Latutik Mukhlisin
Universitas Muhammadiyah Madiun

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Exploring Communication and Cultural Adaptation Practices Among Indonesian Diaspora Students at McGill University, Canada Muhammad Rifa'at Adiakarti Farid; Latutik Mukhlisin; Fajar Junaedi; Eka Anisa Sari
Profetik: Jurnal Komunikasi Vol. 18 No. 2 (2025): Vol. 18 No. 2 (2025)
Publisher : Faculty of Social Sciences and Humanities Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/pjk.v18i2.2796

Abstract

This study discusses the communication and cultural adaptation of Indonesian diaspora students who are studying abroad. The background of this research is rooted in the need to understand how students adjust to their surrounding environment and how they experience cultural adaptation while pursuing education overseas, where the culture and language differ from those of their hometowns. It is undeniable that Indonesian students face various challenges when studying abroad, such as adapting to a new environment, unfamiliar habits, and different patterns of interaction with groups or individuals. These challenges are influenced by several factors, including time, climate, academic environment, food, ethics, language, location, and cultural values, all of which have distinct characteristics. Barriers to communication adaptation can be observed in the ongoing communication process. The influencing factors include the communicators’ linguistic ability, the clarity of messages, the communication media used, the characteristics of the communicants, and the level of reciprocity within the communication interaction. This study employs a qualitative descriptive method, with Indonesian doctoral diaspora students at McGill University, Canada, serving as the research subjects. The results show that respondents needed time to adjust to their environment before they were eventually able to adapt well. The study concludes that adaptation, particularly the ability to understand the local culture and language plays a crucial role in enabling students to adjust successfully.
ANALISIS MODEL AISAS DALAM STRATEGI KOMUNIKASI PEMASARAN DIGITAL @WATURUMPUK_MENDAK DI INSTAGRAM Fajar Istikhomah; Latutik Mukhlisin; Rakhma Widya Dharojah; Awit Istighfarin; Nurma Dwi Larasati; Anggita Noor Aini; Vanisa N. Aisyah
ORASI: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Vol. 16 No. 1 (2025): Juli 2025
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/orasi.v16i1.20456

Abstract

Strategi komunikasi pemasaran merupakan bagian penting dalam melakukan bisnis termasuk dalam pariwisata. Seiring perkembangan teknologi mengubah pola perilaku masyarakat dimana mereka dapat mencari informasi secara cepat melalui media sosial. Instragram merupakan salah satu platform media sosial yang banyak dimanfaatkan dalam menyusun strategi komunikasi pemasaran. AISAS (Attention, Interest, Search, Action dan Share) merupakan teori yang dikembangkan dari analisis model pada komunikasi pemasaran yang sebelumnya telah ada yaitu AIDMA (Attention, Interest, Desire, Memory, dan Action). Penggunaan AISAS lebih tepat pada aplikasi analisa untuk sebuah media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa model AISAS tersebut yang di aplikasikan pada instagram salah satu wisata lokal yaitu @waturumouk_mendak. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan melalui wawancara, observasi serta dokumentasi telah disimpulkan bahwa post @waturumpuk_mendak berhasil menarik perhatian hingga para pengikutnya membagikan pengalaman melalui kolom komentar ataupun membagikan post tersebut. Para wisatawan waturumpuk mencari informasi melalui instagramnya untuk memperoleh informasi lebih mengenai wisata alam watu rumpuk Desa Mendak tersebut. Namun perlu adanya konsistensi dalam postingan menjadi penting bagi pengelola media sosial @waturumpuk_mendak untuk terus meningkatkan interaksi terhadap followers.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN KONTEN PROMOSI MEDIA DIGITAL BAGI GURU TK AISYIYAH BUSTANUL ATHFAL 18 KOTA MADIUN Rakhma Widya Dharojah; Latutik Mukhlisin; Novia Prisi Risky Amelia; Sidiq Setyawan
Jurnal Terapan Abdimas Vol. 10 No. 1 (2025)
Publisher : UNIVERSITAS PGRI MADIUN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25273/jta.v10i1.20861

Abstract

Abstract. Playgroups (KB) and Kindergartens (TK) are one of the early childhood education units carried out by providing educational stimuli to help physical and mental growth and development so that children have readiness to enter further education. TK ABA 18 Madiun City is an early childhood education unit owned by the Muhammadiyah Association. In line with the development of the school, promotion is considered necessary to strengthen the school's branding. The community service undertaken by the Muhammadiyah Madiun University team this time focuses on creating social media content. Social media, especially Instagram, is a means of publication used by TK ABA 18 Madiun City. The obstacle in the publication process carried out by TK ABA 18 is the lack of manpower and limitations in managing information that will be published through social media. This service uses a descriptive method, to be able to explore what deep information is needed by the partners. The results of community service that can be seen are an increase in the ability of teachers to manage social media both content creation and Instagram display upgrades. At the beginning of the observation team there were only 7 posts, currently it has reached 35. The increase in the number of followers also occurred from the beginning of only 72 to 191. and the most important thing is the active involvement of the school committee in content management.   Abstrak. Kelompok Bermain (KB) maupun Taman kanak – kanak (TK) merupakan salah satu satuan Pendidikan anak usia dini yang dilakukan melalui pemberian rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan jasmani dan rohani agar anak memiliki kesiapan dalam memasuki pendidikan lebih lanjut. TK ABA 18 Kota Madiun merupakan satuan Pendidikan anak usia dini yang dimiliki oleh Persyarikatan Muhammadiyah. Sejalan dengan berkembangnya sekolah, maka promosi dirasa perlu dilakukan agar branding sekolah lebih kuat. Pengabdian kepada Masyarakat yang di lakukan oleh Tim Universitas Muhammadiyah Madiun kali ini berfokus pada pembuatan konten media sosial. Media sosial khususnya Instagram menjadi sarana publikasi yang digunakan oleh TK ABA 18 Kota Madiun. Hal yang menjadi kendala pada proses publikasi yang di lakukan oleh pihak TK ABA 18 adalah minimnya tenaga dan keterbatasan dalam pengelolaan informasi yang akan di publikasikan lewat media sosial. Pengadian ini menggunakan metode deskriptif, untuk dapat menggali informasi yang dalam apa saja yang dibutuhkan oleh pihak mitra. Hasil pengabdian Masyarakat yang bisa terlihat adalah peningkatan kemampuan guru dalam mengelola media sosial baik pembuatan konten maupun upgrade tampilan Instagram. Pada awal tim observasi hanya terdapat 7 postingan, saat ini sudah mencapai 35. Peningkatan jumlah pengikut juga terjadi dari awal hanya 72 menjadi 191.dan yang paling penting adalah adanya keterlibatan aktif komite sekolah dalam pengelolaan konten.