. The focus is no longer simply on eco-friendly labels, but has become a strategic necessity and a key pillar in global and local business operations. This study aims to describe green product marketing strategy for micro, small, and medium enterprises in digital-based markets. The approach chosen to explain this presentation uses a qualitative approach based on strategic analysis. The Research results show that green product marketing by micro, small, and medium enterprises in digital-based markets is not just a trend, but rather a strategic response to shifting consumer behavior, which is increasingly concerned with environmental issues. These strategic responses include value-based narratives, green branding optimization, utilization of social proof, packaging strategies, community-based audience targeting, and price transparency.