Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

The Concept of Useful Knowledge in Hadith and its Implications for Contemporary Islamic Education Muhammad Hizba Aulia; Elan Sumarna; Cucu Surahman; Aufa Assa Syahada
WARAQAT : Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 9 No. 2 (2024): Waraqat: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (P3M) Sekolah Tinggi Agama Islam As-Sunnah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51590/waraqat.v9i2.953

Abstract

Islamic education aims to instil helpful knowledge, with the obligation to convey knowledge as a primary indicator. In today's digital era, while the dissemination of knowledge has become more widespread, its intensity and the quality of the knowledge shared often do not compare to that of the past. This study examines how the principle of knowledge dissemination, as emphasized in Islamic teachings, can be effectively applied in contemporary Islamic education to address these challenges. Employing a qualitative approach with content analysis, the study analyzes primary sources, including the hadith text Sahih Bukhari No. 65 and secondary sources, such as Fathul Bari Syarah Sahih Bukhari, journal articles, and other relevant literature. The data were analyzed by identifying the values within the hadith and linking them to modern educational practices, including learning technologies and teaching methods. The findings indicate that education emphasizing the dissemination of beneficial knowledge can enrich the learning experience and enhance teaching quality. The application of methods such as recitation, active learning, and the use of digital technology supports this principle. In conclusion, Islamic education must integrate these values to create an environment that focuses on mastery of knowledge and applying moral values in daily life.
Kontribusi Aksiologi dalam Filsafat dan Ilmu Pengetahuan terhadap Solusi Masalah Etis di Era Modern Muhammad Hizba Aulia; Prajihan Nisrina; Muhamad Parhan
Kaganga:Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora Vol. 7 No. 2 (2024): Kaganga: Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/kaganga.v7i2.12695

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran aksiologi dalam filsafat dan ilmu pengetahuan dalam mengatasi masalah kehidupan di era modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka, mengumpulkan data dari berbagai literatur, termasuk buku, artikel jurnal, dan publikasi lainnya yang relevan dengan topik penelitian. Data kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis konten untuk memahami kontribusi aksiologi dalam konteks sosial dan aplikasinya dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai aksiologi memberikan wawasan yang mendalam dan solusi praktis terhadap tantangan kehidupan di era modern. Dengan demikian, penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan interdisipliner, terutama filsafat dan ilmu pengetahuan dalam merumuskan solusi yang menghargai dan mempertimbangkan nilai-nilai kemanusiaan. Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Aksiologi dalam filsafat dan ilmu pengetahuan sebagai solusi terhadap masalah etis di era modern. Aksiologi membantu mengarahkan ilmu pengetahuan tidak untuk menemukan kebenaran faktual, tidak mempertimbangkan dampaknya terhadap kesejahteraan manusia, lingkungan, dan tatanan sosial. Kata Kunci: Aksiologi, Filsafat dan Ilmu Pengetahuan, Solusi Etis.
Optimalisasi Pembelajaran Akidah melalui Model Sosiodrama dalam Memperkuat Karakter Kejujuran Siswa Kelas VIII SMPN 1 Bandung Bildan Muhammad Sya’ban; Syahidin Syahidin; Muhammad Hizba Aulia; Faiz Aswa Nazhan; Rifqi Fathan Saepudin Muzaki; M. Mauris Faruqi Ali; Anwar Julianto
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI) Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Indonesia (JPPI), 2025 (1)
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/jppi.v5i1.884

Abstract

Saat ini, banyak tantangan yang dihadapi terkait dengan lemahnya karakter siswa, khususnya dalam hal kejujuran. Pembentukan karakter kejujuran menjadi sangat penting dalam dunia pendidikan, terutama di tingkat Sekolah Menengah Pertama. Kurikulum Merdeka memiliki peran yang signifikan dalam mendukung proses ini, karena lebih fokus pada pendidikan karakter dengan memberikan kebebasan kepada siswa untuk berekspresi selama hal tersebut berdampak positif. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi dan menganalisis optimalisasi pembelajaran Akidah melalui model sosiodrama dalam memperkuat karakter kejujuran siswa. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus instrumental, penelitian ini mengumpulkan data melalui observasi dan wawancara dengan guru PAI serta siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Bandung sebagai sumber primer, sementara dari berbagai artikel jurnal terkait digunakan sebagai sumber sekunder. Adapun, teknik analisis data dilakukan melalui tiga langkah: pertama, reduksi data dengan memilih dan menyederhanakan informasi yang relevan; kedua, penyajian data dalam bentuk naratif, tabel, atau gambar untuk mempermudah pemahaman; dan ketiga, penarikan kesimpulan untuk mengidentifikasi temuan baru, hubungan antar konsep, atau teori yang lebih relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model sosiodrama dalam pembelajaran akidah memiliki pengaruh signifikan dalam memperkuat karakter kejujuran siswa, terbukti dari perbaikan kebiasaan siswa dalam mengamalkan nilai-nilai kejujuran. Diharapkan, penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan model pembelajaran yang lebih efektif serta menginspirasi guru untuk mengeksplorasi metode pembelajaran yang inovatif dalam membentuk individu yang beriman, bertaqwa, dan berakhlak mulia.
Analysis of Islamic Religious Education Materials at Padjadjaran University: Characteristics, Learning Outcomes, and PPT Utilization Muhammad Hizba Aulia; Saepul Anwar; Nandang Nursaleh
AL-ISHLAH: Jurnal Pendidikan Vol 17, No 2 (2025): JUNE 2025
Publisher : STAI Hubbulwathan Duri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35445/alishlah.v17i2.6391

Abstract

This study investigates the structure and relevance of Islamic Religious Education (PAI) teaching materials at Padjadjaran University, focusing on their impact on student learning outcomes and the effectiveness of instructional media. A qualitative approach was employed, utilizing thematic and content analysis. Data were gathered through interviews with lecturers, classroom observations, and an in-depth review of Semester Learning Plans (RPS) and PowerPoint (PPT) teaching materials. The analysis shows that current PAI materials successfully incorporate key themes such as Islamic moderation and anti-corruption values. However, they fall short in fostering active student engagement and interactivity. The use of static media, such as text-heavy PPTs, limits the development of critical thinking and practical application. To address these issues, the study recommends enhancing teaching materials with multimedia content and real-world case studies. Furthermore, aligning the curriculum with Outcome-Based Education (OBE) principles could strengthen the development of global competencies and 21st-century skills within an Islamic ethical framework. Improving PAI teaching materials through multimedia integration and OBE alignment can significantly enhance student engagement and learning outcomes. These strategies offer practical pathways to better prepare students to navigate contemporary challenges while upholding Islamic values.
Interaksi Sosial dan Praktik Keagamaan dalam Program Tahsin Daring: Studi Sosiologis atas Majelis Fathimah Karimah Muhammad Hizba Aulia; Wawan Hermawan; Fadhilah Sukmawati Tanjung
Jurnal SMART (Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi) Vol 11, No 2 (2025): Jurnal SMaRT : Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi
Publisher : Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18784/smart.v11i2.3242

Abstract

This study examines the social dynamics of online tahsin learning, with a primary focus on patterns of social interaction and the formation of participants’ religious habits at Majelis Fathimah Karimah as a non-formal religious institution adopting a digital learning model. The main concern of this study is how social interaction and religious habits are formed and transformed within an online learning environment. Employing a qualitative descriptive approach, data were collected through semi-structured and in-depth interviews, questionnaires, digital documentation and participatory observation of online learning interactions. The findings indicate that the online tahsin program successfully fosters strong social bonds, encourages active participation and facilitates participants’ religious transformation. Online platforms such as Zoom and WhatsApp enable direct recitation feedback, emotional connection and peer support. Social interaction occurs not only explicitly through dialogue but also implicitly through shared learning experiences. The program also cultivates new religious habits, including consistent Qur’anic recitation, group-based motivation and personal development. Nevertheless, challenges such as unstable internet connectivity and the absence of a formal attendance system remain obstacles to program implementation. Overall, this study concludes that online tahsin programs can serve as transformative spaces for religious education, in which technology supports cognitive achievement alongside the strengthening of social and spiritual dimensions.