Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Upaya Penanggulangan Stunting di Nagari Kapuh, Pesisir Selatan: Edukasi Gizi dan Perubahan Perilaku Yayuk Lestari; Meqorry Yusfi; Annisa Anindya; Vitania Yulia; Diego Diego
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 4 No 4 (2024): I-Com: Indonesian Community Journal (Desember 2024)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/icom.v4i4.5683

Abstract

Stunting is a serious public health issue in Indonesia, especially at Nagari Kapuh, Koto XII Tarusan District, Pesisir Selatan region of West Sumatera. The survey results revealed that 32 out of 59 children are experiencing stunting. This condition is influenced by several factors, including poor nutritional intake, limited capacity of posyandu (community health post) volunteers and the damaged medical equipment. Addressing this issue requires a holistic and collaborative approach. Efforts include providing education on balanced nutrition, training posyandu volunteers to improve their monitoring and nutrition counseling skills. Improving healthcare facilities and encouraging participation are also crucial steps in combating stunting in this area. It is hoped that through strong collaboration between various stakeholders—including, village authorities, and relevant institutions—the stunting rate in Nagari Kapuh can be significantly reduced. This program aims both to lower the prevalence of stunting and to improve the overall quality of life for the community.
Penguatan Komunikasi dan Modal Sosial di Daerah Penyangga TNKS dengan Metode PRA di Nagari Lubuk Gadang Tenggara, Solok Selatan Yayuk Lestari; Diego Diego; Annisa Anindya; Syaza Yasmin; Novi Elian; Meqorry Yusfi; Primas Emeraldi; Al Hamid Putra; Amelia Ramadhani Adwina; Rashid Muarif Irsyad; Siska Laila Desri
I-Com: Indonesian Community Journal Vol 5 No 3 (2025): I-Com: Indonesian Community Journal (September 2025)
Publisher : Fakultas Sains Dan Teknologi, Universitas Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70609/i-com.v5i3.8011

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Nagari Persiapan Lubuk Gadang Tenggara, Solok Selatan, yang sebagian besar wilayahnya berada dalam kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS). Masyarakat menghadapi persoalan mendasar berupa ketidakjelasan status hukum kawasan, lemahnya kelembagaan lokal, terbatasnya akses terhadap hasil hutan bukan kayu, serta defisit kepercayaan terhadap otoritas konservasi. Untuk menjawab tantangan tersebut, digunakan metode Participatory Rural Appraisal (PRA) melalui pemetaan sosial, diskusi kelompok terarah, dan fasilitasi dialog multipihak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa forum partisipatif mampu mengidentifikasi potensi lokal, memperkuat kebutuhan pembentukan Kelompok Tani Hutan (KTH) dan Forum Nagari Konservasi (FNK), serta membuka ruang negosiasi yang lebih adil antara masyarakat dan TNKS. Temuan ini menegaskan pentingnya komunikasi deliberatif dan kemitraan konservasi yang inklusif, agar konservasi tidak hanya melindungi ekosistem tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.