Mowafg Abrahem Masuwd
University of Zawia, Libya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Islamic Education Based on Sufi-Transformative Learning: A Philosophical Framework for Pedagogical Change in Pesantren Taufikin Taufikin; Fajar Syarif; Mowafg Abrahem Masuwd
At-Ta'lim : Media Informasi Pendidikan Islam Vol 24, No 1 (2025): JUNE
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/attalim.v24i1.8427

Abstract

ENGLISH: Islamic Education Based on Sufi-Transformative Learning: A Philosophical Framework for Pedagogical Change in Pesantren (Islamic Boarding Schools)Objective: This study proposes an integrative framework for Sufi-transformative learning in Islamic pesan-tren, combining transformative learning theory with the philosophy of neo-Sufi education to bridge the conceptual gap. Method: This study uses a qualitative multi-case study design, the research was conducted in two Islamic boarding schools in Central Java, recognized for their strong Sufi traditions. Data were collected through in-depth interviews, participant observation and document analysis. Results: The findings reveal significant transformations in pedagogical practices, including the use of digital tools to support moral learning, increased emphasis on spiritual reflection, and the repositioning of teachers as moral exemplars. Conclusion: Transformative Islamic education in pesantren emphasizes metaphysical awareness and ethical formation, and holds the potential to become an innovative model for holistic Islamic education that bridges tradition and modernity. Contribution: This study offers a new philosophical lens and opens avenues for curriculum development, teacher training, and future research in values-based Islamic pedagogy.INDONESIA: Pendidikan Islam berbasis Pembelajaran Sufistik-Transformatif: Kerangka Kerja Filosofis untuk Perubahan Pedagogis di PesantrenTujuan: Syudi ini mengusulkan kerangka kerja integratif untuk pembelajaran transformatif Sufi di pesantren Islam, dengan menggabungkan teori pembelajaran transformatif dengan filsafat pendidikan neo-Sufi untuk menjembatani kesenjangan konseptual. Metode: Desain penelitian menggunakan studi multi-kasus kualitatif, penelitian ini dilakukan di dua pesantren di Jawa Tengah, yang terkenal dengan tradisi sufistiknya yang kuat. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Hasil: Temuan menunjukkan adanya transformasi signifikan dalam praktik pedagogis, yang meliputi penggunaan alat digital untuk meningkatkan pembelajaran moral, penekanan yang semakin kuat pada refleksi spiritual, dan reposisi guru sebagai teladan moral. Kesimpulan: Pendidikan Islam transformatif di pesantren menekankan kesadaran metafisik dan pembentukan etika, dan memiliki potensi untuk menjadi model inovatif dalam pendidikan Islam holistik yang menjembatani tradisi dan modernitas. Kontribusi: Studi ini memberikan kontribusi lensa filosofis baru dan membuka jalur baru untuk pengembangan kurikulum, pelatihan guru, dan penelitian di masa depan dalam pedagogi Islam berbasis nilai.
Integrasi ekoteologi dan feminisme: sebuah konstruksi filosofis berbasis nilai Al-qur'an untuk manajemen sosial-ekologis Muhammad Isa Ansyori; Khairil Anwar; Mowafg Abrahem Masuwd
Jurnal Konseling dan Pendidikan Vol. 14 No. 1 (2026): JKP
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Therapy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/1205500

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran ekoteologi sebagai landasan filosofis dalam memahami isu gender dan feminisme di era modern, serta membangun kerangka konseptual holistik yang mengintegrasikan nilai religius, etika ekologis, dan prinsip kesetaraan gender. Penelitian menggunakan Systematic Literature Review (SLR) dengan prosedur terstruktur: identifikasi literatur melalui database nasional dan internasional, seleksi artikel berdasarkan relevansi, kualitas, dan kebaruan (2015–2025), serta analisis tematik untuk memetakan hubungan antara ekoteologi, ekofeminisme, dan manajemen sosial. Hasil kajian menunjukkan tiga dimensi integratif: etis-filosofis (tanggung jawab moral dan keadilan ekologis), sosial-manajerial (tata kelola inklusif dan partisipatif yang memperkuat peran perempuan), dan ekologis (pengelolaan sumber daya berkelanjutan dan proteksi kelompok rentan). Ketiga dimensi ini bersinergi untuk membentuk kerangka konseptual yang memungkinkan ekoteologi menjadi lensa simultan dalam menilai isu gender, pemberdayaan perempuan, dan keberlanjutan ekologis secara terpadu. Temuan penelitian memiliki implikasi praktis: kerangka ini dapat digunakan sebagai panduan pengembangan kebijakan pendidikan, manajemen organisasi, dan program konservasi lingkungan yang inklusif, responsif gender, dan berkelanjutan. Studi ini juga memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas literatur ekoteologi dan ekofeminisme melalui integrasi perspektif manajerial dan aplikatif, sekaligus membuka ruang untuk penelitian empiris lanjutan.
Islamophobia in the film bulan terbelah di langit amerika: An islamic education perspective Mowafg Abrahem Masuwd; Natasya Putri; Sigit Tri Utomo; Ana Sofiyatul Azizah
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner Vol. 4 No. 1 Februari 2025: Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sains Islam Interdisipliner
Publisher : Yayasan Azhar Amanaa Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59944/jipsi.v4i1.347

Abstract

Islamophobia is an irrational dislike or fear and a bad prejudice against Muslims or Islam. Indonesian Cinema launched one of the films entitled Bulan Terbelah di Langit Amerika. This film shows the treatment of American society that demeans Islam and the attitude of anti-pluralism towards other teachings. The purpose of this research is to find out the dimensions of the phenomenon of Islamophobia in the film Bulan Terbelah di Langit Amerika, to find out the Islamophobia in the film Bulan Terbelah di Langit Amerika from the perspective of Islamic education, and to find out the relevance of the film Bulan Terbelah di Langit Amerika with the value of Islamic education. This research uses a semiotics approach, with the type of literature study research, using qualitative research methods, with primary data sources of the phenomenon of Islamophobia in the film Bulan Terbelah di Langit Amerika and secondary data sources from journals, articles, novels related to the research. The data collection technique uses the observation-note technique, the analysis technique uses content analysis, and the validity of the data uses reference materials. In this study, the phenomenon of Islamophobia, the dimension of private Islamophobia and the dialectic of Islamophobia were found.The film  Bulan  Terbelah di Sky America is very relevant to Islamic education, namely the values of khuluqiyah and amaliyah.