Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Norma Subjektif dan Pengetahuan Yadan bi Yadin Terhadap Minat Masyarakat Berinvestasi Emas Digital di Indonesia Muhammad Karisma Alam; Muhammad Anis
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v4i8.2725

Abstract

Penelitian sebelumnya menjelaskan efek tekanan sosial atau norma subjektif (SN) pada niat investasi atau transaksi jual beli emas secara digital dalam islam. Oleh karena itu, penelitian ini membahas seberapa besar efek masyarakat terkait pengetahuan tentang yadan bi yadin mempengaruhi norma subjektif dalam minat masyarakat berinvestasi emas digital. Norma subjektif (SN) mempengaruhi persepsi kebermanfaatan atau perceived usefulness (PU) dan kemudahaan pengunaan atau perceived ease of use (PEU) tetapi dikarenakan pengaruh dari pengetahuan yadan bi yadin (YY) maka masyarakat tidak mempunyai intensi atau intention to use (INT) untuk berinvestasi emas digital. Studi ini memiliki keterbatasan dalam hal sampel karena sebagian besar didominasi oleh kaum milenial. Persepsi generasi yang lainnya mungkin akan berbeda. Harapannya masyarakat Indonesia yang sebagian besar adalah muslim mengetahui syariat islam yang sesuai Al-Quran dan sunnah terkait jual beli emas digital. Ini mungkin melemahkan efek PU pada INT. SN sebagai faktor sosial juga memiliki efek yang kuat pada INT. Sebagai implikasi praktis, makalah ini menyarankan pemerintah dan komunitas muslim untuk bersama sama untuk mengembangkan, mengatur model bisnis yang lebih mematuhi syariah terkait jual beli emas serta memberikan edukasi yang baik kepada masyarakat. Jurnal ini berkontribusi pada literatur yadan bi yadin sebagai syarat dalam syariat islam didalam jual beli emas digital
Studi kasus pengaruh nilai persepsi terhadap minat pembelian batik besurek di kalangan gen z dan milenial Muhammad Karisma Alam; Ledy Yolanda; Andesta Andesta
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30035850000

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dimensi perceived value yang mencakup nilai ekonomi, emosional, fungsional, dan sosial terhadap purchase intention atau niat beli Batik Besurek pada Generasi Z dan Milenial di Bengkulu. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data diperoleh melalui survei terhadap 428 responden yang dipilih secara purposif. Teknik analisis data yang digunakan adalah Structural Equation Modelling dengan pendekatan Partial Least Squares (SEM-PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai sosial, emosional, dan ekonomi berpengaruh positif dan signifikan terhadap niat beli Batik Besurek, dengan nilai sosial sebagai prediktor paling dominan. Sebaliknya, nilai fungsional tidak menunjukkan pengaruh yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa konsumen muda lebih terdorong oleh aspek sosial dan emosional dalam pengambilan keputusan pembelian produk budaya lokal. Implikasi dari hasil ini mengarah pada pentingnya strategi pemasaran yang menekankan pada nilai budaya, identitas, dan kebanggaan sosial daripada hanya menonjolkan kualitas fungsional produk. 
Ambidextrous leadership and innovation performance in MSMEs: balancing exploration and exploitation Dina Noval Madurani; Muhammad Karisma Alam; Nadya Kariza
JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia) Vol. 10 No. 1 (2025): JRTI (Jurnal Riset Tindakan Indonesia)
Publisher : IICET (Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/30036324000

Abstract

While crucial for Micro, Small, and Medium Enterprise (MSMEs) survival and growth, innovation drivers like ambidextrous leadership remain relatively understudied in this context, particularly concerning the distinct roles of opening (OBL) and closing (CBL) leadership behaviors. This study aims to examine the distinct influences of closing behavior leadership (CBL) and opening behavior leadership (OBL) on innovation performance within Indonesian MSMEs. Employing a quantitative, cross-sectional survey design, data were collected from 115 employees across various Indonesian MSMEs, characterized predominantly by young workers with high school education. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modelling (PLS-SEM). Findings reveal that both CBL (β = 0.174, p = 0.018) and OBL (β = 0.509, p < 0.001) significantly and positively influence innovation performance. Notably, the impact of OBL was found to be substantially stronger than that of CBL in driving innovation performance within this sample. This research validates the applicability of ambidextrous leadership theory in the vital MSMEs sector and provides practical insights for MSME leaders, suggesting that while both structuring and creativity-enhancing behaviors are beneficial, fostering opening behaviors appears particularly crucial for maximizing innovation outcomes in these enterprises.