Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS CHATBOT WEB UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATERI TEKTONISMESISWA SMAN 5 BANDA ACEH Azkia, Nurul; Furqan, M. Hafizul; Azis, Daska
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Geografi Vol 10, No 1 (2025): FEBRUARI 2025
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jimpgeo.v10i1.32321

Abstract

Dalam bidang pendidikan, AI mulai menghasilkan solusi pada proses belajar mengajar baru yang salah satunya chatbot yang bertujuan untuk meningkatkan perkembangan kualitas dan pemerataan dalam pendidikan. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) Mengetahui kelayakan media dan materi media pembelajaran berbasis chatbot web sebagai media pembelajaran materi tektonisme pada siswa SMAN 5 Banda Aceh (2) Mengetahui media pembelajaran berbasis chatbot web dapat meningkatkan hasil belajar siswa SMAN 5 Banda Aceh (3) Mengetahui respon siswa dan guru terhadap media pembelajaran berbasis chatbot web. chatbot adalah program komputer yang dapat melakukan percakapan melalui media tulisan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kuantitatif dengan jenis penelitian RD model ADDIE. Lokasi penelitian SMAN 5 Banda Aceh. Subjek dalam penelitian ini yaitu siswa kelas X5 SMAN 5 Banda Aceh. Teknik analisis data yaitu validasi ahli, angket, dan tes tingkat pemahaman konsep. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa (1) Hasil validasi kelayakan media pembelajaran berbasis chatbot web pada materi tektonisme, oleh ahli media didapatkan hasil persentase berjumlah 80% dan 98% dengan kriteria layak dan sangat layak. oleh ahli materi didapatkan hasil persentase berjumlah 86% dan 100% dengan kriteria sangat layak. (2) Hasil pre-test dan post-test peserta didik menunjukkan dari 27 peserta didik dengan persentase 66,67% mendapatkan kriteria gain tinggi, (3) Hasil respon siswa dan guru terhadap media pembelajaran berbasis chatbot web pada materi tektonisme respon guru didapatkan hasil persentase berjumlah 100% dan respon dari siswa didapatkan hasil persentase berjumlah 97% merespon positif terhadap media pembelajaran berbasis chatbor web. Maka dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran berbasis chatbot web pada materi tektonisme sangat layak digunakan dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa dan mendapatkan respon positif dari guru dan siswa.
Penyuluhan Tentang Peluang Usaha Baru Melalui Penerapan Digital Marketing bagi Pelaku UMKM Di Desa Pemakuan Hasanah, Mahmudah; Sari, Raihanah; Musfiqah, Siti; Norhasanah, Lisa; Azkia, Nurul
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v3i9.3139

Abstract

Desa Pemakuan, yang berada di Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, dikenal sebagai penghasil sagu dengan luas wilayah 3,05 km². Produk olahan sagu dari desa ini biasanya dipasarkan secara tradisional di pasar Martapura, Banjarbaru, dan Banjarmasin. Metode penjualan yang terbatas ini menyebabkan produk hanya dikenal oleh pembeli yang datang langsung ke pasar, yang pada akhirnya tidak berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan UMKM setempat. Meskipun bahan baku sagu melimpah, dibutuhkan inovasi dalam produksi. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah pelatihan peluang usaha baru melalui digital marketing untuk membantu UMKM Basamaan di Desa Pemakuan memperluas jangkauan pasar mereka, baik secara online maupun offline, dengan harapan dapat meningkatkan keuntungan. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara langsung dengan melibatkan pelaku UMKM Basamaan, di mana mereka dilatih untuk menerapkan digital marketing melalui platform media sosial seperti Whatsapp, Twitter, Instagram, Facebook, dan marketplace, serta membuat video menarik dengan bantuan seorang blogger untuk memperkenalkan produk mereka. Hasil dari kegiatan ini adalah pembuatan website oleh perwakilan masyarakat Desa Pemakuan, yang menampilkan pemasaran produk-produk sagu mereka, baik yang masih mentah maupun yang sudah diolah.
ANALISIS KECERDASAN LINGUISTIK ANAK USIA 5-6 TAHUN MELALUI MEDIA EDUKATIF SEA WORD Atikah, Atikah; Azkia, Nurul; Aryanti, Wiwit Putri; Ningrum, Santika Ayu; Utami, Winda Sherly
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Special Issue Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39821

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan media edukatif Sea Word terhadap peningkatan kecerdasan linguistik anak usia dini di TK Islam Qonita Ridhollah. Media Sea Word dirancang untuk merangsang keterampilan berbahasa anak melalui pendekatan tematik yang menarik, yakni dunia laut, yang meliputi aktivitas interaktif, permainan, dan cerita yang relevan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi hasil pembelajaran anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Sea Word secara signifikan meningkatkan kemampuan linguistik anak, mencakup aspek keterampilan berbicara, berbahasa, pengenalan kosa-kata baru dan keterampilan merangkai kalimat dengan tepat. Anak-anak menunjukkan peningkatan kosa kata melalui pengenalan berbagai nama dan karakteristik hewan laut. Selain itu, aktivitas bercerita dan tanya jawab mendorong anak untuk lebih aktif berkomunikasi, menyusun kalimat, serta memahami informasi secara lebih mendalam. Penelitian ini menegaskan bahwa media "Sea Word" efektif sebagai alat bantu pembelajaran bahasa yang menarik dan mampu menciptakan suasana belajar yang kondusif bagi pengembangan kecerdasan linguistik anak usia dini
The legal convergence of prenuptial agreements: An analysis of the marriage law, Islamic law compilation, and constitutional jurisprudence Mubarak, Ahmad; Listiana, Novy; Azkia, Nurul; Abduh, Muhamad Rahmani; Ashidiqi, Iqnaul Umam
Priviet Social Sciences Journal Vol. 6 No. 1 (2026): January 2026
Publisher : Privietlab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55942/pssj.v6i1.928

Abstract

A prenuptial agreement is an important instrument in marriage law that regulates agreements between prospective spouses to arrange their rights, obligations, and property prior to marriage. The study of prenuptial agreements is particularly urgent in the modern context, where social and economic dynamics continue to evolve and influence family life. This study aims to examine, from a legal perspective, how prenuptial agreements are regulated in Indonesian civil law, their implementation in society, and their legal implications for the division of property and safeguarding each party's rights following marriage. The research method used is a normative method, using the analysis of legal documents and related literature, as well as case studies to demonstrate how prenuptial agreements are used in practice. The study’s results found that prenuptial agreements possess enforceable legal authority as long as they meet the requirements of a valid agreement according to the Civil Code and applicable laws and regulations, including the Marriage Law. These agreements serve to avoid property disputes at the end of a marriage through divorce or death. However, it is of paramount importance that legal convergence regarding prenuptial agreements is achieved. Similarly, the role of the notary as an authorized official is crucial in providing optimal legal protection. The legal implications of prenuptial agreements are vital for ensuring legal certainty for couples, particularly concerning the division of joint property, which can be adjusted to the parties' wishes in accordance with the initial agreement
Larangan Tinggal Serumah bagi Suami Istri Sebelum Walimatul ‘Urs dalam Perspektif Hukum Islam: Antara Ketentuan Syariah dan Dominasi Adat Azkia, Nurul
Al-Banjari : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Keislaman Vol. 24 No. 2 (2025): Islam, Local Wisdom, and Social Transformation in Contemporary Muslim Societie
Publisher : Pascasarjana UIN ANTASARI Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/albanjari.v24i2.17876

Abstract

The practice of prohibiting married couples from living together after the marriage contract but before the walīmat al-‘ursy (commonly known as nikah gantung) remains socially binding in Hamayung Village, Hulu Sungai Selatan. This practice has generated controversy because it delays the exercise of spousal rights and obligations that, under Islamic law, should take effect immediately upon the conclusion of the marriage contract. As such, nikah gantung reflects a tension between the legal certainty of Islamic law and the dominance of customary norms as living law. This study aims to assess the compatibility of nikah gantung with Islamic legal principles through the frameworks of ‘urf and maqāṣid al-sharī‘ah. The research adopts a normative Islamic legal (juridical-fiqhiyyah) method combined with a socio-legal approach, drawing on classical and contemporary fiqh literature, usul al-fiqh sources, statutory regulations, and limited field data to contextualize the practice. Data are analyzed qualitatively through takyīf fiqhī, evaluation of ‘urf, and maqāṣid-based assessment. The findings indicate that postponement of post-contractual rights may be permissible when it is voluntary and grounded in legitimate shar‘i excuses; however, the practice in Hamayung Village is collective, coercive, and reinforced by social sanctions, effectively transforming the recommended walīmat al-‘ursy into a de facto legal condition. Consequently, this practice cannot be classified as ‘urf ṣaḥīḥ and contradicts legal certainty and family welfare. The study recommends strengthening legal awareness and repositioning customary norms to align with the objectives of Islamic law.